JPRESSJPRESS

Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu KesehatanJurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan

Anemia pada kehamilan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang besar di negara berkembang dan berkontribusi secara signifikan terhadap buruknya luaran kesehatan ibu dan neonatal. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan dan mensintesis bukti ilmiah mengenai luaran kesehatan ibu dan neonatal pada ibu hamil dengan anemia di negara berkembang. Pencarian literatur dilakukan pada periode 2020 hingga 2025 menggunakan dua basis data dan satu mesin pencari dengan bantuan Mendeley dalam proses seleksi artikel. Penilaian kualitas metodologis (critical appraisal) dan pemetaan data (data charting) dilakukan dengan mengacu pada daftar periksa Joanna Briggs Institute (JBI), yang mencakup desain penelitian cross-sectional, studi kohort, randomized controlled trials, dan systematic review. Dari 676 artikel yang teridentifikasi, hanya sebelas artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Kriteria kelayakan, proses data charting, dan metode sintesis dilakukan sesuai dengan pedoman PRISMA-ScR. Hasil sintesis menunjukkan bahwa penggunaan metode pengukuran hemoglobin yang terstandar dan klasifikasi anemia berdasarkan kriteria WHO menjadi dasar penting dalam menginterpretasikan luaran. Anemia pada kehamilan berhubungan dengan peningkatan risiko komplikasi obstetri, luaran kelahiran yang merugikan, serta kerentanan ibu terhadap komorbiditas. Pada neonatus, anemia maternal secara konsisten dikaitkan dengan berat badan lahir rendah, prematuritas, peningkatan mortalitas neonatal, dan gangguan perkembangan awal kehidupan. Anemia pada kehamilan merupakan determinan penting terhadap luaran kesehatan ibu dan neonatal di negara berkembang. Penguatan kualitas pelayanan antenatal, skrining anemia berbasis standar, serta intervensi nutrisi yang berkelanjutan merupakan strategi kunci untuk mengurangi dampak buruk anemia pada ibu dan bayi.

Anemia pada kehamilan tetap menjadi faktor risiko signifikan terhadap luaran kesehatan ibu dan neonatal di negara berkembang.Penelitian ini menunjukkan bahwa anemia moderat hingga berat terkait dengan komplikasi obstetri, kelahiran prematur, dan mortalitas neonatal.Namun, variasi dalam prevalensi anemia dan efeknya bergantung pada kondisi sosial, ekonomi, dan infrastruktur kesehatan.Kebutuhan untuk meningkatkan skrining anemia berbasis standar dan intervensi nutrisi terus diperlukan untuk mengurangi dampak buruk anemia.

1. Evaluasi efektivitas program skrining anemia berbasis standar dalam mengurangi risiko komplikasi kehamilan di negara berkembang. 2. Studi tentang dampak intervensi nutrisi berkelanjutan, seperti suplemen besi dan asam folat, terhadap perkembangan neonatal jangka panjang. 3. Penelitian lebih lanjut tentang hubungan antara anemia selama kehamilan dan perkembangan kognitif anak di masa depan, dengan fokus pada populasi dengan akses terbatas ke layanan kesehatan.

  1. Effects of maternal anemia on low-birth-weight in Sub-Sahara African countries: Systematic review and... doi.org/10.1371/journal.pone.0325450Effects of maternal anemia on low birth weight in Sub Sahara African countries Systematic review and doi 10 1371 journal pone 0325450
  2. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... bmcwomenshealth.biomedcentral.com/articles/10.1186/s12905-023-02382-4Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site bmcwomenshealth biomedcentral articles 10 1186 s12905 023 02382 4
  3. Maternal anemia and risk of adverse maternal health and birth outcomes in Bangladesh: A nationwide population-based... doi.org/10.1371/journal.pone.0277654Maternal anemia and risk of adverse maternal health and birth outcomes in Bangladesh A nationwide population based doi 10 1371 journal pone 0277654
Read online
File size541.29 KB
Pages22
DMCAReport

Related /

ads-block-test