INSANPRIMAMUINSANPRIMAMU

Misbahul Ulum (Jurnal Institusi)Misbahul Ulum (Jurnal Institusi)

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk pendidikan. Dalam konteks Pendidikan Agama Islam (PAI), pemanfaatan AI menghadirkan peluang sekaligus tantangan yang memerlukan kajian mendalam agar implementasinya tetap sejalan dengan tujuan pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi Pendidikan Agama Islam di era Artificial Intelligence dengan fokus pada peluang, tantangan, dan strategi implementasinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Sumber data diperoleh dari jurnal ilmiah, buku akademik, laporan lembaga internasional, serta dokumen kebijakan yang relevan dengan tema penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan teknik analisis isi (content analysis) melalui tahapan reduksi data, penyajian data, interpretasi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Artificial Intelligence memiliki peluang terhadap sumber belajar, mendukung personalisasi pembelajaran, memperkuat literasi digital, mengembangkan media pembelajaran interaktif, serta meningkatkan efisiensi proses pendidikan. Namun tantangan seperti demikian, ketergantungan teknologi, validitas informasi keagamaan, integritas akademik, keamanan data, dan potensi berkurangnya interaksi humanis dalam pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan strategi implementasi yang meliputi penguatan kompetensi digital pendidik, pengembangan kurikulum adaptif, pendidikan karakter berbasis nilai Islam, serta penerapan pendekatan human-centered artificial intelligence agar transformasi Pendidikan Agama Islam tetap berorientasi pada pembentukan manusia yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.

Berdasarkan hasil kajian, implementasi Artificial Intelligence dalam Pendidikan Agama Islam perlu dilakukan melalui berbagai strategi yang terintegrasi, meliputi penguatan kompetensi digital pendidik, pengembangan kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, penguatan pendidikan karakter dan etika digital berbasis nilai-nilai Islam, pemanfaatan Artificial Intelligence sebagai media pembelajaran aktif, penyusunan regulasi penggunaan teknologi yang jelas, penguatan kolaborasi berbagai pemangku kepentingan, serta penerapan pendekatan human-centered artificial intelligence.Melalui strategi tersebut, Artificial Intelligence dapat dimanfaatkan sebagai sarana pendukung pendidikan yang mampu membantu tercapainya tujuan Pendidikan Agama Islam dalam membentuk peserta didik yang beriman, berilmu, berakhlak mulia, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan kajian lebih mendalam mengenai strategi implementasi Artificial Intelligence dalam Pendidikan Agama Islam yang aplikatif dan terukur. Penelitian dapat fokus pada pengembangan model implementasi AI yang terintegrasi dengan kurikulum Pendidikan Agama Islam, serta mengukur dampak implementasi AI terhadap kualitas pembelajaran dan pembentukan karakter peserta didik. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi peran AI dalam mendukung pembelajaran inklusif dan personalisasi pembelajaran dalam Pendidikan Agama Islam. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih nyata dalam pengembangan Pendidikan Agama Islam di era digital.

  1. Artificial Intelligence (AI): An Opportunity and Challenge for Achieving Success in Islamic Education... journals2.ums.ac.id/suhuf/article/view/6273Artificial Intelligence AI An Opportunity and Challenge for Achieving Success in Islamic Education journals2 ums ac suhuf article view 6273
Read online
File size690.21 KB
Pages24
DMCAReport

Related /

ads-block-test