STAIDUBASTAIDUBA

Al-Irfan : Journal of Arabic Literature and Islamic StudiesAl-Irfan : Journal of Arabic Literature and Islamic Studies

Kecemasan selalu menjadi topik yang menarik, bagaimana kecemasan dapat menjadi pintu masuk menuju gangguan kepribadian lainnya dan bagaimana manusia mampu beradaptasi mengatasi kecemasan menjadi tema riset yang tetap hangat untuk dikaji. Penelitian ini mengkaji apa itu kecemasan, bagaimana penelitian terdahulu mampu mengatasi kecemasan. Penelitian ini menggunakan dua sudut pandang, yaitu psikologi secara umum dan psikologi Islam khususnya Psikoterapi Islam. Penelitian ini menggunakan metode literature reviews, yang berasal dari Garuda (Garba Rujukan Digital) dari Kemenristek-Brin, untuk dikaji teknik apa saja yang bisa menurunkan kecemasan. Hasilnya diperoleh bahwa selain psikoterapi, psikoterapi Islam juga sudah mulai digunakan untuk menurunkan tingkat kecemasan individu.

Kajian-kajian psikologi dibidang psikoterapi islam masih terbilang kurang.Karena ranah penelitian dibidang ini terkadang masih dipersepsikan dengan nuansa tidak ilmiah atau tidak rasional.Padahal jika kita menggunakan metode penelitian yang tepat, maka psikoterapi islam akan berkembang sejajar dengan psikoterapi lainnya.Salah satu faktor penyebabnya karena kurangnya pemahaman mengenai terapi-terapi yang ada di dalam Islam itu sendiri.Konsekuensi mengembangkan konsep Psikoterapi Islam akan memunculkan berbagai macam masukkan dan saran untuk pengembangan ke ilmuan yang lebih baik.Kritik dan saran yang ditujukan untuk pengembangan ke ilmuan sebaiknya ditanggapi dengan dalil dan argumentasi secara sistematis bukan dengan sikap emosional.Pembahasan, penelitian, dan pelatihan mengenai psikoterapi islam hendaknya lebih banyak dilaksanakan, agar para pihak yang berkepentingan seperti, mahasiswa, ilmuwan psikologi, dan psikolog mampu mendapatkan tempat pengembangan kompetensi psikoterapi islam.Peningkatan kemampuan ilmuwan psikologi, ataupun psikolog diharapkan dapat secara signifikan mampu meningkatkan pula akan penggunaan, kajian dan penelitian mengenai psikoterapi islam.Tema psikoterapi islam ini menurut tinjauan penulis akan lebih banyak berkembang mengingat banyaknya program studi (prodi) di lingkup PTKIN sudah banyak membuka Prodi Psikologi ataupun Psikologi Islam.

Untuk mengembangkan konsep psikoterapi Islam, diperlukan pemahaman yang lebih mendalam tentang terapi-terapi yang ada dalam Islam. Kritik dan saran yang diberikan untuk pengembangan ilmu ini sebaiknya ditanggapi dengan dalil dan argumentasi yang sistematis, bukan dengan emosi. Pembahasan, penelitian, dan pelatihan mengenai psikoterapi Islam perlu ditingkatkan agar mahasiswa, ilmuwan psikologi, dan psikolog dapat mengembangkan kompetensi mereka dalam bidang ini. Dengan demikian, penggunaan, kajian, dan penelitian tentang psikoterapi Islam dapat meningkat secara signifikan. Selain itu, dengan banyaknya program studi psikologi dan psikologi Islam di PTKIN, tema psikoterapi Islam diharapkan akan semakin berkembang.

  1. Vol 5, No 2 (2019). vol available december doi http dx esoterik v5i2 articles ahmad shofi muhyiddin rif... doi.org/10.21043/esoterik.v5i2Vol 5 No 2 2019 vol available december doi http dx esoterik v5i2 articles ahmad shofi muhyiddin rif doi 10 21043 esoterik v5i2
  2. Representasi Konflik Batin dan Identitas Diri dalam Tokoh Haia Novel Laut Tengah Melalui Pendekatan Psikologi... doi.org/10.61132/morfologi.v3i4.1881Representasi Konflik Batin dan Identitas Diri dalam Tokoh Haia Novel Laut Tengah Melalui Pendekatan Psikologi doi 10 61132 morfologi v3i4 1881
  3. Pengaruh Membaca Al Fatihah Reflektif Intuitif terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan Berbicara di Depan... doi.org/10.24014/jp.v13i2.4299Pengaruh Membaca Al Fatihah Reflektif Intuitif terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan Berbicara di Depan doi 10 24014 jp v13i2 4299
Read online
File size496.11 KB
Pages22
DMCAReport

Related /

ads-block-test