UMPRUMPR

Anterior JurnalAnterior Jurnal

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kegiatan literasi di SD Negeri 3 Sungai Besar Banjarbaru yang telah dilaksanakan selama dua tahun. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan minat baca siswa, namun tantangan masih dihadapi, seperti rendahnya minat baca siswa dan ketertarikan yang lebih pada bermain daripada membaca. Dalam upaya memperbaiki minat baca dan keterampilan literasi, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dan melibatkan 15 informan yang terdiri dari kepala sekolah, guru, dan siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat baca siswa mulai membaik, meskipun masih terdapat beberapa kendala. Hambatan yang ditemui meliputi alokasi waktu yang terbatas, kurangnya perhatian dari sebagian orang tua terhadap kegiatan literasi, minat baca yang rendah, ruang baca yang sempit, serta keterbatasan variasi bahan bacaan. Pergantian kurikulum dari K13 ke Kurikulum Merdeka juga turut mempengaruhi perbaikan kemampuan literasi siswa. Berdasarkan hasil ini, beberapa solusi direkomendasikan, antara lain peningkatan kerjasama antara sekolah dan orang tua, penambahan fasilitas seperti ruang baca yang lebih memadai, dan penyediaan bahan bacaan yang lebih beragam. Kesimpulan penelitian menunjukkan adanya peningkatan pada minat baca siswa di SD Negeri 3 Sungai Besar yang terpantau melalui rapor pendidikan yang disusun oleh pemerintah pusat sebagai indikator literasi dan numerasi di sekolah.

Minat baca siswa SD Negeri 3 Sungai Besar telah menunjukkan perbaikan, namun pemahaman bacaan masih perlu ditingkatkan sebagaimana tercermin dalam rapor pendidikan yang menjadi acuan literasi dan numerasi.Kemampuan literasi siswa berada dalam tahap perbaikan pasca COVID-19 dengan dukungan Kurikulum Merdeka, dan hasil rapor menunjukkan peningkatan yang konsisten.Kendala utama meliputi rendahnya minat baca, keterbatasan fasilitas, serta sarana dan prasarana yang minim, dan strategi yang diusulkan mencakup pendekatan terhadap peserta didik dan orang tua, penambahan serta perbaikan sarana, serta penyediaan buku yang beragam.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana program pelatihan khusus bagi orang tua dalam mendukung kegiatan literasi sekolah dapat memengaruhi peningkatan minat baca siswa di tingkat dasar. Selanjutnya, studi empiris diperlukan untuk menilai efektivitas integrasi sumber bacaan digital dan multimedia dalam program literasi terhadap kemampuan membaca kritis dan motivasi siswa. Selain itu, penelitian dapat menyelidiki dampak desain ulang pojok baca kelas yang melibatkan partisipasi aktif siswa dalam penataan dan dekorasi terhadap frekuensi kunjungan, durasi membaca, serta peningkatan pemahaman teks. Penelitian-penelitian ini diharapkan memberikan wawasan praktis bagi sekolah dalam mengoptimalkan strategi literasi yang holistik dan berkelanjutan.

  1. Implikasi Terbatasnya Infrastruktur Dalam Upaya Mencapai Tujuan Pendidikan | Sumual | JUPE : Jurnal Pendidikan... doi.org/10.58258/jupe.v8i2.5261Implikasi Terbatasnya Infrastruktur Dalam Upaya Mencapai Tujuan Pendidikan Sumual JUPE Jurnal Pendidikan doi 10 58258 jupe v8i2 5261
  2. Gerakan Literasi Dalam Upaya Meningkatkan Minat Baca Anak Usia 6-8 Tahun Di Masa Pandemi Covid-19 | Community... journal.yrpipku.com/index.php/ceej/article/view/337Gerakan Literasi Dalam Upaya Meningkatkan Minat Baca Anak Usia 6 8 Tahun Di Masa Pandemi Covid 19 Community journal yrpipku index php ceej article view 337
Read online
File size156.5 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test