PERADABANPUBLISHINGPERADABANPUBLISHING

Peradaban Journal of Religion and SocietyPeradaban Journal of Religion and Society

Degradasi moral peserta didik di era digital menjadi salah satu persoalan pendidikan yang semakin mendesak, ditandai dengan menurunnya kesantunan, berkurangnya penghormatan kepada orang tua dan guru, maraknya perundungan siber, ketergantungan berlebihan pada media digital, serta melemahnya pengendalian diri. Meskipun berbagai penelitian telah membahas pendidikan Islam, pembentukan karakter, dan nilai-nilai moral Al-Quran, masih terbatas kajian yang menjelaskan bagaimana pendidikan moral Qurani berfungsi sebagai kerangka pedagogis terpadu untuk menjawab tantangan tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep pendidikan moral dalam Al-Quran melalui pendekatan tafsir maudhui, mengidentifikasi bentuk-bentuk degradasi moral peserta didik di era digital, serta merumuskan kerangka pendidikan moral Qurani bagi pendidikan karakter kontemporer. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan yang menggunakan metode tafsir maudhui dengan fokus pada QS. Luqman [31]:12–19, didukung oleh kitab-kitab tafsir klasik dan kontemporer serta berbagai literatur ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan moral Qurani membentuk suatu kerangka pedagogis terpadu yang mencakup tauhid, adab kepada orang tua dan guru, pembinaan spiritual, etika sosial dan komunikasi, serta metode pendidikan melalui keteladanan, nasihat, pembiasaan, dan pengawasan. Kerangka tersebut memperkuat regulasi moral internal peserta didik melalui muraqabah, pengendalian diri, dan komunikasi digital yang beretika. Penelitian ini berkontribusi terhadap pengembangan kajian tafsir tematik dan pendidikan Islam dengan menawarkan kerangka konseptual pendidikan moral Qurani yang relevan bagi pembentukan karakter peserta didik di era digital.

Penelitian ini menunjukkan bahwa degradasi moral peserta didik di era digital tidak hanya terbatas pada perilaku tidak sopan dan pelanggaran norma digital, tetapi juga mencerminkan krisis moral yang lebih luas akibat perkembangan teknologi yang cepat, pembentukan spiritual yang lemah, dan pendidikan moral yang kurang.Temuan penelitian ini mengidentifikasi tiga mekanisme pendidikan moral Qurani yang saling terkait.penguatan internal locus of control melalui pendidikan tauhid, pengembangan kapasitas untuk self-regulation melalui hubungan otoritas yang dekat, dan penguatan kontrol sosial-emosional melalui praktik ibadah yang bertahap.Implementasi pendidikan moral Qurani dalam pengembangan karakter peserta didik harus dimulai dari keluarga sebagai lingkungan pendidikan pertama, diikuti oleh sekolah yang berperan sebagai institusi yang aktif dalam menumbuhkan karakter.Pendidikan moral Qurani harus diintegrasikan dengan pendidikan digital yang berlandaskan nilai-nilai Islam agar peserta didik tidak hanya kompeten secara teknologi, tetapi juga memiliki ketahanan moral dan tanggung jawab sosial dalam menggunakan teknologi.Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap kajian tafsir tematik dan pendidikan Islam dengan menawarkan kerangka konseptual yang menjelaskan bagaimana nilai-nilai moral Qurani dapat memperkuat karakter peserta didik di era digital.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi empiris yang menguji efektivitas kerangka pendidikan moral Qurani yang diusulkan dalam penelitian ini. Studi empiris dapat dilakukan melalui penelitian interdisipliner yang menggabungkan tafsir tematik Al-Quran, psikologi pendidikan, dan pendidikan digital. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat fokus pada pengembangan metode pembelajaran yang inovatif dan relevan dengan tantangan moral di era digital, seperti penggunaan teknologi digital untuk memperkuat internal locus of control, pengembangan kapasitas self-regulation, dan penguatan kontrol sosial-emosional melalui praktik ibadah yang bertahap. Penelitian ini juga dapat dikembangkan lebih lanjut dengan mengkaji peran keluarga dan sekolah dalam implementasi pendidikan moral Qurani, serta dampak pendidikan moral Qurani terhadap perilaku digital peserta didik.

  1. Qur'anic Moral Education for Addressing Students' Moral Degradation in the Digital Era | Peradaban... doi.org/10.59001/pjrs.v5i2.882Quranic Moral Education for Addressing Students Moral Degradation in the Digital Era Peradaban doi 10 59001 pjrs v5i2 882
  2. Dampak Teknologi dan Fenomena Degradasi Moral Menurut Perspektif Pendidikan Islam | Pratiwi | TRILOGI:... ejournal.unuja.ac.id/index.php/trilogi/article/view/8656Dampak Teknologi dan Fenomena Degradasi Moral Menurut Perspektif Pendidikan Islam Pratiwi TRILOGI ejournal unuja ac index php trilogi article view 8656
Read online
File size553.87 KB
Pages26
DMCAReport

Related /

ads-block-test