KEMENDAGRIKEMENDAGRI

Government and StatisticsGovernment and Statistics

Persistensi inflasi adalah periode yang dibutuhkan suatu komoditas kembali ke posisi normal sebelum terjadi suatu guncangan. Fokus penelitian ini adalah untuk menganalisis komoditas yang mempengaruhi persistensi inflasi di Jawa Barat dan waktu yang diperlukan untuk kembali ke nilai normal. Perhitungan estimasi derajat persistensi pada penelitian ini menggunakan data panel yaitu 2008 - 2020. Model autoregressive time series digunakan pada penelitian ini untuk melakukan estimasi tingkat persistensi inflasi berdasarkan Indeks Harga Konsumen (IHK). Berdasarkan hasil pengujian menggambarkan bahwa Jawa Barat memiliki derajat persistensi inflasi yang termasuk rendah. Rendahnya tingkat inflasi menunjukkan Jawa Barat cepat untuk kembali ke kondisi sebelum terjadi guncangan. Komoditas rekreasi dan olahraga mengindikasikan persistensi inflasi yang tinggi sedangkan persistensi inflasi terendah adalah komoditas rumah tangga, perawatan pribadi dan jasa lainnya. Kelompok komoditas memerlukan waktu antara 0 hingga 1.2 bulan untuk kembali ke situasi normal atau sebelum terjadi guncangan. Komoditas rekreasi dan olahraga yang memiliki derajat persistensi inflasi tinggi memerlukan waktu 1.2 bulan untuk kembali ke situasi normal. Adapun pengaruh jangka pendek dan jangka panjang nilai tukar rupiah, harga emas dan suku bunga terhadap inflasi diestimasi dengan menggunakan model Error Correction Model (ECM) Eangle Granger. Variabel harga emas, nilai tukar rupiah dan suku bunga menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap persistensi inflasi di Jawa Barat.

Sesuai dengan hasil pengujian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa Jawa Barat memiliki derajat persistensi inflasi pada kuadran 3 atau rendah.Apabila terjadi guncangan atau perubahan situasi perekonomian yang menyebabkan inflasi, maka pemulihan inflasi memerlukan waktu yang relatif pendek atau singkat.Estimasi waktu yang diperlukan Jawa Barat untuk kembali kondisi normal adalah 1 sampai 2 bulan.Adapun komponen yang paling terpengaruhi pada saat terjadi guncangan adalah kelompok rekreasi dan olahraga.Komoditi pada kelompok ini memerlukan waktu paling lama dibandingkan dengan komoditi lain untuk kembali ke situasi alamiah.Adapun hasil pengujian pengaruh variabel suku bunga, nilai tukar dan harga emas terhadap inflasi pada jangka pendek dan panjang menunjukkan bahwa pengaruh signifikan dan positif terhadap perubahan inflasi di Jawa barat.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis lebih lanjut faktor-faktor yang mempengaruhi persistensi inflasi di Jawa Barat, seperti pengaruh kebijakan pemerintah, bencana alam, wabah penyakit, dan gangguan distribusi bahan pangan. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang dan pendek dari variabel-variabel tersebut terhadap inflasi di Jawa Barat. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis lebih lanjut komoditas-komoditas yang memiliki persistensi inflasi tinggi dan rendah, serta waktu yang diperlukan untuk kembali ke situasi normal. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih mendalam dalam memahami dinamika inflasi di Jawa Barat dan memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih efektif.

  1. KREDIBILITAS BANK SENTRAL DAN PERSISTENSI INFLASI DI INDONESIA | EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan).... doi.org/10.24034/j25485024.y2013.v17.i2.157KREDIBILITAS BANK SENTRAL DAN PERSISTENSI INFLASI DI INDONESIA EKUITAS Jurnal Ekonomi dan Keuangan doi 10 24034 j25485024 y2013 v17 i2 157
  2. "Persistensi Inflasi di Jakarta dan Implikasinya terhadap Kebijakan Pen" by Trinil Arimurti... doi.org/10.21098/bemp.v14i1.454Persistensi Inflasi di Jakarta dan Implikasinya terhadap Kebijakan Pen by Trinil Arimurti doi 10 21098 bemp v14i1 454
  3. PENGARUH INFLASI TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA | Journal of Management : Small and Medium... doi.org/10.35508/jom.v13i3.3311PENGARUH INFLASI TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA Journal of Management Small and Medium doi 10 35508 jom v13i3 3311
  4. Media Ekonomi. analisis pengaruh uang beredar suku bunga sbi nilai tukar inflasi ekonomi main navigation... e-journal.trisakti.ac.id/index.php/medek/article/view/2251Media Ekonomi analisis pengaruh uang beredar suku bunga sbi nilai tukar inflasi ekonomi main navigation e journal trisakti ac index php medek article view 2251
Read online
File size454.21 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test