LPPPIPUBLISHINGLPPPIPUBLISHING
International Journal Of Education, Social Studies, And Management (IJESSM)International Journal Of Education, Social Studies, And Management (IJESSM)Dari analisis yang dilakukan terhadap konsep dasar komunikasi Islam, dapat disimpulkan bahwa komunikasi Islam diformulasikan sebagai proses pertukaran pesan berdasarkan ajaran Islam dengan tujuan mencapai kebenaran, harmoni, dan ridha Allah. Prinsip-prinsipnya meliputi kejujuran (as-sidq), amanah, keadilan (al-adalah), hikmah, dan moderasi (wasatiyyah). Prinsip-prinsip ini mengarahkan setiap aspek komunikasi agar berorientasi pada nilai-nilai moral dan transendental, membedakannya dari komunikasi sekuler yang seringkali berfokus pada tujuan pragmatis atau materialistik. Komunikasi dakwah bertujuan untuk menyebarkan ajaran Islam dengan bijaksana, penuh hikmah, dan penuh kasih sayang, seperti yang ditunjukkan oleh para nabi. Komunikasi nabi, yang menekankan kualitas nabi seperti shiddiq (jujur), amanah (amanah), tabligh (menyampaikan), dan fathanah (cerdas), memiliki relevansi tinggi di dunia modern. Dalam konteks ini, dakwah dan komunikasi nabi dapat diterapkan melalui media sosial, pendidikan, dan dialog interaktif yang memprioritaskan etika Islam, sehingga efektif dalam melawan disinformasi, menyelesaikan konflik, dan memperkuat hubungan sosial yang harmonis. Sumber utama komunikasi Islam adalah Al-Quran, Hadis, dan sumber lain seperti ijma (konsensus para ulama) dan qiyas (analogi hukum) adalah fondasi utama komunikasi Islam. Al-Quran memberikan panduan moral dan prinsip komunikasi yang adil dan jujur. Hadis menggambarkan praktik komunikasi Nabi Muhammad SAW yang penuh hikmat dan kasih sayang. Relevansi sumber-sumber ini dalam kehidupan modern terletak pada kemampuannya menjadi panduan etika komunikasi, baik dalam hubungan antar pribadi maupun dalam penggunaan teknologi komunikasi.
Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran dan rekomendasi mengenai konsep dasar komunikasi Islam dapat disampaikan sebagai berikut.Upaya perlu dilakukan untuk memperluas pemahaman masyarakat, terutama generasi muda, tentang komunikasi Islam.Institusi pendidikan dapat mengintegrasikan materi tentang prinsip-prinsip komunikasi Islam ke dalam kurikulum, baik di tingkat sekolah maupun perguruan tinggi, untuk membentuk generasi yang memprioritaskan nilai-nilai etis dalam komunikasi.Praktisi dakwah dan pemimpin masyarakat perlu mengadopsi kualitas nabi seperti shiddiq, amanah, tabligh, dan fathanah dalam setiap aktivitas komunikasi, baik melalui media tradisional maupun digital.Hal ini akan memperkuat penyampaian pesan yang efektif, etis, dan relevan dengan tantangan zaman.Komunikasi Islam harus selaras dengan perkembangan teknologi.Pemerintah, organisasi Islam, dan individu diharapkan menggunakan media sosial dan platform digital secara optimal untuk menyebarkan nilai-nilai Islam.Pembuatan konten kreatif berdasarkan ajaran Islam dapat menjadi strategi efektif untuk menjangkau audiens yang lebih luas.Literasi media berbasis Islam perlu diperkuat untuk membantu masyarakat memahami dan menerapkan komunikasi yang jujur, adil, dan bertanggung jawab.Program pelatihan literasi digital Islam dapat menjadi solusi untuk melawan hoaks, disinformasi, dan penyalahgunaan media sosial.Akademisi dan peneliti disarankan untuk terus mengeksplorasi komunikasi Islam dalam konteks global, terutama dalam kaitannya dengan tantangan modern seperti polarisasi sosial, konflik budaya, dan penggunaan teknologi.Hasil penelitian dapat menjadi panduan untuk implementasi yang lebih baik dalam kehidupan sehari-hari.
Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi, seperti: 1. Menganalisis peran teknologi dalam komunikasi Islam dan strategi efektif untuk memanfaatkan media sosial dalam menyebarkan pesan Islam yang relevan dengan generasi muda. 2. Meneliti bagaimana prinsip-prinsip komunikasi Islam dapat diterapkan dalam konteks bisnis dan iklan, serta dampaknya terhadap praktik komunikasi yang etis dan bertanggung jawab. 3. Mengkaji pengaruh komunikasi Islam dalam mengatasi polarisasi sosial dan konflik budaya, serta strategi komunikasi yang dapat memperkuat harmoni sosial. Penelitian ini dapat dilakukan dengan metode kualitatif, seperti studi kasus atau wawancara mendalam, untuk memahami perspektif dan pengalaman individu dalam menerapkan komunikasi Islam.
| File size | 280.49 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
E GREENATIONE GREENATION Penelitian ini mengonfirmasi bahwa literasi keuangan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan UMKM, menunjukkan bahwa kemampuanPenelitian ini mengonfirmasi bahwa literasi keuangan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan UMKM, menunjukkan bahwa kemampuan
E GREENATIONE GREENATION Sebaliknya, kepemilikan pemerintah dan Rating Bank Berbasis Risiko secara positif meningkatkan kepercayaan investor, khususnya dalam kondisi ketidakpastian.Sebaliknya, kepemilikan pemerintah dan Rating Bank Berbasis Risiko secara positif meningkatkan kepercayaan investor, khususnya dalam kondisi ketidakpastian.
E GREENATIONE GREENATION Dengan implementasi otonomi daerah, kabupaten dan kota diharuskan membiayai pembangunan secara mandiri dengan target minimal 30% dari Pendapatan Asli DaerahDengan implementasi otonomi daerah, kabupaten dan kota diharuskan membiayai pembangunan secara mandiri dengan target minimal 30% dari Pendapatan Asli Daerah
UNRIUNRI Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur organisasi dan kualitas audit tidak berdampak signifikan pada kualitas laporan keuangan, sedangkan sistem informasiHasil penelitian menunjukkan bahwa struktur organisasi dan kualitas audit tidak berdampak signifikan pada kualitas laporan keuangan, sedangkan sistem informasi
WALISONGOSAMPANGWALISONGOSAMPANG Menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi, penelitian ini menggali makna pengalaman para kiai, ustaz, santri, dan masyarakat sekitar melalui wawancaraMenggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi, penelitian ini menggali makna pengalaman para kiai, ustaz, santri, dan masyarakat sekitar melalui wawancara
SINTHOPSINTHOP Dengan mengaktifkan partisipasi masyarakat dan otoritas pemimpin tradisional, pageu gampong dapat memperkuat implementasi syariat dan meningkatkan kepercayaanDengan mengaktifkan partisipasi masyarakat dan otoritas pemimpin tradisional, pageu gampong dapat memperkuat implementasi syariat dan meningkatkan kepercayaan
LPPPIPUBLISHINGLPPPIPUBLISHING Dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini menganalisis praktik komunikasi yang ada dalam organisasi serta dampaknya terhadap hubungan antaranggota.Dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini menganalisis praktik komunikasi yang ada dalam organisasi serta dampaknya terhadap hubungan antaranggota.
LPPPIPUBLISHINGLPPPIPUBLISHING Hasil analisis menunjukkan bahwa semua variabel, yaitu kualitas produk, harga, lokasi, dan kualitas layanan, berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumenHasil analisis menunjukkan bahwa semua variabel, yaitu kualitas produk, harga, lokasi, dan kualitas layanan, berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen
Useful /
UPHUPH Dalam kegiatan pelatihan semacam ini beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah. (1) perlu dipertimbangkan waktu pelatihan, mengingat kegiatan guru banyakDalam kegiatan pelatihan semacam ini beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah. (1) perlu dipertimbangkan waktu pelatihan, mengingat kegiatan guru banyak
LPPPIPUBLISHINGLPPPIPUBLISHING Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas untuk mengumpulkan data yang dilakukan dalam satu kelas. Hasil Penelitian Tindakan Kelas padaPenelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas untuk mengumpulkan data yang dilakukan dalam satu kelas. Hasil Penelitian Tindakan Kelas pada
TRAVERSETRAVERSE Di antara ketiga jenis kalimat majemuk tersebut, jenis yang paling dominan adalah kalimat majemuk yang dibentuk oleh koordinator karena merupakan strukturDi antara ketiga jenis kalimat majemuk tersebut, jenis yang paling dominan adalah kalimat majemuk yang dibentuk oleh koordinator karena merupakan struktur
UPHUPH Pelatihan memberikan pengetahuan kepada peserta untuk memilah sampah sesuai kondisi lingkungan dan fasilitas yang ada, serta menjadi bekal untuk pelatihanPelatihan memberikan pengetahuan kepada peserta untuk memilah sampah sesuai kondisi lingkungan dan fasilitas yang ada, serta menjadi bekal untuk pelatihan