UNIPMAUNIPMA
Jurnal Penelitian LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat) IKIP PGRI MADIUNJurnal Penelitian LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat) IKIP PGRI MADIUNPeningkatan mutu dan relevansi pendidikan merupakan salah satu program pembangunan nasional yang sangat erat kaitannya dengan pengembangan sumber daya manusia. Berbagai inovasi dan program telah dilaksanakan namun dari berbagai indikator menunjukkan bahwa mutu pendidikan masih belum meningkat secara signifikan. Dari berbagai lembaga khususnya lembaga pendidikan luar biasa muncul berbagai masalah dalam melaksanakan pembelajaran. Ada beberapa faktor penyebab kendala pelaksanaan pembelajaran pada anak luar biasa diantaranya adalah faktor psikologis yang terdiri dari: 1) Faktor intelegensi, 2) Faktor perhatian, 3) Faktor minat, 4) Faktor bakat, 5) Faktor emosi. Menyimak buku bicara bagi siswa luar biasa khususnya bagi anak tuna netra adalah merupakan salah satu upaya guru untuk meningkatkan motivasi dan minat siswa yang pada akhirnya berdampak pada angka keaktifan siswa dan hasil belajar siswa. Karena dengan menggunakan buku bicara siswa akan lebih dapat berkonsentrasi pada apa yang diajarkan sehingga prestasinya akan meningkat. Hasil penelitian penggunaan buku bicara pada anak tuna netra menunjukkan hasil yang signifikan dalam hasil belajar siswa. Buku bicara adalah salah satu alat bantu yang digunakan oleh tuna netra untuk memperoleh informasi. Buku bicara besar manfaatnya bagi pendidikan anak tuna netra namun apabila buku bicara digunakan tanpa teknik yang benar akan mengurangi manfaat pada buku bicara itu sendiri.
Berdasarkan landasan teori dan hasil pene litian menunjukkan bahwa menggunakan buku bicara dalam proses belajar mengajar dapat meningkatkan hasil belajar pada kelas SMALB PSM Takeran Kabupaten Magetan, hal tersebut dapat dilihat dari hasil pengolahan dan penghitungan secara statistik.Hasil penghitungan uji-t atau skor pada tahap pertama memperoleh nilai 4,3904 yang masih berada di atas dari nilai uji-t 5% yaitu 2,776.Sedang pada tahap kedua menunjukkan perolehan nilai 4,3773 dimana nilai tersebut lebih besar dari nilai uji-t 5% yaitu 2,776.Dari penghitungan ini peneliti menyim-pulkan bahwa nilai siswa yang menggunakan buku bicara dalam proses belajarnya dengan nilai siswa yang tidak menggunakan buku bicara dalam proses belajarnya pada kelas SMALB PSM Takeran Kabupaten Magetan mempunyai perbedaan signifikan.
Untuk mencapai hasil belajar yang lebih maksimal, disarankan agar guru pendidikan luar biasa segera merubah sistem pembelajaran yang kurang efektif dengan menggunakan metode dan peralatan penunjang yang tepat dan efektif digunakan. Penggunaan buku bicara sangat efektif khususnya bagi tuna netra, karena dengan buku bicara siswa akan lebih berkonsentrasi pada pelajaran yang diberikan. Dalam proses belajar mengajar seluruh komponen harus saling mendukung dalam mencapai tujuan, termasuk siswa, guru, metode, sarana prasarana, dan lingkungan.
| File size | 821.52 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
JELEJELE Secara keseluruhan, tinjauan ini menunjukkan bahwa buku cerita digital paling efektif ketika terintegrasi dengan strategi pedagogis yang sesuai, berpusatSecara keseluruhan, tinjauan ini menunjukkan bahwa buku cerita digital paling efektif ketika terintegrasi dengan strategi pedagogis yang sesuai, berpusat
UBUB Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan teknik Critical Appraisal Skills Programme (CASP) untuk memastikan kualitasPenelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan teknik Critical Appraisal Skills Programme (CASP) untuk memastikan kualitas
IPTSIPTS Dan pada siklus II mengalami peningkatan hasil belajar siswa yang mencapai KKM sebanyak 27 orang dengan persentase 87,09% sedang yang belum mencapai KKMDan pada siklus II mengalami peningkatan hasil belajar siswa yang mencapai KKM sebanyak 27 orang dengan persentase 87,09% sedang yang belum mencapai KKM
IPTSIPTS Berdasarkan perhitungan, diperoleh nilai rata-rata kendala pelaksanaan pembelajaran jarak jauh melalui internet sebesar 85,76, yang berada pada kategoriBerdasarkan perhitungan, diperoleh nilai rata-rata kendala pelaksanaan pembelajaran jarak jauh melalui internet sebesar 85,76, yang berada pada kategori
IPTSIPTS Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan belajar siswa pada masa new normal dengan hasil belajar siswa kelasHasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan belajar siswa pada masa new normal dengan hasil belajar siswa kelas
IPTSIPTS Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa orang tua memiliki peran penting dalam pendidikan anak, baik dalam proses pembelajaran anak, yakniBerdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa orang tua memiliki peran penting dalam pendidikan anak, baik dalam proses pembelajaran anak, yakni
IPTSIPTS Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri 100606 Aek Nauli. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Teknik pengumpulanSubjek penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri 100606 Aek Nauli. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Teknik pengumpulan
IPTSIPTS Peneliti menggunakan dua siklus yang dilaksanakan selama penelitian demana setiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Dalam proses pembelajaran, penelitiPeneliti menggunakan dua siklus yang dilaksanakan selama penelitian demana setiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Dalam proses pembelajaran, peneliti
Useful /
UBUB Dari keseluruhan proses penelitian, dapat ditarik kesimpulan bahwa sistem berhasil memenuhi kebutuhan yang ada untuk membuat proses budidaya menjadi lebihDari keseluruhan proses penelitian, dapat ditarik kesimpulan bahwa sistem berhasil memenuhi kebutuhan yang ada untuk membuat proses budidaya menjadi lebih
PPSUNIYAPPPSUNIYAP Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, korelasi sederhana dan berganda, regresi linier berganda, koefisien determinasi, dan pengujian hipotesisData dianalisis menggunakan statistik deskriptif, korelasi sederhana dan berganda, regresi linier berganda, koefisien determinasi, dan pengujian hipotesis
UNIPMAUNIPMA Pada Siklus I, rata-rata hasil tes siswa adalah 68,06, yang masih di bawah Kriteria Ketuntasan Belajar (KKM) sebesar 70. Pada Siklus II, setelah penerapanPada Siklus I, rata-rata hasil tes siswa adalah 68,06, yang masih di bawah Kriteria Ketuntasan Belajar (KKM) sebesar 70. Pada Siklus II, setelah penerapan
UNIPMAUNIPMA Penelitian pengembangan dilakukan dengan menggunakan tahap‑tahap pelaksanaan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari perencanaan, pemberian tindakan,Penelitian pengembangan dilakukan dengan menggunakan tahap‑tahap pelaksanaan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari perencanaan, pemberian tindakan,