STIKES MAJAPAHITSTIKES MAJAPAHIT

MEDICA MAJAPAHITMEDICA MAJAPAHIT

Stunting adalah masalah gizi kronis pada anak balita yang menyebabkan tinggi anak tidak sesuai dengan usianya. Stunting pada balita memerlukan perhatian khusus karena dapat menghambat perkembangan fisik dan mental anak, yang secara tidak langsung akan berkaitan dengan risiko kesakitan dan kematian. Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021 menunjukkan angka prevalensi stunting di Indonesia mencapai 24,4%, dengan Pasuruan memiliki prevalensi 18,10% pada tahun 2021 dan 13,4% pada tahun 2022. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan hubungan antara pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada balita berusia 24-59 bulan di Desa Mingir. Penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional ini melibatkan 315 responden yang dipilih secara simple random sampling. Hasil analisis bivariat dengan uji chi-square menunjukkan hubungan yang signifikan antara pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan di Desa Minggir (p=0,000<0,05) dengan OR=0,045<1, yang berarti balita yang diberi ASI eksklusif memiliki faktor protektif terhadap stunting sebesar 0,045 kali.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan di Desa Minggir Kecamatan Winongan Kabupaten Pasuruan.Balita yang diberi ASI eksklusif sebagian besar tidak mengalami stunting, sedangkan balita non-ASI eksklusif sebagian besar mengalami stunting.Penelitian ini juga menemukan bahwa ASI eksklusif memiliki kontribusi besar terhadap tumbuh kembang dan daya tahan tubuh anak, serta dapat menjadi faktor protektif terhadap stunting.Untuk mencegah dan mengurangi stunting pada balita, selain penerapan ASI eksklusif, juga diperlukan dukungan perbaikan kondisi sosial dan ekonomi, tingkat pendidikan, masalah penyakit infeksi, dan pemberdayaan wanita.

Berdasarkan hasil penelitian dan saran penelitian lanjutan yang ada, berikut adalah tiga saran penelitian baru yang dapat dikembangkan: 1. Mengkaji lebih lanjut faktor-faktor penyebab stunting pada balita, termasuk faktor langsung dan tidak langsung, serta intervensi spesifik nutrisi yang dapat mencegah dan mengurangi stunting. 2. Meneliti efek jangka panjang pemberian ASI eksklusif terhadap pertumbuhan dan perkembangan fisik serta kognitif anak, serta hubungannya dengan penurunan risiko stunting. 3. Menganalisis peran pemberdayaan wanita dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting, serta strategi-strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan partisipasi dan keterlibatan wanita dalam program-program kesehatan dan gizi.

Read online
File size149.69 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test