UIMUIM

UIM | Jurnal Aplikasi Teknologi Informasi dan Manajemen (JATIM)UIM | Jurnal Aplikasi Teknologi Informasi dan Manajemen (JATIM)

Indonesia adalah negara kepulauan yang terdiri dari 17.504 pulau dan memiliki pantai sepanjang 81.290 kilometer. Indonesia memiliki 12 lembaga penegak hukum di laut, yang belum bersinergi. Keamanan laut dipengaruhi oleh berbagai faktor, yaitu faktor politik dan hukum, ekonomi, pertahanan dan keamanan, sosial budaya, lingkungan, dan teknologi. Oleh karena itu, Indonesia memerlukan model pengamanan laut untuk menentukan faktor yang paling berpengaruh terhadap keamanan laut Indonesia dengan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Perhitungan program menggunakan web programming. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertahanan dan keamanan (0,40) merupakan faktor paling berpengaruh, diikuti oleh politik dan hukum (0,22), teknologi (0,14), lingkungan (0,09), ekonomi (0,06), dan sosial budaya (0,06). Sub faktor yang paling berpengaruh pada masing-masing faktor adalah pengeluaran anggaran belanja (0,28) untuk pertahanan dan keamanan, pembagian zona teritorial laut (0,37) untuk politik dan hukum, serangan cyber (0,52) untuk teknologi, kondisi geografis terhadap zona bencana (0,44) untuk lingkungan, pertumbuhan ekonomi Indonesia (0,30) untuk ekonomi, dan kesadaran akan budaya maritime (0,44) untuk sosial budaya. Dengan demikian, faktor pertahanan dan keamanan dengan sub faktor pengeluaran anggaran belanja pertahanan nasional merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap keamanan laut Indonesia.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode AHP sangat cocok untuk memecahkan persoalan kompleks terkait keamanan laut.Implementasi AHP berhasil mengidentifikasi faktor pertahanan dan keamanan sebagai faktor paling berpengaruh terhadap keamanan laut Indonesia, khususnya dengan sub faktor pengeluaran anggaran belanja pertahanan nasional.Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya peningkatan keamanan dan keselamatan di laut Indonesia.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengkaji pengaruh faktor-faktor lain yang mungkin belum teridentifikasi secara komprehensif dalam penelitian ini, seperti peran diplomasi maritim dan kerjasama internasional dalam menjaga keamanan laut Indonesia. Kedua, studi lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan model AHP yang lebih dinamis dan adaptif, dengan mempertimbangkan perubahan kondisi lingkungan dan ancaman keamanan yang terus berkembang. Hal ini dapat dilakukan dengan mengintegrasikan data real-time dan teknik machine learning untuk memprediksi potensi risiko dan mengoptimalkan alokasi sumber daya. Ketiga, penelitian dapat diperluas untuk mengevaluasi efektivitas implementasi kebijakan dan strategi keamanan laut yang didasarkan pada hasil analisis AHP, serta mengidentifikasi kendala dan tantangan yang dihadapi dalam proses implementasi. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi yang lebih konkret dan aplikatif bagi pemangku kepentingan dalam upaya meningkatkan keamanan laut Indonesia.

Read online
File size552.38 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test