UINMADURAUINMADURA

Mabny: Journal of Sharia Management and BusinessMabny: Journal of Sharia Management and Business

Komunikasi adalah salah satu bagian utama dalam kehidupan umat manusia. Manusia diciptakan sebagai makhluk sosial, dimana mereka tidak bisa hidup tanpa orang lain. Pada saat bekerja, komunikasi dibutuhkan agar pekerjaan semakin lancar dan tujuan juga bisa tercapai. Pengaruh komunikasi terhadap kinerja karyawan itu sendiri yang menarik untuk diketahui. Komunikasi dalam perusahaan bisa diibaratkan seperti makanan bagi tubuh, yaitu merupakan hal yang paling penting dalam melakukan pekerjaan. Sebagai karyawan, mereka membutuhkan komunikasi agar bisa menyelesaikan pekerjaan yang telah disepakati. Selain itu, komunikasi juga bisa menghilangkan prasangka dan asumsi tidak benar antara karyawan, sehingga menciptakan lingkungan kerja yang sehat. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif deskriptif karena penelitian ini mempunyai tujuan untuk memperoleh jawaban yang terkait analisis pengaruh komunikasi terhadap kinerja karyawan sehingga pembahasannya harus secara kualitatif atau menggunakan uraian kata‑kata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Komunikasi memiliki hubungan yang erat dengan kinerja karyawan. Adanya komunikasi yang berjalan dengan baik akan sangat berpengaruh terhadap kinerja yang dihasilkan oleh karyawan. Karena pada dasarnya komunikasi dibutuhkan pada kegiatan yang ada, sehingga dengan adanya komunikasi yang baik maka dapat memacu para karyawan untuk dapat meningkatkan kinerja dan semangat kerja mereka masing-masing.

Komunikasi yang efektif meningkatkan kepuasan kerja karyawan melalui hubungan yang baik antara atasan dan bawahan, umpan balik, serta iklim komunikasi yang mendukung.Dengan komunikasi dua arah yang terstruktur, karyawan tidak kebingungan dalam melaksanakan SOP dan merasa lebih terlibat, sehingga produktivitas dan kinerja meningkat.Oleh karena itu, pemimpin harus menyampaikan tidak hanya perintah kerja tetapi juga informasi transparan tentang gaji, penghargaan, dan peluang promosi untuk meningkatkan kepuasan dan kinerja karyawan.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana penggunaan alat komunikasi digital, seperti aplikasi pesan instan dan platform kolaborasi daring, memengaruhi kinerja karyawan di perusahaan kecil dan menengah di Indonesia, dengan membandingkan tingkat efisiensi sebelum dan sesudah penerapan teknologi tersebut. Selanjutnya, penting untuk meneliti efektivitas program pelatihan komunikasi interpersonal yang dirancang khusus untuk meningkatkan kepuasan kerja dan kinerja, dengan menguji perbedaan hasil antara kelompok yang menerima pelatihan dan yang tidak pada berbagai sektor industri. Selain itu, sebuah studi kuantitatif dapat difokuskan pada peran motivasi karyawan sebagai variabel mediasi antara kualitas komunikasi organisasi dan pencapaian kinerja, sehingga dapat mengidentifikasi sejauh mana motivasi memperkuat atau melemahkan pengaruh komunikasi. Penelitian‑penelitian ini diharapkan memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang faktor‑faktor yang memperkuat hubungan antara komunikasi dan kinerja, serta menawarkan rekomendasi praktis bagi manajemen untuk meningkatkan produktivitas melalui strategi komunikasi yang lebih terintegrasi.

Read online
File size247.51 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test