STIA LK DUMAISTIA LK DUMAI

Jurnal Pengabdian Masyarakat STIA LK (PESAT)Jurnal Pengabdian Masyarakat STIA LK (PESAT)

Masalah utama yang dihadapi Indonesia dalam menyongsong Indonesia Sejahtera Tahun 2025 dan Generasi Emas Tahun 2045 berkaitan dengan kemiskinan, status gizi, dan kesehatan. Salah satu ancaman terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia adalah masalah percepatan penurunan stunting. Berdasarkan hasil survey status gizi Balita pada tahun 2022, prevalensi stunting Indonesia sebesar 21,6 persen. Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) diharapkan menjadi sebuah potensi untuk pemberdayaan masyarakat dan keluarga dalam upaya penurunan stunting. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan sebagai salah satu peran aktif dosen untuk terjun ke masyarakat dalam mendharmabaktikan ilmu pengetahuan dan keahliannya yang konstruktif untuk lebih meningkatkan pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan stunting.

Kegiatan PKM di Kampung Keluarga Berkualitas (KB) Kelurahan Laksamana Kecamatan Dumai Kota telah dilaksanakan dengan baik.Seluruh peserta mampu memahami pentingnya mencegah dan menurunkan angka stunting.Adanya pendekatan holistik dan kolaboratif yang bertujuan untuk mengatasi stunting dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat dan berbagai sektor terkait.Dalam upaya ini, KB menjadi platform yang memfasilitasi implementasi lima pilar strategis yang mencakup gizi dan nutrisi yang baik, perawatan kesehatan yang adekuat, pelayanan air bersih dan sanitasi yang memadai, pendidikan dan kesadaran masyarakat, serta kolaborasi lintas sektor.Setelah PKM ini dilakukan diharapkan kader posyandu dan masyarakat mampu menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak-anak secara optimal, memastikan generasi yang lebih sehat dan berkualitas di masa depan, serta mengurangi prevalensi stunting dalam masyarakat.

Berdasarkan hasil penelitian ini, kami menyarankan agar upaya pencegahan stunting di Kampung Keluarga Berkualitas (KB) Kelurahan Laksamana terus ditingkatkan. Pendekatan holistik dan kolaboratif yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat dan sektor terkait perlu terus dikembangkan. Selain itu, penting untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya gizi dan nutrisi yang baik, perawatan kesehatan yang adekuat, serta pendidikan dan kesadaran masyarakat. Dengan demikian, diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak-anak secara optimal, dan mengurangi prevalensi stunting dalam masyarakat. Selain itu, penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak dari program pencegahan stunting ini, serta mengidentifikasi tantangan dan peluang yang muncul dalam proses implementasinya.

Read online
File size264.98 KB
Pages4
DMCAReport

Related /

ads-block-test