STIA LK DUMAISTIA LK DUMAI

Jurnal Pengabdian Masyarakat STIA LK (PESAT)Jurnal Pengabdian Masyarakat STIA LK (PESAT)

Meningkatnya kasus tindakan kekerasan seksual dan perilaku perundungan (bullying) remaja sangat memprihatinkan. Perlu adanya upaya yang signifikan untuk mengatasi tindakan kekerasan tersebut agar tidak terus bertambah. Hal ini menjadi dasar pemikiran kegiatan sebagai bentuk kepedulian dan pengendalian sosial masyarakat. Mitra sasaran program adalah Ibu-Ibu Tim Penggerak PKK yang mewakili 14 RT se-kelurahan Rimba Sekampung. Kegiatan dimaksudkan untuk memberikan edukasi dan pendampingan kepada Ibu-ibu Tim Penggerak PKK Kelurahan Rimba Sekampung tentang berbagai jenis tindakan kekerasan, faktor-faktor yang memengaruhinya, serta dampak dan cara mencegah terjadinya tindakan kekerasan seksual dan perilaku perundungan remaja. Hasil kegiatan yang diharapkan, meningkatnya pengetahuan, pengalaman, dan kontribusi Ibu-ibu PKK Kelurahan Rimba Sekampung yang kontruktif, khususnya sebagai orang tua yang mampu merubah pola pikir keluarga, menjadi keluarga yang peka dan ramah anak dalam upaya mengantisipasi dan menanggulangi tindakan kekerasan seksual dan perilaku perundungan remaja dengan menciptakan keluarga yang sehat, harmonis, dan religius, demi mewujudkan generasi muda Indonesia yang hebat dan unggul ke depan.

Melalui kegiatan ini, Tim PKM berhasil merealisasikan transformasi pengetahuan, pengalaman, dan pembinaan kepada Ibu-ibu PKK Kelurahan Rimba Sekampung dalam meningkatkan peran dan sikap kepeduliannya, baik sebagai orang tua dan keluarga maupun masyarakat kelurahan dalam mengantisipasi dan menanggulangi tindakan kekerasan seksual dan bulliying remaja.Selama kegiatan, Ibu-ibu PKK Kelurahan Rimba Sekampung sangat antusius, kooperatif serta komunikatif menerima pencerahan dan motivasi serta berbagai kiat-kiat/solusi dari Tim dalam menyikapi masalah-masalah sosial yang terjadi.Adanya kesadaran Ibu-ibu PKK dalam upaya mencegah tindakan kekerasan seksual dan perundungan (bulliying) remaja dengan menciptakan keluarga yang sehat, harmonis, dan religius (sakinah) demi mewujudkan masa depan generasi muda Indonesia yang hebat dan unggul untuk kemajuan Bangsa dan Negara Indonesia.

Untuk meningkatkan efektivitas upaya pencegahan dan penanganan kasus kekerasan seksual dan bullying remaja, perlu dikembangkan strategi komunikasi yang lebih interaktif dan partisipatif antara PKK dengan remaja. Hal ini dapat dilakukan melalui diskusi kelompok, workshop, atau kegiatan lain yang melibatkan remaja secara aktif. Selain itu, penting juga untuk meningkatkan keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak, khususnya dalam hal mendidik anak untuk memiliki kesadaran akan hak-hak dan tanggung jawab mereka sebagai individu. Orang tua dapat berperan sebagai fasilitator dalam membantu anak memahami dan mengidentifikasi bentuk-bentuk kekerasan seksual dan bullying, serta memberikan bimbingan dan dukungan kepada anak dalam menghadapi situasi tersebut. Terakhir, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari kegiatan edukasi dan pendampingan yang telah dilakukan, serta mengidentifikasi strategi-strategi baru yang dapat diterapkan untuk meningkatkan efektivitas upaya pencegahan dan penanganan kasus kekerasan seksual dan bullying remaja.

Read online
File size663.15 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test