SCITECHGRUPSCITECHGRUP

Asian Journal of Environmental ResearchAsian Journal of Environmental Research

Lalat rumah (Musca spp.) adalah serangga sinantropik yang umum ditemukan dalam sistem ternak babi dan secara luas diakui potensinya dalam penyebaran patogen secara mekanis, terutama di daerah endemik tropis. Di Indonesia, ternak babi sering dilakukan dekat area permukiman, di mana manajemen lingkungan yang tidak memadai dapat meningkatkan risiko kesehatan hewan dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keberadaan dan peran lalat rumah dalam sistem ternak babi serta mengukur implikasinya terhadap kesehatan dan manajemen lingkungan di Indonesia tropis. Studi observasional lintas penampang dilakukan di area ternak babi terpilih. Lalat rumah dikumpulkan menggunakan teknik jebakan standar dari kandang babi, area penumpukan limbah, dan lingkungan sekitarnya. Analisis mikrobiologi dilakukan untuk mendeteksi bakteri patogen yang terkait penyakit saluran cerna dan zoonotik, sementara praktik manajemen lingkungan seperti penanganan limbah, sanitasi, dan pengendalian biosecurity dinilai melalui observasi terstruktur dan wawancara. Hasilnya menunjukkan kepadatan lalat rumah yang tinggi di area dengan manajemen limbah buruk dan kondisi sanitasi suboptimal. Bakteri patogen penting bagi kesehatan umum ditemukan pada permukaan eksternal lalat yang dikumpulkan, menunjukkan potensi mereka sebagai vektor mekanis. Peternakan dengan praktik manajemen lingkungan yang lebih baik menunjukkan kelimpahan lalat yang lebih rendah dan tingkat kontaminasi mikroba yang lebih rendah. Hasil ini menegaskan pentingnya pendekatan terpadu dalam manajemen kesehatan dan lingkungan dalam sistem ternak babi. Meningkatkan manajemen limbah, sanitasi, dan pengendalian lalat sangat penting untuk mengurangi risiko penyebaran penyakit serta mendukung produksi ternak yang berkelanjutan dan berorientasi kesehatan di daerah tropis Indonesia.

Studi ini menunjukkan bahwa kepadatan lalat rumah (Musca spp.) dalam sistem ternak babi tropis utamanya ditentukan oleh praktik manajemen lingkungan, bukan hanya keberadaan lalat itu sendiri.Dengan menggabungkan pemantauan berbasis jebakan, evaluasi mikroklimate, dan observasi status luka, hasil menunjukkan bahwa manajemen limbah organik yang buruk dan kondisi mikroklimate yang tidak menguntungkan meningkatkan interaksi antara lalat dan inang, serta meningkatkan risiko paparan kesehatan secara tidak langsung di lingkungan kandang babi.Inovasi utama studi ini adalah memposisikan Musca spp.bukan hanya sebagai vektor mekanis, tetapi juga sebagai indikator lingkungan praktis yang menghubungkan kondisi peternakan dengan risiko kesehatan.Hasil ini mendukung pendekatan kontrol berbasis lingkungan, menunjukkan bahwa peningkatan sanitasi, ventilasi, dan pemantauan rutin dapat efektif mengurangi risiko paparan tanpa bergantung berat pada kontrol kimia.Secara keseluruhan, studi ini menyediakan bukti yang dapat dioperasikan untuk mendukung manajemen lingkungan berbasis kesehatan dan kerangka One Health untuk pertanian babi berkelanjutan di daerah tropis.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan jebakan berbasis protein yang lebih efektif untuk menangkap lalat rumah, terutama dengan variasi bahan daya tarik dan warna kontras yang berbeda. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang dari perubahan mikroklimate, seperti suhu dan kelembapan, terhadap perilaku lalat dan efektivitas strategi pengendalian. Terakhir, penelitian juga bisa mengevaluasi peran pendidikan masyarakat dalam meningkatkan kesadaran tentang pentingnya sanitasi dan manajemen limbah, terutama di daerah pedesaan dengan tingkat literasi rendah. Dengan menggabungkan inovasi teknis, pengendalian lingkungan, dan pendekatan edukatif, penelitian lanjutan dapat memberikan solusi holistik untuk mengurangi risiko kesehatan akibat lalat rumah dalam sistem ternak babi tropis.

  1. Invasion Biology of Aedes japonicus japonicus (Diptera: Culicidae) | Annual Reviews. invasion biology... annualreviews.org/content/journals/10.1146/annurev-ento-011613-162012Invasion Biology of Aedes japonicus japonicus Diptera Culicidae Annual Reviews invasion biology annualreviews content journals 10 1146 annurev ento 011613 162012
Read online
File size487.96 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test