UNIVERSITAS BTHUNIVERSITAS BTH

Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan FarmasiJurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi

Pada penanganan dislipidemia, Atorvastatin tergolong sebagai agen statin yang sangat sering diresepkan. Kendati demikian, senyawa ini dikategorikan ke dalam BCS Kelas II akibat keterbatasan sifat kelarutan serta profil bioavailabilitasnya yang relatif rendah. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan nilai kelarutan dan laju disolusi dari dispersi padat Atorvastatin yang dibentuk dengan menggunakan polimer PEG 6000 dengan metode kneading. Dispersi padat dibentuk dengan tiga perbandingan Atorvastatin:PEG 6000 (1:1; 1:2; 1:3). Evaluasi yang dilakukan adalah uji kelarutan dan disolusi pada media Aquadest dan Dapar Fosfat pH 6,8. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa sistem dispersi padat mampu meningkatkan kelarutan dan disolusi Atorvastatin dalam Aquadest dan Dapar Fosfat. Dalam media Aquades, peningkatan disolusi tertinggi ditunjukan oleh F2 dengan laju disolusi tertinggi yaitu 55,975% pada menit ke-60. Begitupun dalam media Dapar Fosfat pH 6,8 peningkatan disolusi tertinggi ditunjukan oleh F2 dengan laju disolusi sebesar 55,664% pada menit ke-60. Dengan demikian, dispersi padat Atorvastatin yang dibentuk melalui metode kneading dengan polimer PEG 6000 terbukti efektif dalam meningkatkan kelarutan dan laju disolusi Atorvastatin terutama dalam media dapar fosfat pH 6,8.

Teknik kneading dalam pembuatan sistem dispersi padat Atorvastatin berbasis PEG 6000 terbukti efektif sebagai metode fisikokimia guna mengatasi keterbatasan disolusi obat BCS kelas II.Peningkatan laju disolusi dan kelarutan yang signifikan secara mekanistik didorong oleh transformasi molekuler Atorvastatin menjadi bentuk dispersi amorf, peningkatan luas permukaan yang efektif dan keterbasahan partikel oleh matriks hidrofilik polimer.Efektivitas sistem ini juga dipengaruhi oleh kondisi pH media lingkungan disolusi serta rasio optimum polimer yang digunakan.Metode kneading dengan polimer PEG 6000 ini menawarkan alternatif proses pembuatan dispersi padat yang lebih sederhana, efisien dan aman dari resiko degradasi oleh panas serta penggunaan pelarut organik berlebih.

Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk melakukan karakterisasi padatan yang lebih komprehensif guna mengonfirmasi mekanisme peningkatan kelarutan dan laju disolusi secara visual dan struktural. Pengujian DSC, PXRD, FTIR, dan SEM dapat dilakukan untuk menganalisis perubahan karakteristik fisikokimia sistem dispersi padat Atorvastatin-PEG 6000. Selain itu, mengeksplorasi variasi rasio polimer yang lebih luas dapat membantu mencapai efisiensi kneading yang maksimal. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang mekanisme interaksi molekuler dalam sistem dispersi padat dan meningkatkan efektivitas metode kneading dalam meningkatkan kelarutan dan laju disolusi obat.

  1. Solid dispersionbased approaches for improving oral bioavailability current progress and future perspectives|... doi.org/10.38124/ijisrt/25jul1184Solid dispersionbased approaches for improving oral bioavailability current progress and future perspectives doi 10 38124 ijisrt 25jul1184
  2.  . 0 mdpi.com/1999-4923/11/3/132A 0 mdpi 1999 4923 11 3 132
Read online
File size451.68 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test