UMKUMK
Ta lim Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Manajemen Pendidikan IslamTa lim Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Manajemen Pendidikan IslamPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis interaksi sosial antara siswa muslim dan non muslim di SMP Negeri II Sulamu. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode kualitatif deskriptif dan mengacu pada pengumpulan data di lapangan, pengumpulan data dilakukan secara observasi, dokumentasi dan wawancara. Hasil dari penelitian yang dilakukan oleh peneliti menunjukkan bahwa interaksi sosial yang terjadi di lingkungan SMPN II Sulamu terjadi cukup baik, baik itu secara individu dengan individu, individu dengan kelompok atau kelompok dengan kelompok baik itu interaksi dilakukan di dalam kelas maupun di luar kelas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dimana pendekatan kualitatif di fahami sebagai prosedur pengumpulan data yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan pelaku yang dapat diamati. Data yang nantinya akan dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data dan informasi tentang Analisis Interaksi Sosial antara siswa Muslim dan Non Muslim Perspektif Pendidikan Islam di SMP Negeri 2 Sulamu. Dengan begitu peneliti menghendaki adanya temuan-temuan baru dari penelitian ini yang nantinya dapat dideskripsikan dan juga dapat digambarkan mengenai Interaksi Sosial antara Siswa Muslim dan Non Muslim Perspektif Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 2 Sulamu. Interaksi sosial ialah perihal berarti dalam kehidupan bersama di dalam masyarakat. Bertemunya seseorang dengan orang lain atau kelompok lainnya, kemudian mereka saling berbicara, bekerja sama, dan seterusnya untuk mencapai tujuan sosial yang menjadi dasar proses sosial. Dengan demikia dapat disebutkan bahwa interaksi sosial adalah hubungan-hubungan antara orang perorangan, antara kelompok manusia. Jika dua orang bertemu, interaksi sosial dimulai saat itu. Mereka bertegur sapa, berjabat tangan, dan saling berbicara. Maka aktivitas semacam itu merupakan bentuk interaksi.
Dari hasil penelitian yang telah dilakukan oleh penulis di SMPN II Sulamu yang penulis kaji tentang Analisis Interaksi Sosial antara Siswa Muslim dan Non Muslim dalam perspektif Pendidikan Islam dapat penulis simpulkan.Pola interaksi siswa muslim dan non muslim di SMP Negeri 2 Sulamu terjalin cukup baik dan baik.Perspektif pendidikan islam terhadap pola interaksi di SMP Negeri 2 Sulamu baik guru pendidikan agama Islam dan guru pendidikan agama katholik dan protestan terjalin cukup baik.
Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan interaksi sosial antara siswa muslim dan non muslim, dengan fokus pada peran orang tua dan lingkungan keluarga. Kedua, penelitian dapat mengkaji efektivitas program-program sekolah dalam meningkatkan toleransi dan pemahaman antar umat beragama, serta mengidentifikasi praktik-praktik terbaik yang dapat direplikasi di sekolah lain. Ketiga, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur tingkat toleransi dan inklusi sosial di sekolah, serta menganalisis hubungan antara faktor-faktor sosial-ekonomi dengan tingkat interaksi positif antar siswa dari berbagai latar belakang agama.
| File size | 905.47 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIBAUNIBA Hasil analisis komponen produk menunjukkan bahwa program pendidikan gratis telah memberikan dampak positif terhadap siswa, meningkatkan kepuasan masyarakat,Hasil analisis komponen produk menunjukkan bahwa program pendidikan gratis telah memberikan dampak positif terhadap siswa, meningkatkan kepuasan masyarakat,
ASSALAMASSALAM Lembaga pendidikan diharapkan dapat memfasilitasi pendampingan berkelanjutan serta pelatihan literasi digital, sehingga media pembelajaran berfungsi tidakLembaga pendidikan diharapkan dapat memfasilitasi pendampingan berkelanjutan serta pelatihan literasi digital, sehingga media pembelajaran berfungsi tidak
LAAROIBALAAROIBA Penerapan merdeka belajar pada Pendidikan agama Islam pada saat ini sering digunakan yaitu aplikasi yang dapat memudahkan proses pembelajaran dan menggunakanPenerapan merdeka belajar pada Pendidikan agama Islam pada saat ini sering digunakan yaitu aplikasi yang dapat memudahkan proses pembelajaran dan menggunakan
SCADINDEPENDENTSCADINDEPENDENT Menggunakan desain survei cross-sectional kuantitatif, data dikumpulkan dari 11.372 guru pendidikan Islam seluruh Indonesia setelah uji coba terhadap 569Menggunakan desain survei cross-sectional kuantitatif, data dikumpulkan dari 11.372 guru pendidikan Islam seluruh Indonesia setelah uji coba terhadap 569
UINSALATIGAUINSALATIGA NU Salatiga telah berhasil diwujudkan melalui program terstruktur seperti sholat dhuha, tadarus Al‑Quran, layanan Healthy Friday, dan kegiatan pramuka,NU Salatiga telah berhasil diwujudkan melalui program terstruktur seperti sholat dhuha, tadarus Al‑Quran, layanan Healthy Friday, dan kegiatan pramuka,
STAIMUNSTAIMUN Dalam hal ini menekankan terhadap esensi dari supervisi pembelajaran dalam memperankan tugas dan kewajibannya dengan menggunakan pendekatan non-direktif.Dalam hal ini menekankan terhadap esensi dari supervisi pembelajaran dalam memperankan tugas dan kewajibannya dengan menggunakan pendekatan non-direktif.
UMMUMM Kebijakan pemerintah seringkali tidak memberikan manfaat dan kesejahteraan bagi suku indigenous, bahkan dengan industrialisasi yang pesat, banyak dariKebijakan pemerintah seringkali tidak memberikan manfaat dan kesejahteraan bagi suku indigenous, bahkan dengan industrialisasi yang pesat, banyak dari
STAISKUTIMSTAISKUTIM Pengumpulan data dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian terlihat bahwa: (1) Pendekatan kurikulum pendidikan agama IslamPengumpulan data dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian terlihat bahwa: (1) Pendekatan kurikulum pendidikan agama Islam
Useful /
MJIPUBLISHERMJIPUBLISHER 0 yang berorientasi pada penguasaan keterampilan abad ke-21. Meskipun kebijakan Merdeka Belajar telah diimplementasikan, rendahnya capaian PISA (OECD,0 yang berorientasi pada penguasaan keterampilan abad ke-21. Meskipun kebijakan Merdeka Belajar telah diimplementasikan, rendahnya capaian PISA (OECD,
UNIBAUNIBA Kombinasi yang optimal dari kompetensi yang relevan dan budaya organisasi yang mendukung kolaborasi serta inovasi sangat penting untuk mencapai kinerjaKombinasi yang optimal dari kompetensi yang relevan dan budaya organisasi yang mendukung kolaborasi serta inovasi sangat penting untuk mencapai kinerja
SCADINDEPENDENTSCADINDEPENDENT The findings underscore the potential of inquiry-based learning modules to foster key scientific competencies and suggest that gender-responsive strategiesThe findings underscore the potential of inquiry-based learning modules to foster key scientific competencies and suggest that gender-responsive strategies
SCADINDEPENDENTSCADINDEPENDENT Studi ini menawarkan perspektif baru dengan menghubungkan pengucilan epistemik dengan tantangan yang lebih luas dalam reformasi kebijakan kelautan danStudi ini menawarkan perspektif baru dengan menghubungkan pengucilan epistemik dengan tantangan yang lebih luas dalam reformasi kebijakan kelautan dan