BMABERSAMABMABERSAMA
Progressus HumanitatisProgressus HumanitatisTujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh lingkungan kerja dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan pada CV Kala Cipta Konstruksi. Kedua faktor tersebut dianggap penting dalam menciptakan kenyamanan, keselamatan, motivasi, dan produktivitas yang berdampak langsung pada hasil kerja di proyek konstruksi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja CV Kala Cipta Konstruksi mendukung aktivitas karyawan dari aspek fisik dan nonfisik, termasuk komunikasi internal yang responsif dan suasana kerja kondusif. Budaya organisasi yang menekankan kebersamaan, keterbukaan, penghargaan ide baru, dan kepedulian terhadap kesejahteraan karyawan terbukti meningkatkan semangat kerja, rasa tanggung jawab, dan kualitas hasil pekerjaan. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja yang aman dan tertata serta budaya organisasi yang terbuka memiliki pengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Perusahaan disarankan untuk meningkatkan pengawasan penggunaan APD, memperbaiki fasilitas kerja di lapangan, serta terus memperkuat budaya organisasi positif guna mengoptimalkan kinerja karyawan secara berkelanjutan.
Lingkungan kerja yang aman dan tertata serta budaya organisasi yang terbuka memiliki pengaruh positif terhadap kinerja karyawan.Perusahaan disarankan untuk meningkatkan pengawasan penggunaan APD, memperbaiki fasilitas kerja di lapangan, serta terus memperkuat budaya organisasi positif guna mengoptimalkan kinerja karyawan secara berkelanjutan.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada aspek-aspek berikut: Pertama, melakukan studi komparatif antara CV Kala Cipta Konstruksi dengan perusahaan konstruksi lainnya untuk menganalisis perbedaan dan kesamaan dalam hal lingkungan kerja dan budaya organisasi, serta dampak terhadap kinerja karyawan. Kedua, menyelidiki lebih lanjut bagaimana perusahaan dapat meningkatkan motivasi dan keterlibatan karyawan dalam proses kerja, terutama dalam menghadapi tekanan dan tantangan di lapangan. Ketiga, mengeksplorasi strategi-strategi inovatif dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil kerja karyawan, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti kesehatan dan keselamatan kerja, komunikasi internal, dan hubungan kerja yang harmonis.
| File size | 352.67 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
POLNAMPOLNAM Faktor-faktor yang memengaruhi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) pada proyek Rehab Rumdis Hubdam XVI/Pattimura-Ambon meliputi variabelFaktor-faktor yang memengaruhi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) pada proyek Rehab Rumdis Hubdam XVI/Pattimura-Ambon meliputi variabel
POLNAMPOLNAM Dalam pelaksanaan proyek, sering kali muncul kendala seperti perubahan yang dapat terjadi di awal, tengah, atau akhir proyek. Penelitian ini bertujuanDalam pelaksanaan proyek, sering kali muncul kendala seperti perubahan yang dapat terjadi di awal, tengah, atau akhir proyek. Penelitian ini bertujuan
POLNAMPOLNAM Estimasi sumber daya pasir kuarsa menggunakan teknik poligon menghasilkan volume 12.225,6 m3 dengan kepadatan 2,6 g/cm3, sehingga tonase pasir silika dalamEstimasi sumber daya pasir kuarsa menggunakan teknik poligon menghasilkan volume 12.225,6 m3 dengan kepadatan 2,6 g/cm3, sehingga tonase pasir silika dalam
POLNAMPOLNAM Sistem kontrol fuzzy logic menunjukkan performa superior dengan waktu naik 45. 2 ms, waktu settling 132. 5 ms, overshoot 2. 8%, dan error steady-stateSistem kontrol fuzzy logic menunjukkan performa superior dengan waktu naik 45. 2 ms, waktu settling 132. 5 ms, overshoot 2. 8%, dan error steady-state
POLNAMPOLNAM Pola temporal menunjukkan variasi musiman yang sistematis, memerlukan pertimbangan dalam pemeliharaan dan optimasi sistem. Temuan ini memberikan dasarPola temporal menunjukkan variasi musiman yang sistematis, memerlukan pertimbangan dalam pemeliharaan dan optimasi sistem. Temuan ini memberikan dasar
POLNAMPOLNAM beban yang diterima fondasi bore pile terbesar pada Bore Hole 01 yaitu 1522,08 kN dan 42,28 kN/m2, sedangkan terkecil pada Bore Hole 03 yaitu 1502,88 kNbeban yang diterima fondasi bore pile terbesar pada Bore Hole 01 yaitu 1522,08 kN dan 42,28 kN/m2, sedangkan terkecil pada Bore Hole 03 yaitu 1502,88 kN
POLNAMPOLNAM Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa keanekaragaman keterampilan, identitas tugas, dan signifikasi tugas memengaruhi produktivitas tenagaBerdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa keanekaragaman keterampilan, identitas tugas, dan signifikasi tugas memengaruhi produktivitas tenaga
POLNAMPOLNAM Sedangkan durasi optimal dan biaya optimal diketahui pada alternative penambahan 3 jam lembur didapat 110 hari kerja dengan biaya sebesar Rp.2,992,374,365.55.Sedangkan durasi optimal dan biaya optimal diketahui pada alternative penambahan 3 jam lembur didapat 110 hari kerja dengan biaya sebesar Rp.2,992,374,365.55.
Useful /
BMABERSAMABMABERSAMA Penelitian ini membuktikan bahwa kompensasi finansial berpengaruh signifikan positif terhadap kinerja karyawan PT Amanat Perkasa Speed Jakarta, memberikanPenelitian ini membuktikan bahwa kompensasi finansial berpengaruh signifikan positif terhadap kinerja karyawan PT Amanat Perkasa Speed Jakarta, memberikan
POLNAMPOLNAM Dari hasil perhitungan debit kebutuhan: 113.94 m3/hari dan jumlah penduduk untuk 5 tahun ke depan adalah: 1002 jiwa dengan kebutuhan air sebesar: 135.27Dari hasil perhitungan debit kebutuhan: 113.94 m3/hari dan jumlah penduduk untuk 5 tahun ke depan adalah: 1002 jiwa dengan kebutuhan air sebesar: 135.27
POLNAMPOLNAM Dari hasil analisis yang dilakukan pada evaluasi perbaikan dan biaya pelaksanaan terhadap gedung Auditorium IAIN Kota Ambon, makatingkat kerusakan yangDari hasil analisis yang dilakukan pada evaluasi perbaikan dan biaya pelaksanaan terhadap gedung Auditorium IAIN Kota Ambon, makatingkat kerusakan yang
POLNAMPOLNAM Sesuai dengan SNI 03-0349-1989 tentang syarat fisik batako nilai kuat tekan rata-rata untuk kelas IV adalah 25 kg/cm2. Dari syarat tersebut batako abuSesuai dengan SNI 03-0349-1989 tentang syarat fisik batako nilai kuat tekan rata-rata untuk kelas IV adalah 25 kg/cm2. Dari syarat tersebut batako abu