SUMBARPROVSUMBARPROV

Jurnal Pembangunan NagariJurnal Pembangunan Nagari

Fenomena yang ditemukan pada remaja Mentawai di Panti Asuhan yang mengalami kesulitan untuk mengembangkan bakat, minat, skill. Hal ini cenderung disebabkan karena rendahnya self-esteem yang mengakibatkan mereka sikap negatif. Tujuan penelitian adalah meningkatkan self-esteem remaja Mentawai sebelum dan sesudah diberikan teknik Cognitive Behavorial Theraphy (CBT). Jenis penelitian ini kuantitatif-eksperimen dengan pendekatan one-group pretest-posttest design. Penelitian berlokasi di Panti Asuhan Al-Falah Kota Padang. Subjek penelitian adalah remaja yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan skala likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data menggunakan wilcoxon signed rank test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan skor pretest dan posttest self-esteem remaja setelah diberikan teknik CBT. Dalam hal ini teknik CBT efektif meningkatkan self-esteem remaja Mentawai di Panti Asuhan Al-Falah Kota Padang. Rekomendasi hasil penelitian ini adalah konselor, pengurus panti dan Dinas Sosial dapat merumuskan program konseling untuk meningkatkan keyakinan rasional dan self-esteem remaja dalam aktivitas kehidupan sehari-hari.

Penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan nilai self-esteem sebelum dan sesudah intervensi CBT pada remaja Mentawai, dengan rata‑rata pretest berada pada kategori sedang.Setelah menerima CBT, self‑esteem meningkat ke kategori sangat tinggi, karena teknik tersebut membantu remaja menyadari keterkaitan antara perasaan, pikiran, dan perilaku serta mengubah pola pikir negatif.Perubahan ini menunjukkan bahwa CBT efektif meningkatkan self‑esteem dan mendorong sikap serta perilaku positif pada remaja Mentawai di panti asuhan.

Penelitian lanjutan dapat meneliti efek jangka panjang teknik Cognitive Behavioral Therapy (CBT) terhadap self‑esteem remaja Mentawai dengan mengikuti peserta selama setidaknya enam bulan setelah intervensi, sehingga dapat mengevaluasi keberlanjutan perubahan positif yang terdeteksi pada post‑test. Selain itu, diperlukan studi eksperimental terkontrol yang membandingkan efektivitas CBT dengan pendekatan alternatif seperti terapi mindfulness atau program pendampingan teman sebaya, guna menentukan metode mana yang paling optimal dalam meningkatkan self‑esteem dan mengurangi perilaku negatif pada remaja di panti asuhan. Selanjutnya, adaptasi CBT menjadi format kelompok dapat diuji untuk melihat pengaruhnya terhadap keterampilan sosial, motivasi belajar, dan prestasi akademik, sekaligus menilai apakah intervensi kelompok dapat meningkatkan efisiensi sumber daya dan partisipasi remaja. Dengan memperluas sampel ke beberapa panti asuhan di wilayah lain, studi ini juga dapat menguji generalisasi temuan dan mengidentifikasi faktor kontekstual yang memengaruhi keberhasilan CBT.

  1. Hubungan Self-Esteem dan Body Image pada Remaja Putri di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) | Fitra... ejournal.uinmybatusangkar.ac.id/ojs/index.php/istinarah/article/view/4534Hubungan Self Esteem dan Body Image pada Remaja Putri di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak LKSA Fitra ejournal uinmybatusangkar ac ojs index php istinarah article view 4534
  2. Meningkatkan Minat Belajar dan Kepercayaan Diri Remaja Panti Asuhan Menggunakan Media Youtube | ABDISOSHUM:... journal.literasisains.id/index.php/abdisoshum/article/view/529Meningkatkan Minat Belajar dan Kepercayaan Diri Remaja Panti Asuhan Menggunakan Media Youtube ABDISOSHUM journal literasisains index php abdisoshum article view 529
Read online
File size528.21 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test