UIMUIM

UIM | Zeta - Math JournalUIM | Zeta - Math Journal

Tanaman perkebunan merupakan tanaman yang hasil panennya bisa berbeda-beda tergantung dengan keadaan udara yang termasuk indikator meteorologi. Untuk mengetahui hal tersebut dapat menggunakan analisis korelasi kanonik. Penelitian yang dilakukan menggunakan data sekunder, yakni data yang berasal dari sumber yang telah ada. Hasil pencatatan dari faktor meteorologi dan produksi tanaman perkebunan menurut Provinsi pada tahun 2015 digunakan sebagai data sekunder yang akan dianalisis. Data yang diambil yaitu data faktor meteorologi yang terdiri dari suhu (𝑌1), kelembaban (𝑌2), curah hujan (𝑌3), penyinaran matahari (𝑌4), tekanan udara (𝑌5) dan data produksi tanaman perkebunan yang terdiri dari Kelapa Sawit (𝑋1), kelapa (𝑋2), karet (𝑋3), kopi (𝑋4), kakao (𝑋5). Tujuan melakukan penelitian ini untuk memberikan informasi adakah atau tidak adakah pengaruh faktor meteorologi dengan produksi tanaman perkebunan dan juga mengetahui faktor meteorologi dengan pengaruh terbesar atau terbaik terhadap produksi tanaman perkebunan. Berdasarkan penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi hubungan yang erat antara indikator variabel faktor meteorologi dengan indikator hasil produksi perkebunan. Kontribusi terbesar yang dimiliki oleh variabel independen adalah kelapa sawit (𝑋1), sedangkan kontribusi yang paling tinggi pada variabel dependen adalah suhu (𝑌1), sehingga suhu dan kelapa sawit menjadi indikator variabel yang memiliki hubungan erat dibandingkan dengan indikator variabel yang lain.

Dari analisis korelasi kanonik yang telah dilakukan, didapatkan bahwa terjadi hubungan yang erat antara indikator variabel faktor meteorologi dengan indikator hasil produksi perkebunan.Kontribusi terbesar yang dimiliki oleh variabel independen adalah kelapa sawit (𝑋1), sedangkan kontribusi yang paling tinggi dimiliki oleh variabel dependen adalah suhu (𝑌1), sehingga suhu dan kelapa sawit menjadi indikator variabel yang mempunyai hubungan erat dibandingkan dengan indikator variabel yang lain.

Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Mengembangkan model analisis korelasi kanonik yang lebih kompleks dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi produksi tanaman perkebunan, seperti kualitas tanah, pestisida, dan teknologi pertanian. (2) Melakukan studi kasus lebih mendalam pada tanaman perkebunan tertentu, seperti kelapa sawit, untuk menganalisis hubungan antara faktor meteorologi dan produksi secara lebih spesifik. (3) Mengkaji pengaruh perubahan iklim terhadap produksi tanaman perkebunan dan mengembangkan strategi mitigasi risiko yang sesuai.

  1. Analisis Korelasi Kanonik Terhadap Hubungan Faktor Meteorologi dengan Produksi Tanaman Perkebunan | Zeta... journal.uim.ac.id/index.php/zeta/article/view/2765Analisis Korelasi Kanonik Terhadap Hubungan Faktor Meteorologi dengan Produksi Tanaman Perkebunan Zeta journal uim ac index php zeta article view 2765
Read online
File size614.4 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test