ITSKHATULISTIWAITSKHATULISTIWA

Jurnal Apresiasi EkonomiJurnal Apresiasi Ekonomi

Artikel ini memiliki lima tujuan utama: 1) Validitas Poligraf, 2) Penggunaan Etis Poligraf, 3) Pertimbangan Hukum, 4) Keamanan Data, dan 5) Perbandingan Poligraf dengan Metode Lain, Termasuk Keterbatasannya. Masih ada kurangnya pemahaman dan studi terkait penggunaan poligraf dalam membuktikan kebenaran dalam kasus audit, seperti kasus pembunuhan rekan sesama polisi yang diduga diatur oleh para pemimpinnya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini menganalisis tinjauan literatur dengan mengumpulkan artikel yang terkait dengan kata kunci: Digital Forensics, Polygraph, dan Bukti Audit Obfuscation. Artikel dicari dari Science Direct, Taylor & Francis, Emerald, dan Google Scholar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validitas poligraf masih banyak dibatasi karena tidak selalu dapat diandalkan dan dapat dipengaruhi oleh faktor seperti kecemasan subjek, keahlian pemeriksa, dan kemampuan subjek untuk mengontrol respons fisiologis. Pertimbangan etis dan hukum, termasuk undang-undang di Indonesia, serta keamanan data harus memastikan kerahasiaan. Penggunaan poligraf dalam audit forensik digital memiliki potensi untuk meningkatkan validitas dan keandalan bukti digital. Meskipun memiliki potensi ini, tantangan seperti aspek etis, keamanan data, dan keterbatasan teknologi poligraf harus dipertimbangkan.

Penggunaan poligraf sebagai alat dalam audit forensik digital menawarkan potensi baru untuk meningkatkan validitas dan keandalan bukti digital.Namun, ada tantangan dan pertimbangan yang perlu diperhatikan, seperti aspek etis, keamanan data, dan keterbatasan teknologi poligraf.Penelitian ini mengusulkan metode yang melibatkan uji validitas teknologi poligraf, studi kasus simulasi audit digital, serta partisipasi aktif dari praktisi dan ahli forensik digital serta akuntansi.Kesimpulan ini menekankan pentingnya mengambil langkah-langkah untuk meminimalkan risiko dan mempertimbangkan implikasi keamanan data.Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman integrasi poligraf dalam forensik digital, sambil memberikan pandangan menyeluruh tentang tantangan dan pertimbangan yang terkait.Kesimpulan ini memperkuat urgensi terus mengembangkan metodologi audit yang lebih canggih sambil memastikan keamanan dan integritas data digital dalam lingkungan yang terus berkembang.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan metode deteksi kebohongan alternatif seperti fMRI atau EEG untuk meningkatkan akurasi dan objektivitas dalam audit digital. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang protokol keamanan data yang lebih ketat untuk memastikan kerahasiaan hasil pemeriksaan poligraf, terutama dalam konteks hukum. Terakhir, penelitian juga bisa mengeksplorasi dampak psikologis penggunaan poligraf terhadap subjek pemeriksaan, termasuk efek stres dan bias yang mungkin terjadi, untuk memperbaiki prosedur pemeriksaan dan meminimalkan risiko kesalahan interpretasi.

Read online
File size485.96 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test