JQWHJQWH
Journal for Quality in Women's HealthJournal for Quality in Women's HealthBeberapa faktor-faktor yang mempengaruhi WUS ≥35 tahun menolak menggunakan IUD yaitu faktor pengetahuan, pengalaman, social budaya, ekonomi, tenaga kesehatan, agama, riwayat kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi WUS ≥35 tahun menolak menggunakan Alat kontrasepsi IUD. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah Deskriptif Survei. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan Consecutive Sampling. Populasi adalah WUS ≥ 35 tahun menolak menggunakan alat kontrasepsi IUD di BPS Ny. RetnoIndahningsih Desa Candiwates Kec.Prigen Kab.Pasuruan. jumlah populasi yang digakan berjumlah 32 responden. Pada sampel diwakili yang memenuhi criteria inklusi sebesar 30 responden dan menggunakan teknik nonprobability sampling. Hasil penelitian data didapat melalui penyebaran kuesioner. Data ditabulasi dan disajikan dengan table distribusi frekuensi. Hasil penelitian didapat bahwa sebagian besar (63.3%) factor pengetahuan, seluruhnya (100%) factor pengalaman, sebagian besar (90%) faktor social budaya, sebagian besar (96.7%) faktor ekonomi, sebagian besar (93.3%) factor tenaga kesehatan, seluruhnya (100%) faktor agama dan seluruhnya (100%) faktor riwayat kesehatan sangat mempengaruhi WUS ≥35 tahun menolak menggunakan alat kontrasepsi IUD.
Berdasarkan dari hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa.1) Sebagian besar pada faktor pengetahuan (63,3%) sangat mempengaruhi responden WUS usia > 35 tahun menolak menggunakan alat kontrasepsi IUD 2) Seluruhnya pada faktor pengalaman (100%) sangat mempengaruhi responden WUS usia > 35 tahun menolak menggunakan alat kontrasepsi IUD 3) Sebagian besar pada faktor sosial budaya (90%) sangat mempengaruhi responden WUS usia > 35 tahun menolak menggunakan alat kontrasepsi IUD 4) Sebagian besar pada faktor ekonomi (96,7%) sangat mempengaruhi responden WUS usia > 35 tahun menolak menggunakan alat kontrasepsi IUD 5) Sebagian besar pada faktor tenaga kesehatan (93,3%) sangat mempengaruhi responden WUS usia > 35 tahun menolak menggunakan alat kontrasepsi IUD 6) Seluruhnya pada faktor agama (100%) sangat mempengaruhi responden WUS usia > 35 tahun menolak menggunakan alat kontrasepsi IUD 7) Seluruhnya pada faktor riwayat kesehatan (100%) sangat mempengaruhi responden WUS usia > 35 tahun menolak menggunakan alat kontrasepsi IUD.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian kuantitatif dengan desain korelasional dapat dilakukan untuk menguji hubungan antara faktor-faktor sosial budaya, ekonomi, dan pengetahuan dengan keputusan WUS usia ≥ 35 tahun dalam memilih alat kontrasepsi. Hal ini penting untuk memahami sejauh mana pengaruh faktor-faktor tersebut secara statistik. Kedua, penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam pengalaman dan persepsi WUS usia ≥ 35 tahun terkait penolakan penggunaan IUD. Dengan memahami alasan-alasan subjektif mereka, petugas kesehatan dapat merancang intervensi yang lebih tepat sasaran. Ketiga, penelitian intervensi dapat dilakukan untuk menguji efektivitas program konseling yang disesuaikan dengan kebutuhan WUS usia ≥ 35 tahun dalam meningkatkan pemahaman tentang manfaat dan risiko IUD, serta mengatasi kekhawatiran yang mungkin dimiliki. Kombinasi dari ketiga pendekatan ini akan memberikan pemahaman yang komprehensif tentang faktor-faktor yang mempengaruhi penolakan penggunaan IUD pada kelompok usia ini, sehingga dapat membantu merumuskan strategi yang efektif untuk meningkatkan cakupan program keluarga berencana.
| File size | 199.25 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
NEWINERANEWINERA Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,735 mengindikasikan bahwa 73,5% variasi keberhasilan PKH dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. TemuanNilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,735 mengindikasikan bahwa 73,5% variasi keberhasilan PKH dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Temuan
SARI MUTIARASARI MUTIARA Klinik Pratama merupakan lembaga kesehatan yang penting dalam memberikan layanan medis kepada masyarakat. Namun, tantangan dalam sistem akuntansi yangKlinik Pratama merupakan lembaga kesehatan yang penting dalam memberikan layanan medis kepada masyarakat. Namun, tantangan dalam sistem akuntansi yang
SARI MUTIARASARI MUTIARA Salah satu upaya yang telah dilakukan pemerintah dalam rangka meningkatkan kesehatan pada ibu post partum adalah dengan meningkatkan peran serta masyarakatSalah satu upaya yang telah dilakukan pemerintah dalam rangka meningkatkan kesehatan pada ibu post partum adalah dengan meningkatkan peran serta masyarakat
SARI MUTIARASARI MUTIARA Peserta antusias untuk mengikuti kegiatan yang ditunjukan dengan keinginan yang tinggi untuk bertanya dan berdiskusi mengenai cara-cara penulisan artikelPeserta antusias untuk mengikuti kegiatan yang ditunjukan dengan keinginan yang tinggi untuk bertanya dan berdiskusi mengenai cara-cara penulisan artikel
SARI MUTIARASARI MUTIARA Hasil penelitian dengan metode cross sectional terhadap 77 responden yang dipilih secara acak menunjukkan tingkat pengetahuan tentang penggunaan krim pemutihHasil penelitian dengan metode cross sectional terhadap 77 responden yang dipilih secara acak menunjukkan tingkat pengetahuan tentang penggunaan krim pemutih
SARI MUTIARASARI MUTIARA Saran yang diberikan adalah meningkatkan partisipasi masyarakat, terutama kelompok rentan, dalam pengelolaan sumber daya untuk mengurangi risiko bencana.Saran yang diberikan adalah meningkatkan partisipasi masyarakat, terutama kelompok rentan, dalam pengelolaan sumber daya untuk mengurangi risiko bencana.
SARI MUTIARASARI MUTIARA Program DAGUSIBU obat merupakan salah satu solusi yang tepat untuk menanggulangi masalah tersebut. Berdasarkan informasi yang diperoleh, Di Desa KelurahanProgram DAGUSIBU obat merupakan salah satu solusi yang tepat untuk menanggulangi masalah tersebut. Berdasarkan informasi yang diperoleh, Di Desa Kelurahan
STIATA BALONGSTIATA BALONG Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan teori William Dunn tentang indikator evaluasi kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program KeluargaPenelitian ini menggunakan metode kualitatif dan teori William Dunn tentang indikator evaluasi kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Keluarga
Useful /
NEWINERANEWINERA Based on the research findings and discussion, it can be concluded that selective credit policies and sound risk management have a significant impact onBased on the research findings and discussion, it can be concluded that selective credit policies and sound risk management have a significant impact on
SERAMBISERAMBI Penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai moderasi beragama dapat dicapai melalui proses transformasi nilai yang melibatkan pengetahuan moral, perasaanPenelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai moderasi beragama dapat dicapai melalui proses transformasi nilai yang melibatkan pengetahuan moral, perasaan
JQWHJQWH Hepatitis B merupakan penyakit menular serius dan umumnya menginfeksi hati yang disebabkan oleh virus hepatitis B (HBV) yang menyebabkan salah satu caraHepatitis B merupakan penyakit menular serius dan umumnya menginfeksi hati yang disebabkan oleh virus hepatitis B (HBV) yang menyebabkan salah satu cara
JQWHJQWH Pengumpulan data dilakukan secara accidental sampling dan dianalisis menggunakan Wilcoxon dan Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaanPengumpulan data dilakukan secara accidental sampling dan dianalisis menggunakan Wilcoxon dan Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan