UBUB

Indonesian Journal of Disability StudiesIndonesian Journal of Disability Studies

Dari kerangka pendekatan advisement proaktif atau intrusif, makalah ini menyajikan metode yang mungkin untuk mengatasi isu akademik dan sosial yang muncul dari menjadi mahasiswa universitas dengan disabilitas dan tinggal di negara yang kurang berdaya. Makalah ini akan 1) membahas pentingnya layanan pendukung untuk mahasiswa dengan disabilitas di kampus universitas di Selatan Global; 2) memperkenalkan advisement proaktif sebagai mekanisme untuk advokasi dan dukungan mahasiswa di universitas di Selatan Global; 3) menyoroti kewajiban kebijakan Konvensi Hak-Hak Orang-orang dengan Disabilitas (CRPD) terkait pendidikan mahasiswa dengan disabilitas; dan 4) memperkenalkan respons konseling dasar sebagai pendekatan yang sesuai budaya untuk profesional universitas membangun hubungan, secara aktif terlibat, dan mempromosikan refleksi dengan mahasiswa dengan disabilitas dalam upaya mencapai prestasi akademik optimal. Rekomendasi akan diberikan untuk pendekatan berkelanjutan top-down dan bottom-up untuk dukungan mahasiswa dan pengembangan dosen.

Untuk mahasiswa universitas dengan disabilitas agar mendapatkan pendidikan berkualitas, lulus secara sukses, dan menjadi anggota masyarakat yang berkontribusi, sumber daya dan dukungan yang tepat harus segera tersedia bagi mereka sejak awal perjalanan akademik mereka.Universitas menerima tanggung jawab ini untuk setiap mahasiswa saat penerimaan.Tingkat penurunan dan retensi mahasiswa dengan disabilitas di Selatan Global tidak dapat diabaikan.Advisement proaktif telah terbukti sebagai teknik yang efektif dan berkelanjutan selama bertahun-tahun di lingkungan universitas yang dapat diimplementasikan oleh penasihat yang tepat untuk mahasiswa yang tepat.Penggunaan respons konseling dasar dapat melengkapi pendekatan ini.Penelitian lebih lanjut tentang praktik advisement akademik untuk mahasiswa dengan disabilitas di Selatan Global diperlukan, dengan wawasan tentang berbagai negara, pengalaman lintas gender, jenis disabilitas, dan peran undang-undang disabilitas.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan program pelatihan dosen untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan menangani mahasiswa dengan disabilitas, serta evaluasi efektivitas kebijakan inklusif di tingkat universitas. Selain itu, studi tentang integrasi teknologi bantuan dalam pendidikan jarak jauh untuk mahasiswa dengan disabilitas di Selatan Global juga relevan. Terakhir, penelitian tentang dampak keterlibatan keluarga dalam proses advisement proaktif dapat memberikan wawasan baru tentang pendekatan yang lebih holistik dalam mendukung mahasiswa dengan disabilitas.

  1. Forgotten, excluded or included? Students with disabilities: A case study at the University of Mauritius... doi.org/10.4102/ajod.v6i0.359Forgotten excluded or included Students with disabilities A case study at the University of Mauritius doi 10 4102 ajod v6i0 359
  2. Inclusive Basic Education in South Africa: Issues in its Conceptualisation and Implementation | Potchefstroom... doi.org/10.4314/pelj.v18i1.07Inclusive Basic Education in South Africa Issues in its Conceptualisation and Implementation Potchefstroom doi 10 4314 pelj v18i1 07
Read online
File size229.56 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test