UMPRUMPR

Anterior JurnalAnterior Jurnal

Lamut merupakan bagian dari puisi rakyat di kalangan masyarkat Banjar. Pelestarian dari puisi rakyat ialah penyampainnya melalui lisan atau dari mulut ke mulut. Lamut juga merupakan tradisi yang harus dilestarikan karena keberadaannya hampir punah. Penelitian ini bertujuan untuk megkaji Lamut sebagai bentuk bahan ajar yang bisa diajarkan pada lingkungan siswa. Siswa merupakan sasaran yang tepat untuk diajak melestarikan tradisi. Lamut karena siswa sebagai orang yang tepelajar dan memiliki kewajiban untuk menjaga tradisi dan budaya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pustaka dengan bentuk deskriptif analisis. Penelitian pustaka dilakukan peneliti dengan cara mengumpulkan data, mencatat, dan mengolah data sehingga ditemukan hasil yang disesuaikan denga teori-teori yang digunakan. Tenik analisis yang digunakan ialah teknik analisis konten dengan tujuan mengidentifikasi dari kumpulan data. Hasil dari penelitian ini ialah Lamut dapat menjadi mantra karena memiliki pengaruh nilai mistis, Lamut sebagai syair karena menceritakan kisah sejarah, dan Lamut sebagai penyampaian pantun. Penelitian ini juga menghasilkan nilai-nilai yang ditemukan dalam Lamut sebagai puisi rakyat. Niai-nilai tersebut diantaranya ialah nilai budaya, nilai sosial, dan nilai agama. Penelitian ini juga mengajak kepada pendidik untuk menjadikan Lamut sebagai bahan ajar pada materi Bahasa Indonesia di tingkat SMP/MTs.

Lamut merupakan tradisi lisan masyarakat Banjar yang termasuk puisi rakyat dan harus dilestarikan melalui pendidikan formal.Penelitian menunjukkan bahwa Lamut dapat berfungsi sebagai mantra, syair, dan pantun, serta mengandung nilai agama, sosial, dan budaya yang dapat dijadikan bahan ajar etnopedagogik.Oleh karena itu, penulis mengajak pendidik di SMP/MTs untuk mengintegrasikan Lamut dalam kurikulum Bahasa Indonesia kelas VII guna mengembangkan kesadaran budaya siswa.

Penelitian selanjutnya dapat menguji dampak integrasi Lamut dalam kurikulum Bahasa Indonesia terhadap peningkatan kesadaran budaya dan nilai karakter siswa melalui pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Selanjutnya, studi komparatif antara Lamut dan tradisi lisan Banjar lainnya dapat dilakukan dengan memanfaatkan teknologi digital untuk mendokumentasikan, menganalisis, dan menyebarkan variasi bentuk puisi rakyat secara multimedia, sehingga memperluas akses dan pelestarian warisan budaya. Selain itu, penelitian mengenai peran Lamut dalam sistem kepercayaan kesehatan masyarakat dapat mengeksplorasi potensi penggunaan elemen mantra dan nilai supranatural Lamut sebagai media edukasi kesehatan komunitas, khususnya dalam upaya pencegahan penyakit tradisional.

  1. Fungsi Bahasa dan Sastra melalui Tradisi Manopeng untuk Memperkuat Karakter Kepemimpinan Bangsa | Noortyani... doi.org/10.26877/sasindo.v12i1.18414Fungsi Bahasa dan Sastra melalui Tradisi Manopeng untuk Memperkuat Karakter Kepemimpinan Bangsa Noortyani doi 10 26877 sasindo v12i1 18414
  2. Ethnolinguistic Study of the Traditional Indonesian Parenting song “Dindang Maayun Anak”:... journals.sagepub.com/doi/abs/10.1177/21582440231175127Ethnolinguistic Study of the Traditional Indonesian Parenting song AuDindang Maayun AnakAy journals sagepub doi abs 10 1177 21582440231175127
Read online
File size144.36 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test