UNISBA BLITARUNISBA BLITAR
VIABEL: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu PertanianVIABEL: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu PertanianTempe merupakan sumber protein dan serat yang sangat bermanfaat bagi tubuh kita. Masyarakat kita masih sangat menggemari tempe, meskipun masuk dalam golongan bahan pangan tradisonal. Apalagi bagi vegetarian tempe sangat dibutuhkan untuk mengganti protein hewani. Dalam proses pembuatan tempe yang dijalankan dengan menganalisis struktur biaya yang dilakukan serta menganalisis penerimaan dan pendapatan usaha pembuatan tempe. Adapun pembuatan tempe yang pertama adalah pemilihan biji kedelai kualitas bagus, selanjutnya proses pembersihan kotoran dengan dicuci, direndam, lalu proses perebusan hingga proses fermentasi. Diketahui dari hasil penelitian pendapatan usaha pembuatan tempe di Desa Kacangan pada masing-masing responden diketahui berdasarkan selisih antara biaya yang dikeluarkan dengan biaya yang diterima. Pendapatan yang diterima oleh pengusaha tempe di Desa Kacangan pada bulan April 2022 Rp 57.647.000,- dengan masing-masing responden pendapatan rata-rata sebesar Rp 19.215.666. Total biaya yang dikeluarkan pada pembuatan tempe adalah sebesar Rp 3.360.000/hr. Penyediaan bahan-bahan menjadi proporsi terbesar yang dikeluarkan mencapai 82,75%. Pada analisis ini biaya tenaga kerja dalam keluarga masuk dalam perhitungan sebagai komponen biaya produksi. Diketahui perhitungan dari hasil pendapatan usaha tempe rata-rata setiap hari Rp 1.120.000. berdasarkan perhitungan R/C ratio di dapatkan bahwa R/C ratio produksi tempe di Desa Kacangan menghasilkan R/C ratio di atas 1, artinya secara ekonomi usaha tempe layak untuk dikembangkan yang mana setiap penambahan rasio dari satuan biaya produksi akan meningkatklan perolehan sejumlah 2,33%.
Berdasarkan analisis dan hasil pengolahan data, biaya produksi usaha industri tempe di Desa Kacangan Kecamatan Ngunut Kabupaten Tulungagung adalah Rp 57.Nilai pendapatan usaha industri tempe di daerah penelitian adalah Rp 3.Dari perhitungan R/C rasio didapatkan nilai 2,33%, yang berarti industri produksi tempe di daerah penelitian efisien dan menguntungkan.
Penelitian berikutnya dapat mengembangkan tiga arah utama untuk memperkuat industri tempe secara menyeluruh dan berkelanjutan. Pertama, sangat penting untuk meneliti teknologi atau metode baru dalam pengolahan kedelai lokal. Tujuannya adalah untuk menghasilkan tempe dengan kualitas rasa dan penampilan yang mampu bersaing dengan tempe berbahan kedelai impor, atau setidaknya mengurangi rasa pahit dan langu yang tidak disukai konsumen. Temuan ini akan menjadi kunci untuk mengurangi ketergantungan pada bahan baku impor yang harganya sangat rentan terhadap fluktuasi pasar global. Kedua, sebuah studi yang fokus pada desain dan strategi pemasaran modern sangat diperlukan, misalnya dengan menganalisis efektivitas penggunaan kemasan yang lebih praktis, higienis, dan menarik perhatian konsumen, serta bagaimana pemanfaatan platform digital seperti media sosial dan pasar online dapat secara signifikan memperluas jangkauan pasar di luar area penjualan tradisional. Ketiga, penelitian tentang model kemitraan atau koperasi di kalangan pengrajin kecil layak untuk dijajali lebih dalam. Model ini bisa menjadi solusi sistematis untuk mengatasi kendala modal dan fluktuasi harga, di mana para anggota dapat menggabungkan sumber daya untuk pembelian bahan baku secara grosir, berbagi peralatan produksi, serta melakukan distribusi produk secara kolektif, yang pada akhirnya akan meningkatkan profitabilitas dan menjadikan usaha mereka jauh lebih tangguh.
| File size | 224.63 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UNSURUNSUR Penggunaan pestisida nabati punya nilai ekonomis dalam mengendalikan Organisme Pengganggu Tanaman ( OPT ) dimana penngendaliannya diarahkan kepada sistemPenggunaan pestisida nabati punya nilai ekonomis dalam mengendalikan Organisme Pengganggu Tanaman ( OPT ) dimana penngendaliannya diarahkan kepada sistem
WESTSCIENCESWESTSCIENCES Data primer, yaitu wawancara dan observasi, dan data sekunder, yaitu dokumentasi, adalah sumber data penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwaData primer, yaitu wawancara dan observasi, dan data sekunder, yaitu dokumentasi, adalah sumber data penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa
JPR PNPJPR PNP Kedua model mencapai R² = 1,00, menunjukkan akurasi prediktif yang sempurna dalam mengestimasi variasi biaya akibat perubahan volume. Validasi manualKedua model mencapai R² = 1,00, menunjukkan akurasi prediktif yang sempurna dalam mengestimasi variasi biaya akibat perubahan volume. Validasi manual
UNIBOSUNIBOS Penelitian dilakukan di Desa Tabbinjai, Kecamatan Tombolopao, Kabupaten Gowa. Sampel penelitian berjumlah 10% dari total populasi yaitu 51 orang dan menggunakanPenelitian dilakukan di Desa Tabbinjai, Kecamatan Tombolopao, Kabupaten Gowa. Sampel penelitian berjumlah 10% dari total populasi yaitu 51 orang dan menggunakan
ARITEKINARITEKIN Banyak masalah yang akan dijumpai dalam suatu proyek konstruksi seperti penggunaan material yang boros, tenaga kerja yang kurang terampil dan waktu penyelesaianBanyak masalah yang akan dijumpai dalam suatu proyek konstruksi seperti penggunaan material yang boros, tenaga kerja yang kurang terampil dan waktu penyelesaian
STIE AASSTIE AAS Dengan mempertimbangkan faktor‑faktor tersebut, studi menyimpulkan bahwa pendirian hatchery di Kabupaten Lamongan secara ekonomi dan strategis layakDengan mempertimbangkan faktor‑faktor tersebut, studi menyimpulkan bahwa pendirian hatchery di Kabupaten Lamongan secara ekonomi dan strategis layak
ZAMRONEDUZAMRONEDU Metodologi studi menggunakan desain korelasi kuantitatif dengan 60 siswa kelas lima Madrasah Ibtidaiyah Daruttaqwa Suci Gresik. Hasil menunjukkan bahwaMetodologi studi menggunakan desain korelasi kuantitatif dengan 60 siswa kelas lima Madrasah Ibtidaiyah Daruttaqwa Suci Gresik. Hasil menunjukkan bahwa
UnlaUnla Berdasarkan hasil penelitian, analisis data, dan diskusi yang telah dipaparkan mengenai penerapan metode EOQ dan EPQ dalam produksi Bakso Ikan CV. SinarBerdasarkan hasil penelitian, analisis data, dan diskusi yang telah dipaparkan mengenai penerapan metode EOQ dan EPQ dalam produksi Bakso Ikan CV. Sinar
Useful /
UNISBA BLITARUNISBA BLITAR Promosi dilakukan melalui media online dan offline, sementara lokasi budidaya berada di Taman Winasis, dan melibatkan tiga tenaga kerja kontrak. KendalaPromosi dilakukan melalui media online dan offline, sementara lokasi budidaya berada di Taman Winasis, dan melibatkan tiga tenaga kerja kontrak. Kendala
UNISBA BLITARUNISBA BLITAR Budidaya tanaman kedelai mempunyai beberapa hambatan, salah satunya adalah kemunduran benih akibat lamanya penyimpanan. Untuk mengatasi hal ini, perluBudidaya tanaman kedelai mempunyai beberapa hambatan, salah satunya adalah kemunduran benih akibat lamanya penyimpanan. Untuk mengatasi hal ini, perlu
UNIBOSUNIBOS Menurut BPS tahun 2022 produksi kakao di Indonesia mencapai 650,6 ribu ton, komoditas kakao khususnya di Sulawesi Selatan telah berhasil menyumbangkanMenurut BPS tahun 2022 produksi kakao di Indonesia mencapai 650,6 ribu ton, komoditas kakao khususnya di Sulawesi Selatan telah berhasil menyumbangkan
ISBIISBI Buku fotografi menghadirkan pengalaman ketubuhan yang aktif dari pembacanya sehingga membawa pembaca pada pengalaman estetik yang lebih tinggi yaitu pengalamanBuku fotografi menghadirkan pengalaman ketubuhan yang aktif dari pembacanya sehingga membawa pembaca pada pengalaman estetik yang lebih tinggi yaitu pengalaman