UnnasUnnas

SARGA: Journal of Architecture and UrbanismSARGA: Journal of Architecture and Urbanism

Kegiatan bermain di sekolah memberikan dampak positif pada berbagai aspek perkembangan anak, seperti kesehatan fisik melalui aktivitas fisik, kemampuan kognitif melalui interaksi dengan lingkungan, dan aspek sosial melalui komunikasi dengan teman-teman dan guru. Lingkungan outdoor sekolah dasar menyediakan ruang untuk berbagai permainan dan eksplorasi, terutama di alam. Namun, banyak sekolah dasar negeri di Indonesia belum memiliki area playground yang memadai, sehingga penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana anak-anak memanfaatkan ruang outdoor sekolah dasar sebagai ruang bermain selama jam istirahat. Penelitian dilakukan di SDN Gondolayu, Yogyakarta, menggunakan metode behavior mapping. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan pemanfaatan ruang antara anak laki-laki dan perempuan, serta perbedaan jenis permainan antara kelompok usia kelas rendah (kelas 1-3) dan kelompok usia yang lebih tua (kelas 4-6).

Anak-anak memanfaatkan ruang outdoor sekolah dasar sebagai ruang bermain dengan berbagai jenis permainan.Mereka lebih banyak melakukan kegiatan non-play, seperti makan dan minum, karena waktu istirahat yang terbatas.Dalam konteks gender, anak laki-laki lebih aktif bermain di luar kelas dibandingkan anak perempuan.Perbedaan juga terlihat dalam kelompok usia, di mana anak kelas tinggi lebih aktif di ruang outdoor dibandingkan anak kelas rendah.Penelitian ini memberikan gambaran tentang bagaimana anak-anak bermain dan memanfaatkan lingkungan outdoor sekolah, tetapi masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memahami kontribusi setting fisik sekolah terhadap proses bermain anak.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi yang lebih mendalam tentang pengaruh setting fisik sekolah terhadap proses bermain anak. Bagaimana desain dan tata letak ruang outdoor sekolah dapat memengaruhi jenis permainan dan interaksi sosial anak? Apakah ada perbedaan dalam preferensi bermain antara anak-anak dengan latar belakang sosial-ekonomi yang berbeda? Selain itu, penelitian dapat fokus pada dampak jangka panjang dari aktivitas bermain di lingkungan outdoor sekolah terhadap perkembangan kognitif, sosial, dan emosional anak. Apakah ada hubungan antara frekuensi dan jenis permainan dengan prestasi akademik atau perilaku sosial anak? Dengan memahami lebih baik tentang aktivitas bermain anak di lingkungan outdoor sekolah, kita dapat merancang lingkungan belajar yang lebih mendukung dan mengoptimalkan manfaat bermain bagi perkembangan anak.

  1.  . 0 mdpi.com/1660-4601/17/15/5611A 0 mdpi 1660 4601 17 15 5611
Read online
File size1.28 MB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test