UNESPADANGUNESPADANG

Ekasakti Educational JournalEkasakti Educational Journal

Berdasarkan hasil diskusi terbatas dengan para guru mengajar di kelas XI SMA Negeri 1 Sitiung, diketahui bahwa rendahnya wawasan profesionalisme guru disebabkan antara lain oleh beberapa alasan, yaitu: rendahnya kesadaran guru untuk memperbaharui pengetahuan, terbatasnya kesempatan guru mengikuti pelatihan-pelatihan profesional, kurang aktifnya pertemuan antar guru, supervisi yang dilakukan lebih cenderung menitikberatkan pada aspek administrasi, dan pemberian kredit jabatan fungsional guru yang ditunjukan untuk memacu kinerja guru pada prakteknya hanya bersifat formalitas. Metode penelitian yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) adalah jenis penelitian yang dilakukan oleh kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kombinasi pendekatan profesi dan pendekatan penulis pada supervisi pengajaran menunjukkan bahwa terjadi peningkatan dalam melaksanakan proses belajar mengajar. Saran penulis agar guru-guru harus mendapat kepercayaan dari siswa yang mana akan bermuara pada kepercayaan dari masyarakat.

Penerapan kombinasi pendekatan profesi dan pendekatan penulis pada supervisi pengajaran dengan menggunakan teknik pertemuan formal dan teknik menggunakan pendapat siswa dapat meningkatkan secara optimal komitmen guru-guru yang mengajar di SMA XI SMA Negeri 1 Sitiung dalam melaksanakan proses belajar mengajar.Melalui analisis deskriptif didapat hasil sebanyak 81,25% guru dengan nilai sangat baik dan 18,75% guru yang mendapatkan nilai baik.Penerapan kombinasi pendekatan profesi dan pendekatan penulis pada supervisi pengajaran dengan menggunakan teknik pertemuan formal dan teknik menggunakan pendapat siswa dapat meningkatkan secara optimal Supervisi KBM Guru yang mengajar di SMA XI SMA Negeri 1 Sitiung dalam melaksanakan proses belajar mengajar.Melalui analisis deskriptif didapat hasil sebanyak 86,4% guru dengan nilai sangat baik dan 10,2% guru yang mendapatkan nilai baik.Penerapan kombinasi pendekatan profesi dan pendekatan penulis pada supervisi pengajaran dengan menggunakan teknik pertemuan formal dan teknik menggunakan pendapat siswa dapat meningkatkan secara optimal Proses Belajar Mengajar (PBM) yang mengajar di SMA XI SMA Negeri 1 Sitiung dalam melaksanakan proses belajar mengajar.Melalui analisis deskriptif didapat hasil sebanyak 90,6% guru dengan nilai sangat baik dan 7% guru yang mendapatkan nilai baik.Penerapan kombinasi pendekatan profesi dan pendekatan penulis pada supervisi pengajaran dengan menggunakan teknik pertemuan formal dan teknik menggunakan pendapat siswa dapat meningkatkan secara optimal pembinaan profesional guru yang mengajar di SMA XI SMA Negeri 1 Sitiung dalam melaksanakan proses belajar mengajar.Melalui analisis deskriptif didapat hasil sebanyak 66,7% guru dengan nilai sangat baik dan 12,5% guru yang mendapatkan nilai baik.

Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: . 1. Mengembangkan model pembinaan profesional guru yang lebih komprehensif, dengan mempertimbangkan berbagai faktor yang mempengaruhi kemampuan guru dalam mengajar, seperti motivasi, pengetahuan, dan keterampilan. . 2. Meneliti dampak jangka panjang dari program pembinaan profesional guru terhadap kualitas pembelajaran dan prestasi siswa. Apakah peningkatan kemampuan guru yang dicapai melalui program ini dapat bertahan dan berdampak positif pada hasil belajar siswa dalam jangka waktu yang lebih lama? . 3. Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan program pembinaan profesional guru, seperti dukungan manajemen sekolah, kolaborasi antar guru, dan partisipasi aktif siswa dalam memberikan umpan balik. Dengan memahami faktor-faktor ini, penelitian lanjutan dapat mengusulkan strategi-strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan kualitas pembinaan profesional guru.

Read online
File size744.27 KB
Pages19
DMCAReport

Related /

ads-block-test