UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA

Agricultural-Animal Science Innovation and Empowerment JournalAgricultural-Animal Science Innovation and Empowerment Journal

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan bertujuan untuk memberikan introduksi pemanfaatan limbah sisa makanan di lingkungan sekolah guna meningkatkan pengetahuan siswa melalui pelatihan pembuatan pupuk organik cair (POC) di SMK N 2 Sukoharjo. Metode kegiatan yang ada dilakukan dengan mengadakan penyuluhan atau sosialisasi dan pelatihan. Kegiatan pengabdian ini diikuti oleh 81 siswa-siswi di SMK N 2 Sukoharjo. Para peserta diberikan materi dengan metode penyuluhan atau sosialisasi, serta disertai praktik atau demonstrasi dengan praktik pembuatan pupuk cair (POC) dari limbah pangan sekolah. Pemberian kuesioner peningkatan kemampuan siswa dilakukan untuk mengukur terjadinya peningkatan pemahaman siswa-siswi mengenai pembuatan pupuk cair (POC). Hasil yang diperoleh, secara pemahaman terjadi peningkatan pemahaman siswa sebesar 34,13% dan secara kemampuan, dari hasil praktik para peserta, produk pupuk organik cair yang dihasilkan juga memiliki karakteristik sesuai standar pupuk organik cair.

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dinyatakan berhasil dengan indikator peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta 34,13%.Hasil pretest dan posttest menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta dari rata-rata nilai awal 55,32 menjadi 89,45 setelah kegiatan.Kegiatan pelatihan pembuatan pupuk organik cair (POC) dari limbah pangan ini berhasil mencapai tujuan yang telah ditetapkan.Peserta juga mampu mempraktikkan langsung pembuatan POC dan menghasilkan produk yang dapat diaplikasikan pada lahan pertanian.Hal ini membuktikan bahwa metode sosialisasi, demonstrasi, dan praktik mandiri efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para siswa dan siswi.Kegiatan ini tidak hanya berkontribusi pada pengurangan limbah pangan yang berpotensi mencemari lingkungan, tetapi juga memberikan nilai tambah melalui pemanfaatan limbah menjadi produk yang bermanfaat.Oleh karena itu, model pelatihan ini layak dikembangkan sebagai bagian dari Solusi waste management di Sukoharjo.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang efektivitas model pelatihan ini dalam mengurangi limbah pangan di sekolah-sekolah lainnya. Selain itu, dapat juga dieksplorasi potensi penerapan model pelatihan serupa untuk kelompok masyarakat lain, seperti petani atau masyarakat pedesaan, guna meningkatkan kesadaran dan keterampilan dalam pengelolaan limbah organik. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari pelatihan ini terhadap perilaku siswa dalam mengelola limbah pangan dan menerapkan praktik pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Read online
File size359.77 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test