POLIMEDIAPOLIMEDIA

Jurnal Ilmiah PublipreneurJurnal Ilmiah Publipreneur

Anak-anak adalah kelompok usia yang sangat adaptif terhadap stimulus-stimulus yang mereka terima dari lingkungan sekitarnya, contohnya dari film dan games. Sayangnya, saat ini banyak media hiburan yang mengandung konten-konten negatif yang berdampak pada terkikisnya nilai-nilai moral, lalu diimplementasikan dalam bentuk pola pikir dan prilaku negatif. Tujuan penelitian ini adalah meneliti bagaimana media hiburan anak yang edukatif, menghibur, dan mudah dipahami dengan studi kasus film animasi Riko : Jarak Matahari dan Bumi. Penelitian ini dikaji dengan metode semiotika pragmatis yang digagas Peirce dengan menganalisa unsur-unsur semiotis, lalu divalidasi dengan teori psikologi perkembangan anak. Hasil analisis menunjukan bahwa unsur-unsur semiotis yang disajikan dalam Riko: Jarak Matahari dan Bumi sangat sesuai dengan kaidah-kaidah psikologi perkembangan anak.

Menjawab rumusan masalah dan tujuan penelitian yang dikemukakan pada Pendahuluan, menunjukan bahwa unsur-unsur semiotis yang disajikan dalam Riko.Jarak Matahari dan Bumi sudah sangat sesuai dengan kaidah-kaidah psikologi perkembangan anak.Dari dua scene dengan total durasi 1 menit 3 detik, sudah sedemikian banyak terjadi proses pemaknaan tanda-tanda visual yang berimpilikasi pada perkembangan psikologis pra operasional konkrit Riko.Jika dianalisis semua scene pada film Riko.Jarak Matahari dan Bumi, akan lebih banyak temuan yang mengingatkan kita pada betapa pentingnya untuk menyajikan konten-konten positif pada berbagai media yang dikonsumsi masyarakat luas, terlebih anak-anak.Stimulus-stimulus (tanda-tanda visual) dicerap dan dipahami sebagai kemampuan anak dalam berbahasa, kemampuan emosional, dengan berinteraksi dengan lingkungan, pemahaman moral dalam membedakan baik dan buruk, bahkan memahami agama.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas film animasi Riko dalam meningkatkan pemahaman konsep-konsep sains dasar pada anak-anak usia sekolah dasar, dengan menggunakan metode kuantitatif untuk mengukur peningkatan pengetahuan secara objektif. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam persepsi dan pengalaman anak-anak dalam memahami pesan-pesan moral dan nilai-nilai positif yang terkandung dalam film animasi Riko, melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Ketiga, penelitian interdisipliner yang menggabungkan semiotika, psikologi perkembangan, dan desain komunikasi visual dapat dilakukan untuk merancang film animasi edukasi yang lebih efektif dan menarik bagi anak-anak, dengan mempertimbangkan prinsip-prinsip desain visual, narasi, dan karakter yang sesuai dengan tahap perkembangan kognitif dan emosional anak.

Read online
File size470.54 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test