UNNESUNNES

Journal of Social and Industrial PsychologyJournal of Social and Industrial Psychology

Saat ini menjadi pekerja yang kreatif dan inovatif sangatlah penting dalam mengimbangi perkembangan zaman. Selain setiap perusahaan maupun instansi memiliki bentuk kepemimpinan, budaya organisasi dan karakteristik pekerjaan yang berbeda sehingga dapat mempengaruhi innovative working behavior yang dimiliki oleh pekerjanya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan innovative working behavior pada karyawan perusahaan startup dan Aparatur Negeri Sipil (ASN), mengetahui gambaran innovative working behavior pada karyawan perusahaan startup di Jakarta dan mengetahui gambaran innovative working behavior pada Aparatur Sipil Negara (ASN) di Jakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif komparatif. Populasi penelitian ini adalah karyawan perusahaan startup dan Aparatur Negeri Sipil (ASN). Sampel dalam penelitian ini sebanyak 115 karyawan perusahaan startup dan 115 Aparatur Negeri Sipil (ASN) dengan menggunakan teknik non-probability sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala innovative working behavior yang berisi 48 item dengan koefisien reliabilitas = 0,945. Hasil penghitungan mendapatkan hasil bahwa innovative pada kedua kelompok subyek penelitian berada dalam kategori tinggi. Uji hipotesis dilakukan dengan teknik analisis Mann-Whitney U test memperoleh nilai Z sebesar -3.129 dengan nilai signifikansi (sig.) 0,002. Dengan demikian, hipotetis yang berbunyi terdapat perbedaan innovative working behavior antara karyawan perusahaan startup dengan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Jakarta diterima.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan innovative working behavior antara karyawan perusahaan startup dengan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Jakarta.Innovative working behavior pada kedua kelompok subyek penelitian berada pada kategori tinggi, namun karyawan perusahaan startup menunjukkan tingkat yang lebih tinggi dibandingkan Aparatur Sipil Negara (ASN).Hasil penelitian ini dapat diterapkan untuk mengembangkan dan mempertahankan innovative working behavior pada pekerja di perusahaan startup dan instansi pemerintah.

Penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam mengenai faktor-faktor spesifik yang memengaruhi perbedaan innovative working behavior antara karyawan startup dan ASN, seperti gaya kepemimpinan yang diterapkan, budaya organisasi yang dominan, serta karakteristik pekerjaan yang paling menstimulasi inovasi. Selain itu, penting untuk meneliti bagaimana peran pelatihan dan pengembangan dalam meningkatkan kemampuan inovasi pada ASN, dengan fokus pada metode pembelajaran yang adaptif dan relevan dengan tantangan era digital. Lebih lanjut, penelitian dapat mengeksplorasi dampak implementasi kebijakan pemerintah terkait inovasi terhadap peningkatan innovative working behavior di kalangan ASN, serta mengidentifikasi hambatan-hambatan yang mungkin muncul dan mencari solusi yang efektif. Dengan memahami dinamika ini secara komprehensif, diharapkan dapat dirumuskan strategi yang tepat untuk mendorong inovasi di kedua sektor, baik swasta maupun publik, sehingga berkontribusi pada peningkatan daya saing bangsa dan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini perlu dilakukan dengan melibatkan partisipasi aktif dari berbagai pemangku kepentingan, termasuk karyawan, pemimpin organisasi, dan perwakilan pemerintah, untuk memastikan bahwa hasil penelitian dapat diimplementasikan secara efektif dan berkelanjutan.

Read online
File size242.89 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test