UNIBAUNIBA
Zona Kedokteran: Program Studi Pendidikan Dokter Universitas BatamZona Kedokteran: Program Studi Pendidikan Dokter Universitas BatamLatar Belakang: Trauma abdomen adalah cedera yang terjadi pada organ di dalam perut, seperti lambung, usus, hati, limpa, pankreas, empedu, dan ginjal, yaitu kerusakan pada struktur yang terletak antara diafragma dan panggul. Trauma tusuk abdomen dapat menyebabkan cedera pada usus dan hati.. Laporan Kasus: Seorang pria berusia 35 tahun datang ke Unit Gawat Darurat RSUD Dr. Zainoel Abidin di Banda Aceh dengan keluhan luka tusuk kayu pada sisi kanan abdomen yang menembus hingga ke punggung. Pasien menjalani laparoskopi diagnostik, dan kami menemukan sepotong kayu (benda asing) tertancap di segmen hati V-VI yang menembus ke sisi kanan, serta ditemukan hematoma di sekitar benda asing dan sekitar 100 cc cairan hemoragik yang berasal dari hati akibat gesekan kayu, namun perdarahan tidak aktif. Berdasarkan evaluasi survei primer dan sekunder, kondisi hemodinamik stabil. Dalam evaluasi, tidak ditemukan cedera organ intra-abdomen. Ekstraksi benda asing berupa kayu dapat dilakukan dengan baik setelah identifikasi bahwa tidak ada cedera organ intra-abdomen.. Kesimpulan: Trauma abdomen adalah cedera yang terjadi pada organ di dalam perut. Dalam kasus ini, merupakan luka tusuk tembus dengan hemodinamik stabil tanpa usus halus dan omentum yang menonjol keluar dari perut. Pasien ini menjalani operasi laparoskopi diagnostik.
Trauma abdomen merupakan cedera pada organ-organ vital di rongga perut, seperti lambung, pankreas, usus, hati, limpa, kantung empedu, dan ginjal.Kasus ini menggambarkan luka tusuk tembus abdomen dengan kondisi hemodinamik pasien yang stabil, tanpa adanya organ intra-abdomen (usus halus atau omentum) yang menonjol keluar.Keputusan untuk melakukan operasi laparoskopi diagnostik pada pasien dengan hemodinamik stabil terbukti berhasil dan bersifat minimal invasif.
Penelitian ini menunjukkan keberhasilan penanganan trauma abdomen tajam dengan laparoskopi diagnostik pada kasus tunggal. Untuk mengembangkan pemahaman lebih lanjut dan memperkuat bukti ilmiah, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, sebuah studi komparatif prospektif akan sangat bermanfaat untuk secara langsung membandingkan efektivitas dan keamanan laparoskopi diagnostik atau terapeutik dengan laparotomi terbuka pada kelompok pasien trauma abdomen tembus yang lebih besar dan memiliki kondisi hemodinamik stabil. Penelitian ini dapat mengevaluasi secara mendalam berbagai indikator, seperti tingkat komplikasi, durasi pemulihan pascaoperasi, risiko cedera yang terlewatkan, serta analisis biaya-efektivitas. Hasilnya dapat memberikan panduan klinis yang lebih jelas mengenai kapan laparoskopi menjadi pilihan terbaik dibandingkan laparotomi. Kedua, mengingat potensi adanya komplikasi tertunda atau cedera yang tidak terdeteksi pada pendekatan minimal invasif, studi jangka panjang mengenai luaran pasien pasca-laparoskopi untuk trauma abdomen tembus juga krusial. Investigasi ini dapat melacak insiden komplikasi jangka panjang seperti adhesi, nyeri kronis, atau manifestasi cedera yang sebelumnya tersembunyi, serta kualitas hidup pasien dalam beberapa tahun setelah prosedur. Data ini akan melengkapi pemahaman kita tentang profil keamanan jangka panjang dari laparoskopi dalam konteks trauma. Ketiga, integrasi dan optimalisasi penggunaan modalitas pencitraan canggih sebagai alat bantu prediktif sebelum laparoskopi patut diteliti lebih lanjut. Sebagai contoh, studi dapat menelusuri bagaimana pemanfaatan CT scan multifase atau teknik pencitraan lainnya dengan sensitivitas tinggi dapat membantu dalam pemilihan pasien yang tepat untuk laparoskopi, mengurangi angka konversi ke laparotomi, atau bahkan mengidentifikasi cedera minor yang mungkin luput dari pengamatan awal laparoskopi. Hal ini dapat berkontribusi pada pengembangan protokol klinis yang lebih akurat dan personalisasi penanganan trauma abdomen.
| File size | 282.41 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel berjumlah 37 responden yang dipilih dengan teknik consecutive sampling.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel berjumlah 37 responden yang dipilih dengan teknik consecutive sampling.
UNIBAUNIBA Usia rata-rata pasien kanker kandung kemih di RS dr Zainoel Abidin adalah 59 ± 11,9 tahun. Angka kelangsungan hidup pasien dipengaruhi oleh usia, tingkatUsia rata-rata pasien kanker kandung kemih di RS dr Zainoel Abidin adalah 59 ± 11,9 tahun. Angka kelangsungan hidup pasien dipengaruhi oleh usia, tingkat
UNIBAUNIBA Penelitian ini menyimpulkan bahwa posisi kerja yang buruk dapat meningkatkan risiko keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada penjahit di PT GarmentPenelitian ini menyimpulkan bahwa posisi kerja yang buruk dapat meningkatkan risiko keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada penjahit di PT Garment
UNIBAUNIBA Flavonoid yang ditemukan pada tumbuhan berfungsi sebagai antioksidan alami dengan kemampuannya menangkal molekul radikal bebas. Salah satu tumbuhan tersebutFlavonoid yang ditemukan pada tumbuhan berfungsi sebagai antioksidan alami dengan kemampuannya menangkal molekul radikal bebas. Salah satu tumbuhan tersebut
UNIBAUNIBA Data sekunder didapatkan dari data rekam medis dan di analisis menggunakan univariat, bivariat, dan chi-square. Hasil penelitian yang didapatkan dari ujiData sekunder didapatkan dari data rekam medis dan di analisis menggunakan univariat, bivariat, dan chi-square. Hasil penelitian yang didapatkan dari uji
UNIBAUNIBA Berdasarkan data yang diperoleh bahwa jenis tindakan terbanyak adalah fistulotomi dibanding dengan fistulectomi. Fistula perianal terjadi 3 hingga 4 kaliBerdasarkan data yang diperoleh bahwa jenis tindakan terbanyak adalah fistulotomi dibanding dengan fistulectomi. Fistula perianal terjadi 3 hingga 4 kali
UNIBAUNIBA Diagnosis selanjutnya dikonfirmasi oleh imunohistokimia dengan hasil: EMA ( ) positif pada sebagian sel tumor, CD56 ( ) positif kuat difus, CD99 ( ) PositifDiagnosis selanjutnya dikonfirmasi oleh imunohistokimia dengan hasil: EMA ( ) positif pada sebagian sel tumor, CD56 ( ) positif kuat difus, CD99 ( ) Positif
UNIBAUNIBA Ekstrak jahe merah mengandung senyawa flavonoid, fenol, minyak astiri, dan tannin yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri resisten dengan mekanisme tertentu.Ekstrak jahe merah mengandung senyawa flavonoid, fenol, minyak astiri, dan tannin yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri resisten dengan mekanisme tertentu.
Useful /
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Perlakuan Minyak Zaitun dan Extrac Bawang memiliki pengaruh terhadap Diastolik 3. 066). Dibandingkan Hanya Extract Bawang Putih dengan penurunan DiastolePerlakuan Minyak Zaitun dan Extrac Bawang memiliki pengaruh terhadap Diastolik 3. 066). Dibandingkan Hanya Extract Bawang Putih dengan penurunan Diastole
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Dukungan keluarga sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan pasien. Penelitian selanjutnya disarankan untuk memberikan intervensi yang efektif dalamDukungan keluarga sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan pasien. Penelitian selanjutnya disarankan untuk memberikan intervensi yang efektif dalam
UNIBAUNIBA Varian gen elastin pada riwayat keluarga dapat mempengaruhi integritas kulit dengan menggangu pembentukan serat elastin yang menyebabkan kekakuan padaVarian gen elastin pada riwayat keluarga dapat mempengaruhi integritas kulit dengan menggangu pembentukan serat elastin yang menyebabkan kekakuan pada
UNIBAUNIBA Latar Belakang: Low Back Pain (LBP) atau nyeri punggung bawah merupakan salah satu keluhan kesehatan yang umum terjadi pada pekerja, termasuk di kalanganLatar Belakang: Low Back Pain (LBP) atau nyeri punggung bawah merupakan salah satu keluhan kesehatan yang umum terjadi pada pekerja, termasuk di kalangan