ATIDEWANTARAATIDEWANTARA

SINGKERRUSINGKERRU

Hasil Programme for International Student Assessment (PISA) 2022 menunjukkan bahwa capaian literasi membaca siswa Indonesia masih berada di bawah rata-rata global, yang mencerminkan perlunya inovasi pembelajaran berbasis literasi dan teknologi. Kondisi tersebut semakin kompleks di wilayah geografis terpencil seperti Kecamatan Bastem, Kabupaten Luwu, di mana pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran Bahasa Inggris belum optimal. SMA Negeri 8 Luwu menghadapi permasalahan berupa keterbatasan media pembelajaran interaktif, rendahnya literasi digital siswa, serta kurangnya kepercayaan diri dalam kompetensi komunikatif. Program Pengabdian dan ini mengimplementasikan modul Bahasa Inggris berbasis teknologi interaktif yang adaptif terhadap kondisi infrastruktur lokal serta mampu meningkatkan literasi digital dan kompetensi komunikatif siswa. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, pengembangan e-module berbasis multimedia (audio, video, kuis interaktif), validasi ahli, pelatihan guru, implementasi pembelajaran selama 4-6 minggu, serta evaluasi melalui desain pre-test dan post-test. Indikator keberhasilan mencakup peningkatan skor minimal 20% pada ≥80% siswa, peningkatan partisipasi aktif dalam pembelajaran digital, serta kemampuan guru mengoperasikan modul secara mandiri. Program ini diharapkan menjadi model pembelajaran Bahasa Inggris berbasis teknologi yang berkelanjutan dan dapat direplikasi pada sekolah lain di wilayah rural Kabupaten Luwu.

Berdasarkan pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan di SMA Negeri 8 Luwu Kecamatan Bastem, Kabupaten Luwu, dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut.Pengembangan modul pembelajaran Bahasa Inggris berbasis teknologi interaktif dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kualitas proses belajar mengajar, khususnya pada sekolah yang memiliki keterbatasan media pembelajaran digital.Implementasi modul digital dalam pembelajaran Bahasa Inggris mampu meningkatkan partisipasi dan motivasi belajar siswa, serta membantu siswa memahami materi secara lebih mudah melalui penggunaan media audio, video, dan kuis interaktif.Pelatihan penggunaan modul kepada guru memberikan dampak positif terhadap peningkatan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran sehingga pembelajaran menjadi lebih inovatif dan variatif.Hasil evaluasi pembelajaran menunjukkan adanya peningkatan kemampuan siswa, baik dalam aspek pemahaman materi maupun kepercayaan diri dalam menggunakan Bahasa Inggris, yang tercermin dari peningkatan hasil pre-test dan post-test.Program pengabdian ini memberikan kontribusi nyata dalam penguatan literasi digital dan kompetensi komunikatif siswa, serta berpotensi untuk direplikasi pada sekolah lain di wilayah dengan kondisi geografis dan keterbatasan fasilitas yang serupa.Dengan demikian, pengembangan dan implementasi modul Bahasa Inggris berbasis teknologi interaktif merupakan strategi pembelajaran yang relevan dan berkelanjutan dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan, khususnya di daerah rural.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa saran berikut: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang dari implementasi modul Bahasa Inggris berbasis teknologi interaktif terhadap literasi digital dan kompetensi komunikatif siswa. Penelitian ini dapat dilakukan dengan menggunakan desain penelitian longitudinal untuk mengamati perkembangan siswa dalam jangka waktu yang lebih lama. Kedua, penelitian selanjutnya dapat berfokus pada pengembangan modul yang lebih spesifik dan terfokus pada aspek-aspek tertentu dalam pembelajaran Bahasa Inggris, seperti modul untuk meningkatkan kemampuan speaking atau writing. Dengan demikian, modul dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan tantangan yang spesifik dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Ketiga, penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi potensi penggunaan teknologi lain, seperti augmented reality atau virtual reality, dalam pembelajaran Bahasa Inggris di wilayah rural. Teknologi ini dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih imersif dan menarik bagi siswa, serta membantu meningkatkan motivasi dan keterlibatan mereka dalam pembelajaran.

  1. Development of Flipbook-Based E-Module Teaching Materials to Enhance Independence and Learning Outcomes... e-journal.undikma.ac.id/index.php/pedagogy/article/view/15101Development of Flipbook Based E Module Teaching Materials to Enhance Independence and Learning Outcomes e journal undikma ac index php pedagogy article view 15101
  2. Technology and Digital Literacy: Interrelationships and the Impact of Acceptance with Self-regulated... e3s-conferences.org/10.1051/e3sconf/202448204006Technology and Digital Literacy Interrelationships and the Impact of Acceptance with Self regulated e3s conferences 10 1051 e3sconf 202448204006
  3. PISA 2022 Results (Volume I) | OECD. pisa results volume oecd skip main content state learning equity... doi.org/10.1787/53f23881-enPISA 2022 Results Volume I OECD pisa results volume oecd skip main content state learning equity doi 10 1787 53f23881 en
  4. The role of Informal Digital Learning of English in Korean and Swedish EFL learners’ communication... bera-journals.onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/bjet.13082The role of Informal Digital Learning of English in Korean and Swedish EFL learnersyAAAo communication bera journals onlinelibrary wiley doi 10 1111 bjet 13082
Read online
File size455.27 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test