LIFESCIFILIFESCIFI

Economic and Business HorizonEconomic and Business Horizon

Studi ini mengeksplorasi skalabilitas fintech dan perbankan digital di Indonesia sebagai katalis untuk inklusi keuangan, dengan fokus pada tantangan unik Indonesia, termasuk geografi kepulauan, kerangka regulasi yang terpecah, dan populasi yang tidak terlayani (26% penduduk dewasa), yang menghambat layanan keuangan tradisional. Tujuan studi ini adalah memberikan wawasan berbasis bukti bagi pembuat kebijakan, lembaga keuangan, dan pengembang fintech untuk mengoptimalkan solusi yang dapat dikembangkan. Dengan melakukan tinjauan literatur sistematis terhadap artikel peer-reviewed, laporan industri, dan studi kasus (2015–2025), penelitian ini mengidentifikasi penggerak dan hambatan utama untuk skalabilitas. Analisis tema dan kerangka komparatif digunakan untuk mengevaluasi kemajuan Indonesia terhadap benchmark global. Hasil menunjukkan bahwa infrastruktur teknologi, adaptabilitas regulasi, dan kemitraan strategis adalah kunci untuk skalabilitas. Namun, tantangan tetap ada, termasuk literasi digital yang rendah dan fragmentasi regulasi. Data juga menyoroti model sukses, seperti platform perbankan mobile yang memanfaatkan jaringan agen untuk mencapai area terpencil. Artikel ini membahas temuan ini melalui lensa tata kelola kolaboratif, menekankan kebutuhan kerja sama multi-pihak. Studi kasus perusahaan fintech terkemuka Indonesia ilustrasi bagaimana inovasi lokal seperti algoritma pinjaman mikro dan mode transaksi offline menangani penghalang inklusi. Temuan utama menunjukkan bahwa fintech dan perbankan digital yang skalabel dapat meningkatkan inklusi keuangan secara signifikan jika didukung oleh kebijakan inklusif, investasi infrastruktur, dan kemitraan publik-swasta. Rekomendasi mencakup harmonisasi regulasi, perluasan pendidikan digital, dan insentif inovasi teknologi untuk pasar pedesaan. Studi ini berkontribusi pada strategi aksi untuk menyelaraskan pertumbuhan keuangan digital Indonesia dengan tujuan pembangunan berkelanjutan.

Studi ini menunjukkan bahwa skalabilitas fintech dan perbankan digital berpotensi signifikan dalam meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia, tetapi memerlukan pendekatan terkoordinasi antara regulasi, infrastruktur, dan literasi digital.Tantangan utama seperti fragmentasi regulasi dan literasi digital yang rendah masih menghambat pengembangan.Penelitian ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat untuk menciptakan solusi yang berkelanjutan dan inklusif.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengaruh program pendidikan digital terhadap adopsi fintech di kalangan masyarakat pedesaan. Selain itu, perlu dilakukan analisis mendalam tentang efektivitas kerangka regulasi yang fleksibel dalam mendukung inovasi keuangan. Terakhir, studi tentang peran kemitraan publik-swasta dalam memperluas akses layanan perbankan digital ke wilayah terpencil dapat memberikan wawasan strategis untuk memperkuat inklusi keuangan secara nasional.

Read online
File size323.86 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test