ARITEKINARITEKIN

Konstruksi: Publikasi Ilmu Teknik, Perencanaan Tata Ruang dan Teknik SipilKonstruksi: Publikasi Ilmu Teknik, Perencanaan Tata Ruang dan Teknik Sipil

Dalam pembangunan suatu proyek konstruksi, pengendalian biaya merupakan hal yang sangat penting dalam proses pengolaan biaya proyek. Banyak masalah yang akan dijumpai dalam suatu proyek konstruksi seperti penggunaan material yang boros, tenaga kerja yang kurang terampil dan waktu penyelesaian proyek yang tidak tepat waktu. Hal ini menyebabkan pemborosan terhadap biaya yang tidak sesuai dengan anggaran yang ditentukan. Pada proyek pembangunan gedung Rektorat Politeknik Kesehatan Kota Sorong membutuhkan anggaran biaya sebesar Rp.36,570,996,788.55. Penelitian ini bertujuan melakukan penghematan terhadap biaya yang sudah direncanakan sebelumnya, selain itu untuk mengetahui perbandingan total biaya proyek setelah dilakukan analisa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Value Engineering. Metode Value Engineering adalah suatu metode yang digunakan untuk mengidentifikasi dan menghilangkan aktivitas yang tidak perlu atau mengurangi biaya tanpa mengurangi fungsinya. Terdapat 4 tahap rencana kerja pada metode ini, yaitu : Tahap Informasi, Tahap Kreatif, Tahap Analisa, dan Tahap Rekomendasi. Setelah dilakukan analisa Value Engineering didapatkan penghematan Rp.654,875,786.25 atau 1.79% dari total biaya proyek. Analisa dilakukan pada 2 item pekerjaan biaya tertinggi, yaitu pekerjaan dinding dan pekerjaan lantai. Pekerjaan dinding direkomendasikan lapisan dinding HPL diganti menggunakan gypsumboard sedangkan untuk pekerjaan lantai direkomendasikan Granit 60x60 diganti menggunakan keramik 60x60.

Rekomendasi pada pekerjaan dinding adalah penggunaan gypsumboard sebagai pengganti lapisan dinding HPL, sementara pada pekerjaan lantai direkomendasikan penggunaan keramik 60x60 sebagai pengganti granit 60x60.Penerapan Value Engineering menghasilkan penghematan biaya sebesar Rp654,875,786.

Penelitian selanjutnya dapat difokuskan pada analisis Value Engineering yang lebih mendalam pada tahap desain awal proyek konstruksi, untuk mengidentifikasi potensi penghematan biaya sejak awal perencanaan. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan penerapan Value Engineering pada berbagai jenis proyek konstruksi, seperti bangunan bertingkat tinggi, infrastruktur jalan, atau jembatan, untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan tantangan spesifik di masing-masing sektor. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi integrasi Value Engineering dengan teknologi Building Information Modeling (BIM) untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam proses analisis biaya dan pengambilan keputusan, sehingga menghasilkan proyek konstruksi yang lebih ekonomis dan berkelanjutan. Integrasi ini diharapkan dapat memberikan visualisasi yang lebih baik mengenai potensi penghematan biaya dan dampak perubahan desain terhadap kinerja proyek secara keseluruhan, serta memfasilitasi kolaborasi yang lebih efektif antara berbagai pemangku kepentingan dalam proyek.

  1. Study on life cycle costing: a case of building for private high school in Jakarta | MATEC Web of Conferences.... doi.org/10.1051/matecconf/201925802016Study on life cycle costing a case of building for private high school in Jakarta MATEC Web of Conferences doi 10 1051 matecconf 201925802016
  2. Penerapan Value Engineering pada Proyek Pembangunan Gedung | Konstruksi: Publikasi Ilmu Teknik, Perencanaan... doi.org/10.61132/konstruksi.v3i4.1165Penerapan Value Engineering pada Proyek Pembangunan Gedung Konstruksi Publikasi Ilmu Teknik Perencanaan doi 10 61132 konstruksi v3i4 1165
Read online
File size1.11 MB
Pages20
DMCAReport

Related /

ads-block-test