INSANPRIMAMUINSANPRIMAMU

Al-Misbah (Jurnal Prodi PGMI)Al-Misbah (Jurnal Prodi PGMI)

Perkembangan globalisasi dan teknologi digital menyebabkan melemahnya identitas budaya serta karakter religius generasi muda akibat dominasi budaya global dalam kehidupan masyarakat modern. Penelitian ini bertujuan menganalisis melalui integrasi nilai budaya dan nilai keislaman dalam pendidikan. Penelitian menggunakan metode kepustakaan dengan sumber data berupa jurnal ilmiah, buku, dan berbagai literatur relevan mengenai pendidikan Islam, kearifan lokal, dan identitas generasi muda. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam berbasis kearifan lokal mampu memperkuat karakter religius, kesadaran budaya, kepedulian sosial, serta menjaga identitas generasi muda di tengah arus globalisasi dan modernisasi digital.

Pendidikan Islam berbasis kearifan lokal terbukti menjadi benteng utama dalam menjaga identitas generasi muda di tengah arus globalisasi dan budaya digital.Integrasi nilai budaya lokal dan ajaran Islam menciptakan pembelajaran yang kontekstual dan humanis, efektif menanamkan karakter religius, kesadaran sosial, dan kepedulian budaya pada generasi muda.Keselarasan nilai-nilai kearifan lokal seperti gotong royong dan toleransi dengan pendidikan Islam memperkuat pembentukan karakter, menegaskan posisi strategis pendekatan ini dalam melestarikan identitas budaya dan moral generasi muda di era modern.

Mengingat penelitian ini bersifat kepustakaan, studi lanjutan sangat penting untuk mengeksplorasi secara empiris bagaimana program pendidikan Islam berbasis kearifan lokal benar-benar memengaruhi pembentukan identitas dan karakter religius serta budaya generasi muda di lapangan. Sebuah penelitian dapat menganalisis mendalam melalui studi kasus dan etnografi di berbagai komunitas lokal, mengamati langsung implementasi dan dampaknya terhadap perilaku serta pola pikir kaum muda. Selain itu, seiring dominasi teknologi digital, penting untuk meneliti lebih lanjut potensi dan efektivitas pengembangan platform atau aplikasi edukatif digital yang secara inovatif mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal dan ajaran Islam. Penelitian ini dapat menguji bagaimana desain konten dan interaktivitas digital dapat menarik minat generasi muda untuk mempelajari dan melestarikan budaya serta agama mereka, sekaligus menganalisis penerimaan dan dampak jangka panjangnya. Terakhir, untuk memperkaya pemahaman tentang adaptasi kurikulum, disarankan untuk melakukan studi komparatif mengenai efektivitas berbagai model kurikulum pendidikan Islam berbasis kearifan lokal di jenjang pendidikan yang berbeda, seperti di sekolah dasar Islam, madrasah menengah, atau pesantren. Hal ini akan membantu mengidentifikasi praktik terbaik serta tantangan unik dalam mengadaptasi kearifan lokal pada setiap tingkatan untuk memperkuat identitas generasi muda secara holistik, memberikan wawasan yang lebih konkret bagi pengembangan kebijakan pendidikan.

Read online
File size364.21 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test