UBUB

Indonesian Journal of Disability StudiesIndonesian Journal of Disability Studies

Saat ini, keberadaan pasar tradisional semakin menurun karena desain atau sistem yang ketinggalan zaman. Pasar tradisional perlu beradaptasi seiring waktu, karena interaksi menjadi fondasi aktivitas harian dan aktivitas pasar. Interaksi ini terkait dengan nilai sosial yang berkaitan dengan pemahaman kesetaraan. Definisi kesetaraan berkaitan dengan aktivitas dan interaksi di pasar tradisional. Pasar tradisional di Solo menjadi contoh keragaman interaksi sosial. Keragaman interaksi sosial terkait dengan pendekatan arsitektur. Desain inklusif dalam arsitektur adalah bentuk pendekatan yang efektif untuk menghadapi keragaman interaksi sosial. Metode bottom-up dalam pemrograman arsitektur adalah pendekatan yang tepat yang dapat digunakan untuk menentukan setiap langkah dalam arsitektur yang dapat dikaitkan dengan kesetaraan sosial dengan interaksi sebagai fokus. Artikel ini menganalisis prinsip desain inklusif dan studi preceden, lalu dapat digunakan sebagai referensi untuk merancang tempat yang dapat berfungsi secara inklusif.

Desain inklusif dapat meningkatkan kesetaraan sosial di pasar tradisional melalui aksesibilitas dan ruang interaksi.Akses yang beragam dan penandaan jalan (sign) perlu dipertimbangkan untuk memenuhi kebutuhan pengguna.Ruang sosial yang adaptif terhadap kebutuhan pasar tradisional dapat berupa titik pertemuan, koridor terbuka, atau ruang multifungsi.Desain yang inklusif harus menggabungkan elemen formal pasar tradisional dengan prinsip kesetaraan sosial.Evaluasi lebih lanjut diperlukan untuk memvalidasi efektivitas pendekatan ini dalam konteks lokal.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak desain inklusif terhadap interaksi sosial di pasar tradisional melalui studi kasus longitudinal. Selain itu, perlu dilakukan perbandingan antara desain pasar tradisional dengan pasar modern untuk mengidentifikasi faktor yang mendukung kesetaraan sosial. Pengembangan teknologi digital seperti peta interaktif dan sistem penandaan suara juga dapat dikaji sebagai solusi untuk meningkatkan aksesibilitas di pasar tradisional. Penelitian ini bertujuan memahami bagaimana desain arsitektur dapat memfasilitasi inklusi sosial dalam lingkungan ekonomi tradisional. Analisis kualitatif terhadap pengalaman pengunjung pasar tradisional dapat memberikan wawasan baru tentang kebutuhan desain yang berkelanjutan. Studi tentang integrasi elemen budaya lokal dalam desain pasar inklusif juga menjadi arah penelitian yang relevan. Penelitian ini perlu menggabungkan pendekatan teoritis dengan evaluasi lapangan untuk menghasilkan rekomendasi praktis. Pertimbangan keterbatasan finansial dan teknologi dalam konteks pasar tradisional harus menjadi bagian dari rancangan penelitian. Kajian tentang peran pasar tradisional sebagai pusat interaksi sosial di era digital juga menjadi topik menarik untuk dikembangkan.

  1. An Inclusive Design Criteria: Traditional Market Design for Social Equality | Indonesian Journal of Disability... doi.org/10.21776/ub.ijds.2023.10.02.2An Inclusive Design Criteria Traditional Market Design for Social Equality Indonesian Journal of Disability doi 10 21776 ub ijds 2023 10 02 2
Read online
File size827.37 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test