IAIKHOZINIAIKHOZIN

Jurnal Studi Islam dan SosialJurnal Studi Islam dan Sosial

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kemampuan literasi matematika siswa di SMP N 1 Tempel. Penelitian ini menggunakan metode desain survey kuantitaif. Populasi dari semua siswa kelas 7th SMP N 1 tempel dengan pengambilan sampel secara acak yang terdiri dari 63 siswa dengan kemampuan tinggi, sedang, dan rendah. Pengumpulan data dilakukan dengan tes yang terdiri dari 10 butir soal tentang literasi matematika pada konten kuantitas. Model penskoran yang digunakan dalam penelitian ini adalah parcial kredit model (PCM) dengan 3 kategori yaitu 0,1,2. Analisis data yang digunakan antara lain validitas kontruk, validitas conten, tingkat kesulitan,reliabilitas instrument, serta estimasi kemampuan literasi siswa. Analisis data dengan menggunakan bantuan software quest dan Ms. Excel 2010. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi matematika siswa SMP N 1 Tempel pada konten kuantitas pada kategori sedang yaitu pada rentang -1,77 sampai 0,33.

Hasil penelitian ini mneunjukkan bahwa pengukuran kemampuan literasi berdasarkan tiga aspek yang dilakukan dengan tes kemampuan literasi SMP kelas 7th di SMP Negeri 1 Tempel yaitu merumuskan, menggunakan serta menafsirkan.Instrumen kemampuan literasi matematika dikatakan valid dan reliable untuk digunakan dalam mengestiasi kemampuan literasi mateamtikas siswa SMP kelas 7th.Analisis kemampuan literasi mateamtika siswa SMP Negeri 1 Tempel kelas 7th pada konten kuantitas terletak pada rentang -1,77 sampai 0.

Penelitian lanjutan dapat diarahkan pada tiga hal utama. Pertama, bagaimana model penskoran parcial credit model (PCM) berpengaruh terhadap pengukuran kemampuan literasi matematika pada konten lain seperti geometri atau statistik di tingkat SMP? Kedua, apakah penggunaan PCM menghasilkan tingkat keandalan dan validitas yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan penilaian tradisional berbasis skor biner pada tes literasi matematika? Ketiga, sejauh mana kemampuan literasi matematika yang diukur dengan PCM berhubungan dengan kemampuan siswa dalam menerapkan 4Cs (berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, dan kreativitas) dalam situasi problem solving dunia nyata. Ketiga pertanyaan penelitian ini dapat dijawab melalui desain survei kuantitatif dengan sampel yang lebih besar dan variasi konten, serta analisis statistik yang melibatkan teknik IRT dan korelasi multivariat, sehingga memberikan gambaran lebih komprehensif tentang keefektifan PCM dalam konteks pendidikan matematika. Selain itu, studi longitudinal yang melacak perkembangan literasi matematika siswa selama beberapa tahun ajaran dapat mengungkap dinamika perubahan kemampuan serta faktor-faktor yang memengaruhi peningkatan skor PCM, sehingga memberikan dasar kebijakan bagi guru dan pembuat kurikulum.

Read online
File size523.87 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test