UNTANUNTAN

Journal of English Language Teaching Innovations and Materials (Jeltim)Journal of English Language Teaching Innovations and Materials (Jeltim)

Dampak pandemi COVID-19 telah mendorong institusi pendidikan untuk beradaptasi dengan pendekatan baru agar siswa dapat terlibat dalam pembelajaran jarak jauh. Untuk memastikan pengalaman belajar yang lancar bagi siswa, institusi pendidikan telah mengadopsi pendekatan pembelajaran blended atau hybrid. Etnografi naratif ini menjelajahi dinamika keterlibatan siswa dalam konteks lanskap pasca-pandemi. Dengan menyintesis data kualitatif dalam bentuk cerita pribadi, penelitian ini bertujuan untuk memberikan wawasan berharga bagi pendidik, administrator, dan pembuat kebijakan untuk meningkatkan kualitas dan inklusivitas pengalaman pembelajaran hybrid pasca-pandemi, serta menyoroti strategi yang mendorong keterlibatan siswa yang efektif dalam lingkungan pembelajaran hybrid. Temuan menunjukkan bahwa keterlibatan kognitif, sosial, dan emosional dalam pembelajaran hybrid melibatkan proses pengajaran dan pembelajaran kolaboratif yang memerlukan kerja sama aktif antara siswa dan guru untuk memperoleh pengetahuan. Menghadapi dinamika sociocultural yang muncul terkait pembelajaran hybrid, guru harus hadir dan mewujudkan pola perilaku yang diinginkan bagi siswa. Penelitian ini merekomendasikan agar guru berkolaborasi secara aktif dan membangun koneksi bermakna antara materi pelajaran dengan konteks, isu, dan skenario dunia nyata sebagai model perilaku siswa.

Pendekatan pembelajaran hybrid merupakan strategi pedagogis yang signifikan yang mendorong pengajaran interaktif dan pembelajaran kolaboratif.Hal ini memungkinkan siswa dan guru untuk terlibat dalam proyek bersama tanpa dibatasi oleh jarak atau waktu.Peran tradisional siswa dan instruktur berubah akibat pembelajaran hybrid, yang membawa transformasi.Fokusnya adalah pada proses kognitif, sosial, dan emosional, serta mendorong partisipasi aktif dalam pengembangan pengetahuan dari kedua pihak.Akibatnya, guru harus mengambil peran baru sebagai fasilitator, mediator, mentor, dan pelatih untuk menyesuaikan diri dengan dinamika belajar yang berubah.Karena pembelajaran hybrid memberikan siswa banyak kesempatan untuk berinteraksi secara bermakna, penting untuk mengakui relevansi partisipasi aktif dalam pembelajaran offline dan online.Berdasarkan temuan penelitian, untuk mendorong keterlibatan siswa di kelas dan mencapai hasil yang sukses dalam pembelajaran hybrid, penting untuk membawa siswa dan guru bersama-sama untuk berkolaborasi dalam menghasilkan output yang ditandai dengan interaksi dan konektivitas yang bermakna.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menyelidiki lebih lanjut bagaimana pendekatan pembelajaran hybrid yang digunakan di tengah krisis kesehatan global ini dikonseptualisasikan, bagaimana pendekatan ini diterapkan untuk melibatkan siswa dalam belajar, dan bagaimana guru merespons tantangan kelas serta konstruksi konteks sociocultural baru dari pembelajaran dalam pendekatan metodologis yang berbeda. Selain itu, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi-strategi yang efektif dalam meningkatkan keterlibatan siswa dalam lingkungan pembelajaran hybrid, serta bagaimana guru dapat hadir dan menjadi model perilaku yang diinginkan bagi siswa. Penelitian juga dapat dilakukan untuk menganalisis dampak pembelajaran hybrid terhadap hasil belajar siswa dan bagaimana pembelajaran hybrid dapat dioptimalkan untuk mencapai tujuan pembelajaran yang lebih baik.

  1. Collaborative and meaningful engagement in hybrid learning: Post-pandemic narrative ethnography | Journal... jurnal.untan.ac.id/index.php/JELTIM/article/view/71725Collaborative and meaningful engagement in hybrid learning Post pandemic narrative ethnography Journal jurnal untan ac index php JELTIM article view 71725
Read online
File size494.72 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test