STIKESBANYUWANGISTIKESBANYUWANGI

JURNAL PENDIDIKAN & PENGAJARAN (JUPE2)JURNAL PENDIDIKAN & PENGAJARAN (JUPE2)

Penelitian ini membahas tentang Pengaruh Pembiasaan Shalat Dhuha Terhadap Kedisiplinan Peseta Didik Kelas VIII di Madrasah Tsanawiyah Jakarta Pusat. Pada dasarnya kedisiplinan peserta didik perlu ditingkatkan agar peserta didik memiliki rasa tanggung jawab di sekolah. Penelitian ini fokus untuk mengetahui besaran pengaruh Pembiasaan Shalat Dhuha Terhadap Kedisiplinan Peseta Didik. Jenis penelitian ini kuantitatif, fokus pada pengungkapan pengaruh antar variabel. Populasinya adalah kelas VIII C dan kelas VIII D Madrasah Tsanawiyah Jakarta Pusat yang terdiri 58 peserta didik. Data diperoleh melalui angket. Selanjutnya penelitian ini dianalisis dengan statistic deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: pembiasaan shalat dhuha (X) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kedisiplinan peserta didik (Y), besaran pengaruh pembiasaan shalat dhuha terhadap kedisiplinan peserta didik sebesar 25,8 %, berdasarkan temuan penelitian bahwa kebiasaan shalat dhuha memiliki pengaruh terhadap kedisiplinan berupa tertib, mematuhi norma, dan tanggung jawab. Sedangkan sisanya dijelaskan oleh variabel lain yang tidak digunakan dalam penelitian ini.

Pembiasaan shalat dhuha terbukti memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap kedisiplinan peserta didik, dengan kontribusi sebesar 25,8% terhadap variasi disiplin yang terukur.Kebiasaan melaksanakan shalat dhuha secara rutin membantu siswa menginternalisasi nilai-nilai kedisiplinan, seperti ketepatan waktu, kepatuhan terhadap norma sekolah, dan tanggung jawab dalam penggunaan seragam.Oleh karena itu, integrasi nilai religius seperti shalat dhuha dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan kedisiplinan dan kualitas pendidikan secara keseluruhan.

Penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan sampel dengan melibatkan lebih banyak sekolah, kelas, dan jenjang pendidikan untuk menguji generalisasi temuan mengenai pengaruh pembiasaan shalat dhuha terhadap kedisiplinan siswa. Selain itu, penting untuk menyelidiki peran mediasi faktor-faktor eksternal seperti keterlibatan orang tua, lingkungan rumah, dan dukungan sosial dalam memperkuat hubungan antara kebiasaan shalat dhuha dan disiplin peserta didik. Selanjutnya, penelitian dapat mengeksplorasi dampak integrasi shalat dhuha dengan program ekstrakurikuler, misalnya kegiatan keagamaan berbasis tim atau klub, terhadap perkembangan karakter holistik serta prestasi akademik siswa. Dengan pendekatan longitudinal, studi ini dapat menilai perubahan perilaku disiplin dari waktu ke waktu dan mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi pada keberlanjutan kebiasaan. Hasilnya diharapkan memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih komprehensif bagi institusi pendidikan untuk mengoptimalkan program keagamaan sebagai alat pembentukan karakter.

  1. Peran Guru PAI dalam Membentuk Karakter Kedisiplinan Siswa Melalui Kegiatan Keagamaan (Jamaah Sholat... japendi.publikasiindonesia.id/index.php/japendi/article/view/3164Peran Guru PAI dalam Membentuk Karakter Kedisiplinan Siswa Melalui Kegiatan Keagamaan Jamaah Sholat japendi publikasiindonesia index php japendi article view 3164
  2. Pengaruh Implementasi Kegiatan keagamaan (Pembinaan, Pembiasaan, Pendidikan), Terhadap Peningkatan Semangat... dinastirev.org/JMPIS/article/view/1653Pengaruh Implementasi Kegiatan keagamaan Pembinaan Pembiasaan Pendidikan Terhadap Peningkatan Semangat dinastirev JMPIS article view 1653
Read online
File size391.49 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test