UBYUBY

Tropical Animal ScienceTropical Animal Science

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan bahan kering, serat kasar dan protein kasar pada pelet yang ditambahkan tepung daun kelor. Penelitian dilaksanakan selama lima bulan dan bertempat di Laboratorium Mikrobiologi, Fakultas Pertanian, Universitas Bangun Nusantara Sukoharjo serta Laboratorium Fakultas Peternakan, Universitas Diponegoro. Penelitian ini dilakukan melalui tiga tahapan utama, yakni persiapan, pencampuran bahan dan pencetakan pelet. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kandungan bahan kering, serat kasar, dan protein kasar pelet yang ditambahkan tepung daun kelor. Hasil dari penelitian ini berpengaruh nyata terhadap kandungan bahan kering namun tidak berpengaruh nyata terhadap kandungan serat kasar dan protein kasar pada pelet yang ditambah tepung daun kelor.

Penambahan daun kelor dengan dosis 3% dan 6% mampu meningkatkan kandungan total bahan kering yang dapat berdampak pada daya simpan dan kepadatan nutrisi pakan.Namun, penambahan tepung daun kelor sebanyak 3% dan 6% tidak menunjukan pengaruh yang signifikan terhadap kadar serat kasar dan protein dalam pelet.Dengan kata lain, meskipun daun kelor diketahui mengandung protein dan serat dalam jumlah tinggi, formulasi dan dosis yang digunakan dalam penelitian ini belum mampu memberikan pengaruh yang signifikan secara statistik.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menguji pengaruh berbagai dosis tepung daun kelor terhadap kualitas pelet, dengan fokus pada kandungan serat kasar dan protein kasar, serta pengaruhnya terhadap performa ternak. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengujian berbagai metode pengolahan tepung daun kelor, seperti fermentasi atau ekstraksi, untuk meningkatkan ketersediaan nutrisi dan mengurangi kandungan antinutrisi. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengkaji interaksi antara tepung daun kelor dengan sumber protein lain dalam ransum, seperti bungkil kedelai atau dedak padi, untuk memaksimalkan efisiensi pemanfaatan protein oleh ternak.

  1. KAJIAN NUTRITIF PELET DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA): NUTRITIONAL STUDY OF PELLETS... ejournal.uby.ac.id/index.php/tas/article/view/1906KAJIAN NUTRITIF PELET DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG DAUN KELOR MORINGA OLEIFERA NUTRITIONAL STUDY OF PELLETS ejournal uby ac index php tas article view 1906
Read online
File size429.96 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test