ZAMRONEDUZAMRONEDU
Ad-Daqqoq: Journal of Religion and Social MovementAd-Daqqoq: Journal of Religion and Social MovementPenelitian ini bertujuan untuk mendekonstruksi gerakan sosial-ekonomi oleh KH. Sholeh Darat (1820-1903), seorang ulama Jawa dan tokoh anti-kolonial, dengan menganalisis pendekatan integratifnya dalam menggabungkan teologi Islam, fikih kontekstual, dan politik budaya sebagai bentuk counter-hegemony terhadap penetrasi ekonomi dan budaya kolonial Belanda. Menggunakan pendekatan historis-filosofis kualitatif, penelitian ini menganalisis data primer dari karya-karya KH. Sholeh Darat, terutama Majmuat al-Shariah al-Kafiyah li al-Awam dan Faid al-Rahman, melalui analisis isi dan hermeneutika kritis. Temuan mengungkapkan bahwa KH. Sholeh Darat mengembangkan strategi pemberdayaan tiga lapis: (1) mengkontekstualisasikan hukum ekonomi Islam (misalnya zakat dengan ukuran lokal Jawa) agar dapat diakses dan memberdayakan masyarakat awam; (2) mengkritik praktik ekonomi yang tidak rasional dan tidak produktif (misalnya sesajen) untuk memajukan etika ekonomi yang rasional dan produktif; (3) memperkuat identitas budaya melalui penggunaan bahasa Jawa dan aksara Pegon, serta penolakan simbol kolonial, untuk membangun kemandirian mental dan ekonomi. Kajian ini berkontribusi pada pemahaman gerakan sosial Islam di era kolonial yang melampaui resistensi politik hingga mencakup pemberdayaan sosial-ekonomi holistik.
Sholeh Darat tidak hanya berperan sebagai ulama dan pendidik keagamaan, tetapi juga sebagai aktor sosial yang secara sadar merumuskan strategi counter-hegemony terhadap kolonialisme Belanda melalui pendekatan sosio-ekonomi yang terintegrasi.Dengan mengkaji karya-karya utamanya, terutama Majmuat al-Shariah al-Kafiyah li al-Awam dan Faid al-Rahman, penelitian ini menemukan bahwa pemikiran Sholeh Darat bekerja secara simultan pada tiga ranah utama.kontekstualisasi fikih muamalah, rasionalisasi etika ekonomi umat, dan penguatan identitas budaya berbasis bahasa lokal.Pertama, kontekstualisasi fikih muamalah memperlihatkan bagaimana hukum Islam digunakan sebagai instrumen pemberdayaan sosial-ekonomi.Dengan menerjemahkan norma fikih ke dalam bahasa dan ukuran lokal, Sholeh Darat mendemokratisasi akses umat terhadap hukum Islam sekaligus membangun etika ekonomi berbasis keadilan dan solidaritas sosial.Kedua, kritik terhadap praktik ekonomi ritualistik yang tidak produktif menunjukkan upaya rasionalisasi internal masyarakat Muslim, di mana tradisi tidak ditolak secara total, tetapi diseleksi berdasarkan kemaslahatan sosial dan daya tahan ekonomi umat.Ketiga, penggunaan bahasa Jawa dan aksara Pegon sebagai medium transmisi keilmuan berfungsi sebagai strategi kultural untuk membangun kemandirian mental dan epistemik umat di tengah hegemoni kolonial.Secara teoretis, penelitian ini berkontribusi pada pengembangan studi Islam Nusantara dan gerakan sosial Islam dengan menunjukkan bahwa resistensi kolonial tidak selalu termanifestasi dalam bentuk perlawanan politik terbuka.Sebaliknya, melalui reformulasi fikih, etika ekonomi, dan politik budaya, KH.Sholeh Darat menawarkan model counter-hegemony berbasis pengetahuan dan moralitas yang bekerja di tingkat akar rumput.Temuan ini memperluas pemahaman tentang peran ulama sebagai agen transformasi sosial-ekonomi yang aktif dan reflektif terhadap struktur kekuasaan.
Berdasarkan temuan penelitian ini, saran penelitian lanjutan dapat diarahkan pada kajian komparatif antara KH. Sholeh Darat dan ulama Nusantara lainnya, atau pada analisis resepsi pemikiran fikih dan etika ekonominya dalam tradisi pesantren dan komunitas Muslim kontemporer. Hal ini menjadi semakin urgen mengingat pesantren modern saat ini masih menghadapi tantangan dominasi keilmuan Barat yang berpotensi mengikis identitas budaya dan keilmuan lokal. Warisan intelektual Sholeh Darat tentang kontekstualisasi fikih, rasionalisasi ekonomi, dan politik bahasa dapat menjadi sumber inspirasi bagi pengembangan kurikulum pesantren yang lebih berakar pada tradisi lokal namun tetap responsif terhadap dinamika global. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi lebih lanjut dampak langsung pemikiran Sholeh Darat terhadap praktik ekonomi masyarakat Jawa secara luas, serta menganalisis bagaimana strategi counter-hegemony yang dikembangkan Sholeh Darat dapat diterapkan atau disesuaikan dalam konteks sosial-ekonomi kontemporer.
- KONTEKSTUALISASI NILAI-NILAI FIQH MUAMALAH DALAM AKTIVITAS EKONOMI | TIJAROTANA : Jurnal Ekonomi Dan... ejournal.stiesbabussalam.ac.id/index.php/tijarotana/article/view/66KONTEKSTUALISASI NILAI NILAI FIQH MUAMALAH DALAM AKTIVITAS EKONOMI TIJAROTANA Jurnal Ekonomi Dan ejournal stiesbabussalam ac index php tijarotana article view 66
- The Origins of Islamic Reformism in Southeast Asia: Networks of Malay-Indonesian and Middle Eastern `Ulama’... ajis.org/index.php/ajiss/article/view/1565The Origins of Islamic Reformism in Southeast Asia Networks of Malay Indonesian and Middle Eastern UlamaAo ajis index php ajiss article view 1565
- IBDA": Jurnal Kajian Islam dan Budaya. karya ulama nusantara telaah teks wacana praksis ibda jurnal... ejournal.uinsaizu.ac.id/index.php/ibda/article/view/2983IBDA Jurnal Kajian Islam dan Budaya karya ulama nusantara telaah teks wacana praksis ibda jurnal ejournal uinsaizu ac index php ibda article view 2983
| File size | 672.79 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
UINSAIDUINSAID Berangkat dari kritik terhadap reduksionisme paradigma psikologi sekuler yang cenderung melihat manusia sebagai entitas biologis-mekanistik, studi iniBerangkat dari kritik terhadap reduksionisme paradigma psikologi sekuler yang cenderung melihat manusia sebagai entitas biologis-mekanistik, studi ini
JURNALALKHAIRATJURNALALKHAIRAT Integrasi ini menyelaraskan multikulturalisme dengan prinsip-prinsip keadilan, kesetaraan, toleransi, dan menghormati keragaman, sehingga dapat diterimaIntegrasi ini menyelaraskan multikulturalisme dengan prinsip-prinsip keadilan, kesetaraan, toleransi, dan menghormati keragaman, sehingga dapat diterima
SADRASADRA Al-Kindī memang banyak mengambil inspirasi dari filsuf Yunani seperti Plato dan Aristoteles, tetapi ia tidak memandang ide-ide mereka sebagai sesuatuAl-Kindī memang banyak mengambil inspirasi dari filsuf Yunani seperti Plato dan Aristoteles, tetapi ia tidak memandang ide-ide mereka sebagai sesuatu
TIGA MUTIARATIGA MUTIARA Penelitian ini menganalisis tantangan dan peluang pendidikan Islam di sekolah pada era Society 5. 0, yang ditandai dengan penggunaan inovasi revolusi industriPenelitian ini menganalisis tantangan dan peluang pendidikan Islam di sekolah pada era Society 5. 0, yang ditandai dengan penggunaan inovasi revolusi industri
IBNUSINAPUBLISHERIBNUSINAPUBLISHER Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif analitis dengan menganalisis literatur dan sumber-sumber sekunder yang relevan untuk memberikan gambaranPenelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif analitis dengan menganalisis literatur dan sumber-sumber sekunder yang relevan untuk memberikan gambaran
IAIN MADURAIAIN MADURA Merariq adalah salah satu tradisi pernikahan masyarakat Sasak Lombok, tetapi merupakan institusi sosial-budaya pernikaran utama di kalangan Wetu Telu.Merariq adalah salah satu tradisi pernikahan masyarakat Sasak Lombok, tetapi merupakan institusi sosial-budaya pernikaran utama di kalangan Wetu Telu.
JURNALEDUKASIAJURNALEDUKASIA Kelima pendekatan tersebut telah menopang struktur sentral pendidikan Islam rahmatan lil alamin yang mendasari model deradikalisasi dan deideologisasiKelima pendekatan tersebut telah menopang struktur sentral pendidikan Islam rahmatan lil alamin yang mendasari model deradikalisasi dan deideologisasi
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Misalnya memasukkan nilai-nilai Islam moderat melalui tujuan pembelajaran, materi pembelajaran, metode pembelajaran, media pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran.Misalnya memasukkan nilai-nilai Islam moderat melalui tujuan pembelajaran, materi pembelajaran, metode pembelajaran, media pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran.
Useful /
ZAMRONEDUZAMRONEDU Oleh karena itu, idealisme al-Hadi harus dilanjutkan untuk memperkuat gerakan intelektual, memperbaharui nilai peradaban berlandaskan prinsip Islam, danOleh karena itu, idealisme al-Hadi harus dilanjutkan untuk memperkuat gerakan intelektual, memperbaharui nilai peradaban berlandaskan prinsip Islam, dan
ZAMRONEDUZAMRONEDU Selain itu, penelitian ini menjelaskan peran agama dalam membentuk interaksi sosial dan identitas budaya. Penelitian ini juga menggali kontribusi agamaSelain itu, penelitian ini menjelaskan peran agama dalam membentuk interaksi sosial dan identitas budaya. Penelitian ini juga menggali kontribusi agama
ZAMRONEDUZAMRONEDU Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa konsep teologi humanis dari al-Maun yang diterapkan dalam AUM bidang pendidikan mampu menjadi strategi efektifKesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa konsep teologi humanis dari al-Maun yang diterapkan dalam AUM bidang pendidikan mampu menjadi strategi efektif
IBNUSINAPUBLISHERIBNUSINAPUBLISHER Artikel ini juga membahas tentang biografi pengasuh pondok yaitu Kh. Saifuddin beserta perkembangan Pondok Pesantren Darul Istiqomah hingga saat ini. PondokArtikel ini juga membahas tentang biografi pengasuh pondok yaitu Kh. Saifuddin beserta perkembangan Pondok Pesantren Darul Istiqomah hingga saat ini. Pondok