IAIN PALOPOIAIN PALOPO

Kelola: Journal of Islamic Education ManagementKelola: Journal of Islamic Education Management

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pembiasaan membaca dan menulis melalui Gerakan Literasi Sekolah (GLS) pada peserta didik kelas rendah (kelas II) dan kelas tinggi (kelas IV) di MIS DDI Lipu, Kabupaten Majene. Fokus penelitian meliputi perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi strategi pembiasaan literasi untuk meningkatkan minat baca dan tulis siswa. Penelitian ini relevan untuk memberikan solusi terhadap rendahnya kemampuan literasi dasar pada tingkat pendidikan dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informasi diperoleh dari tenaga pendidik, peserta didik, dan lingkungan sekolah sebagai sumber utama. Teknik analisis data melibatkan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk menghasilkan temuan yang valid. Validitas data diperkuat melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembiasaan membaca dan menulis yang dirancang secara terstruktur, seperti membaca bersama di kelas dan kegiatan menulis kreatif, mampu meningkatkan minat baca dan tulis siswa. Kendala utama berupa kurangnya fasilitas, seperti ruang perpustakaan yang memadai dan jumlah buku bacaan, menjadi hambatan yang harus diatasi.

Kesimpulannya, strategi pembiasaan membaca dan menulis melalui GLS berhasil meningkatkan budaya literasi di madrasah, meskipun masih diperlukan penguatan fasilitas dan keterlibatan orang tua.Evaluasi dan pengembangan berkelanjutan diharapkan menghasilkan hasil yang lebih merata dan berkelanjutan.Penelitian ini juga menegaskan bahwa implementasi strategi yang terstruktur memberikan dampak positif signifikan dalam menumbuhkan minat membaca dan menulis peserta didik, serta menjadi dasar bagi pengembangan program literasi yang lebih inovatif di masa depan.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji pengaruh penggunaan platform membaca digital terhadap minat dan kemampuan literasi peserta didik di madrasah ibtidaiyah yang memiliki fasilitas perpustakaan terbatas, sehingga dapat menilai efektivitas solusi teknologi dalam mengatasi kendala fisik. Selain itu, penting untuk meneliti sejauh mana program pelatihan literasi bagi orang tua dapat meningkatkan partisipasi mereka dalam mendampingi anak membaca dan menulis di rumah, yang diharapkan dapat memperkuat dukungan lingkungan keluarga terhadap budaya literasi. Selanjutnya, perbandingan antara klub membaca berbasis komunitas dengan kegiatan Gerakan Literasi Sekolah di sekolah dapat memberikan wawasan tentang kontribusi masing‑masing dalam membangun budaya literasi jangka panjang, sehingga dapat dijadikan acuan untuk memperluas model intervensi yang lebih berkelanjutan dan inklusif.

  1. Meningkatkan Minat Membaca melalui Gerakan Literasi Sekolah | Asatiza: Jurnal Pendidikan. minat membaca... doi.org/10.46963/asatiza.v1i3.163Meningkatkan Minat Membaca melalui Gerakan Literasi Sekolah Asatiza Jurnal Pendidikan minat membaca doi 10 46963 asatiza v1i3 163
  2. PENGARUH MODELLING THE WAY TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS CERITA FABEL SISWA SMP | Lestari P. | RETORIKA:... ojs.unm.ac.id/retorika/article/view/4854PENGARUH MODELLING THE WAY TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS CERITA FABEL SISWA SMP Lestari P RETORIKA ojs unm ac retorika article view 4854
  3. META-ANALYSIS: THE RELATIONSHIP BETWEEN SELF-REGULATED LEARNING AND MATHEMATICAL CRITICAL REASONING |... eid-journals.rtu.lv/eid/article/view/20META ANALYSIS THE RELATIONSHIP BETWEEN SELF REGULATED LEARNING AND MATHEMATICAL CRITICAL REASONING eid journals rtu lv eid article view 20
Read online
File size379.54 KB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test