POLNAMPOLNAM

Journal AgregateJournal Agregate

Batako merupakan material untuk pembangunan dinding rumah yang berbahan dasar semen, agregat dan air. Batako saat ini banyak digunakan dalam pembangunan rumah sebagai pengganti batu bata yang bertujuan agar konstruksi dapat dipercepat. Dalam perkembangan zaman, banyak sekali penambahan bahan sebagai alternatif yang digunakan untuk menekan tingginya biaya konstruksi. Salah satunya dengan pemanfaatan bahan rumah tangga yaitu abu hasil pembakaran, karena mudah diperoleh. Maka dari itu, ide pembuatan batako dengan campuran kapur dengan abu hasil pembakaran diharapkan dapat menghasilkan batako dengan karakteristik yang lebih baik, dengan kuat tekan yang baik sesuai dengan SNI. Dalam penelitian ini dibuat batako dengan ukuran panjang 25 cm, lebar 13 cm, dan tinggi 10 cm. Dengan komposisi bahan kapur 200 gram, abu 1500 gram, pasir 1000 gram, dan air 2000 gram. Dengan jumlah benda uji 3 buah dengan umur benda uji yang akan dilakukan pengujian yaitu 28 hari. Hasil pengujian kuat tekan rata-rata batako abu untuk 3 benda uji adalah 8,7 kg/cm2. Sesuai dengan SNI 03-0349-1989 tentang syarat fisik batako nilai kuat tekan rata-rata untuk kelas IV adalah 25 kg/cm2. Dari syarat tersebut batako abu dengan campuran kapur tidak memenuhi SNI.

Dari hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan mengenai penambahan kapur dalam pembuatan batako abu, dapat disimpulkan bahwa pembuatan batako abu dengan campuran kapur sebagai pengganti semen memiliki pengaruh terhadap kuat tekan batako.

Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan menguji berbagai komposisi kapur untuk mengoptimalkan kuat tekan dan karakteristik batako. Selain itu, pengujian sifat-sifat abu dan kapur sebagai agregat juga perlu dilakukan. Lebih lanjut, penelitian dapat membandingkan hasil batako yang dibuat dengan campuran kapur dan abu dengan batako konvensional yang menggunakan semen, untuk menganalisis efektivitas dan keunggulan penggunaan campuran alternatif ini. Penelitian ini dapat membuka peluang untuk pengembangan material bangunan yang lebih ekonomis dan ramah lingkungan, dengan memanfaatkan limbah pembakaran dan mengurangi ketergantungan pada semen. Dengan demikian, diharapkan dapat ditemukan formula batako abu yang memenuhi standar SNI dan memberikan solusi konstruksi yang berkelanjutan. Penelitian lebih lanjut juga dapat mengeksplorasi penggunaan jenis kapur yang berbeda dan pengaruhnya terhadap sifat-sifat batako, serta mengkaji potensi penambahan bahan aditif lain untuk meningkatkan kinerja batako abu.

Read online
File size207.85 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test