JPRESSJPRESS

Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu KesehatanJurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan

Merawat bayi dapat menimbulkan stres, terutama bagi bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR). Jika seorang anak tidak dirawat dengan baik, berbagai masalah dapat terjadi yang dapat menyebabkan cedera bahkan kematian. Namun, beberapa ibu mampu menangani bayi BBLR di rumah. Kondisi ini menarik untuk diteliti karena memberikan pengalaman baru bagi ibu dalam melahirkan bayi BBLR, serta kemampuan ibu dalam merawat bayinya secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengalaman ibu dalam merawat bayi BBLR di rumah. Ibu yang berhasil merawat bayi BBLR di rumah berada dalam situasi yang menarik untuk memperoleh pengalaman baru. Penelitian ini menggunakan desain scoping review dengan metode PRISMA-ScR Checklist menggunakan kerangka Population, Exposure, Outcomes Design (PEO), dengan sumber data dari database ScienceDirect, PubMed, dan Wiley. Pencarian artikel dilakukan menggunakan kata kunci (Baby*) OR (Low Birth Weight*) AND (Experience*) AND (Care*), dengan kriteria inklusi berupa artikel tahun 2013–2023, artikel asli, serta artikel berbahasa Indonesia dan Inggris. Kriteria eksklusi meliputi artikel opini, skripsi, dan tesis. Berbagai artikel dianalisis menggunakan diagram alur PRISMA dan penilaian kritis menggunakan Joanna Briggs Institute (JBI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perawatan bayi BBLR memerlukan kerja sama dari berbagai pihak, terutama keluarga. Peran keluarga besar dapat dilengkapi dengan informasi yang akurat dari tenaga kesehatan. Selanjutnya, tenaga kesehatan dapat berkolaborasi dengan lembaga masyarakat terkait, sehingga apabila terdapat bayi BBLR, keluarga dapat mengakses layanan kesehatan secara optimal dalam perawatan bayi tersebut. Tinjauan komprehensif ini mengidentifikasi tiga tema terkait pengalaman ibu dalam penanganan BBLR, yaitu: pandangan ibu terhadap penanganan BBLR, pengalaman ibu dalam merawat BBLR menggunakan metode kanguru, serta pengelolaan BBLR dengan metode KMC. Selain itu, ditemukan bahwa kurangnya pengetahuan dan pengalaman ibu menjadi faktor penting yang dapat menyebabkan cedera bahkan kematian pada anak. Untuk meminimalkan stres dan kurangnya rasa percaya diri dalam merawat bayi BBLR di rumah, diperlukan dukungan dari pasangan dan anggota keluarga.

Perawatan bayi BBLR memerlukan kerja sama antara keluarga dan tenaga kesehatan.Dukungan dari pasangan dan keluarga sangat penting untuk meningkatkan kepercayaan diri ibu dalam merawat bayi BBLR.Pendidikan dan penguatan pengetahuan ibu tentang perawatan BBLR menjadi kunci utama dalam mengurangi risiko komplikasi.

1. Penelitian tentang efektivitas program pendidikan keluarga dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan merawat bayi BBLR. 2. Analisis dampak kolaborasi antara tenaga kesehatan dan lembaga masyarakat dalam memperluas akses layanan perawatan BBLR. 3. Studi tentang peran faktor budaya dalam pengalaman ibu dalam merawat bayi BBLR di lingkungan tertentu.

  1. Jurnal Ners. knowledge family support self reliance capital caring low birth weight babies jurnal ners... doi.org/10.20473/jn.v14i1.12734Jurnal Ners knowledge family support self reliance capital caring low birth weight babies jurnal ners doi 10 20473 jn v14i1 12734
Read online
File size501.46 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test