MEJAILMIAHMEJAILMIAH
Adagium: Jurnal Ilmiah HukumAdagium: Jurnal Ilmiah HukumApartemen Royal Kedhaton tidak memenuhi syarat-syarat memperoleh IMB dan syarat bangunan yang didirikan di kawasan cagar budaya yang diatur dalam perda Yogyakarta. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis syarat memperoleh IMB yang sebenarnya dan syarat mendirikan bangunan di kawasan cagar budaya. Metode penelitian ini adalah menggunakan metode yuridis normatif, yaitu metode yang menitik beratkan pada analisis terhadap norma-norma hukum yang tertuang pada peraturan perundang-undangan, asas-asas hukum, teori-teori hukum yang berhubungan dengan penelitian ini. Hasil penelitian ini adalah: 1. memperoleh tatacara memperoleh Izin Mendirikan Bangunan di Yogyakarta yang benar. 2. Apartemen Royal tidak memenuhi syarat mendirikan Bangunan di kawasan cagar budaya yang diatur pula dalam Perda Yogyakarta.
Apartemen Royal Kedhaton adalah proyek pembangunan bangunan kombinasi semi apartemen yang dikelola oleh PT Java Orient Property (JOP), anak perusahaan PT Summarecon Agung Tbk yang terletak di jalan Kemetiran Lor, Kelurahan Pringgokusuman, Kecamatan Gedongtengen, Yogyakarta.Apartemen Royal Kedhaton ini dibangun sebanyak 13 lantai yang dimana hal ini tidak sesuai dengan peraturan daerah kota Yogyakarta nomor 2 tahun 2012 tentang bangunan gedung terkait ketinggian bangunan di kawasan penyangga cagar budaya.Untuk itu perlu adanya kolaborasi dan koordinasi dari para stakeholder atau para pihak yang memiliki kepentingan dalam perusahaan untuk meminimalisir terjadinya pelanggaran tata ruang dan pemberian sanksi yang tegas kepada para pelaku.
Penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas mekanisme koordinasi antar stakeholder dalam proses penerbitan IMB di kawasan cagar budaya Yogyakarta dengan pendekatan campuran antara survei lapangan dan analisis kebijakan, sehingga dapat mengidentifikasi hambatan praktis dan peluang perbaikan. Selanjutnya, perlu dilakukan studi komparatif mengenai pengaruh praktik korupsi informal, seperti suap, terhadap tingkat kepatuhan perizinan bangunan di zona heritage, menggunakan metodologi kualitatif dan kuantitatif untuk menilai dampaknya pada integritas regulasi. Selain itu, pengembangan sistem pendukung keputusan berbasis GIS yang memetakan batas zona cagar budaya dan mengkalkulasi kelayakan tinggi bangunan dapat diuji coba pada beberapa proyek konstruksi sebagai pilot, guna menilai kegunaan teknologi ini dalam meminimalkan pelanggaran peraturan tata ruang.
| File size | 280.5 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
MEJAILMIAHMEJAILMIAH Pernikahan di bawah umur yang mendapatkan dispensasi berdampak signifikan pada pasangan muda, baik secara sosial maupun psikologis.mereka sering menghadapiPernikahan di bawah umur yang mendapatkan dispensasi berdampak signifikan pada pasangan muda, baik secara sosial maupun psikologis.mereka sering menghadapi
KEMENDAGRIKEMENDAGRI Penelitian ini mengeksplorasi implementasi kebijakan pengembangan Kawasan Warisan Kayutangan melalui kerangka kebijakan Grindle (2017), yang berfokus padaPenelitian ini mengeksplorasi implementasi kebijakan pengembangan Kawasan Warisan Kayutangan melalui kerangka kebijakan Grindle (2017), yang berfokus pada
POLTEKMUPOLTEKMU Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi usia 0–12 bulan, dengan teknik purposive sampling sebanyak 30 responden. Hasil menunjukkanPopulasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi usia 0–12 bulan, dengan teknik purposive sampling sebanyak 30 responden. Hasil menunjukkan
POLTEKMUPOLTEKMU Tingkat pemahaman masyarakat pedesaan mengenai fungsi alat radiologi serta risiko kesehatan akibat paparan radiasi, baik dari prosedur medis maupun penggunaanTingkat pemahaman masyarakat pedesaan mengenai fungsi alat radiologi serta risiko kesehatan akibat paparan radiasi, baik dari prosedur medis maupun penggunaan
UNRUNR dan (d) adanya objek dan area yang tidak pernah dimasuki oleh para narasumber. Pada akhirnya tim pelaksana program telah berhasil menyelesaikan kegiatandan (d) adanya objek dan area yang tidak pernah dimasuki oleh para narasumber. Pada akhirnya tim pelaksana program telah berhasil menyelesaikan kegiatan
STIKES MAJAPAHITSTIKES MAJAPAHIT Metode yang digunakan adalah desain korelasional dengan pendekatan cross‑sectional. Populasi studi terdiri dari semua perawat di ruang rawat inap RSUMetode yang digunakan adalah desain korelasional dengan pendekatan cross‑sectional. Populasi studi terdiri dari semua perawat di ruang rawat inap RSU
MEJAILMIAHMEJAILMIAH Sengketa medis merupakan salah satu persoalan hukum yang kompleks, terutama dalam proses pembuktian yang harus dilakukan oleh pihak pasien atau penggugatSengketa medis merupakan salah satu persoalan hukum yang kompleks, terutama dalam proses pembuktian yang harus dilakukan oleh pihak pasien atau penggugat
ISI DPSISI DPS Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas yang harus ada dalam perancangan baru interior pusat budaya Sunda di Kabupaten Garut meliputi ruang pertunjukan,Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas yang harus ada dalam perancangan baru interior pusat budaya Sunda di Kabupaten Garut meliputi ruang pertunjukan,
Useful /
UMNUMN Hasil menunjukkan keberhasilan identitas Islam via pemukiman khusus, etos syariah, dan ekspresi budaya terbuka tanpa konflik, didukung pemerintah. KesimpulanHasil menunjukkan keberhasilan identitas Islam via pemukiman khusus, etos syariah, dan ekspresi budaya terbuka tanpa konflik, didukung pemerintah. Kesimpulan
UMNUMN Mulai dari keberagaman etnik/suku, ras, bahasa, budaya bahkan agama sekalipun. Toleransi beragama masih sangat signifikan, penting dan dengan masih urgenMulai dari keberagaman etnik/suku, ras, bahasa, budaya bahkan agama sekalipun. Toleransi beragama masih sangat signifikan, penting dan dengan masih urgen
UMNUMN Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research dan perspektif studi kasus konseptual. Data diperoleh dari jurnal ilmiah, buku,Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research dan perspektif studi kasus konseptual. Data diperoleh dari jurnal ilmiah, buku,
UNMUNM Variabel reliability (X1), responsiveness (X2), assurance (X3), empathy (X4), dan tangible (X5) secara simultan berpengaruh terhadap kepuasan pelangganVariabel reliability (X1), responsiveness (X2), assurance (X3), empathy (X4), dan tangible (X5) secara simultan berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan