JQWHJQWH

Journal for Quality in Women's HealthJournal for Quality in Women's Health

Ibu post sectio caesarea cenderung mengalami gangguan dalam memenuhi volume ASI. Tingginya angka prevalensi sectio caesarea berhubungan erat dengan waktu menyusui dini dan keberhasilan ASI eksklusif. Ibu bersalin dengan sectio caesaria sulit untuk leluasa menyusui dini disebabkan oleh nyeri pada luka operasi. Rentang waktu yang panjang pada awal menyusui bayi mengakibatkan kurangnya rangsangan terhadap payudara untuk memproduksi ASI, yang berakibat rendahnya volume ASI. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas teh Sibangun bangun terhadap volume ASI pada ibu post sectio caesarea di Rumah Sakit Marinir Cilandak Tahun 2019. Penelitian ini menggunakan quasi-experiment dengan perlakuan sebelum dan sesudah. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 orang yang terdiri dari 15 ibu post sectio caesarea kelompok eksperimen dan 15 ibu post sectio caesarea kelompok kontrol. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan observasi langsung dan breast pump. Data dianalisis menggunakan dekriptif statistik dan inferensial statistik yaitu paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan pada volume ASI sebelum dan sesudah diberikan teh Sibangun bangun pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Pemberian teh Sibangun bangun secara rutin diminum 2 kali sehari selama 30 hari pada ibu post sectio caesarea efektif meningkatkan volume ASI. Bidan diharapkan untuk lebih baik lagi memberikan konseling pada ibu post sectio caesarea mengenai pemenuhan gizi seimbang dengan penambahan teh sibangun-bangun dalam meningkatkan volume ASI.

Sebagian besar responden berusia 20–35 tahun dan berparitas multipara dengan prevalensi masing-masing 77% dan 80%.Volume ASI pada ibu post SC yang diberikan teh Sibangun-bangun meningkat secara signifikan dibandingkan kelompok yang tidak diberikan teh.Terdapat perbedaan signifikan antara volume ASI ibu post sectio caesarea yang mendapat teh Sibangun-bangun dan yang tidak, dengan nilai p sebesar 0,000.

Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mengevaluasi efektivitas kombinasi antara konsumsi teh Sibangun bangun dengan teknik relaksasi atau pendekatan psikologis dalam meningkatkan volume ASI, mengingat faktor stres dan nyeri pasca operasi turut memengaruhi produksi ASI. Kedua, penelitian dapat dikembangkan untuk meneliti dampak pemberian teh Sibangun bangun terhadap kualitas ASI dan pertumbuhan bayi secara langsung, bukan hanya volume, guna memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang manfaatnya. Ketiga, diperlukan studi dengan desain yang lebih kuat seperti randomisasi dan sampel yang lebih besar atau lintas daerah untuk mengevaluasi generalisasi hasil temuan, serta membandingkan efektivitas teh Sibangun bangun dengan suplemen laktasi lain yang telah dikenal secara medis, sehingga dapat diketahui posisi optimalnya dalam pendukung laktasi bagi ibu post SC.

  1. Efektivitas Teh Sibangun bangun Terhadap Volume ASI Pada Ibu Post SC Di Rumah Sakit Marinir Cilandak... doi.org/10.30994/jqwh.v3i2.63Efektivitas Teh Sibangun bangun Terhadap Volume ASI Pada Ibu Post SC Di Rumah Sakit Marinir Cilandak doi 10 30994 jqwh v3i2 63
Read online
File size142.83 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test