STKIPPGRIBLSTKIPPGRIBL
Adiguna: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan MasyarakatAdiguna: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan MasyarakatImplementasi kurikulum merdeka belajar menuntut kesiapan dari berbagai elemen pendidikan untuk dapat beradaptasi dengan perubahan yang dihadirkan. Tuntutan kurikulum merdeka belajar yang selaras dengan perkembangan era revolusi pendidikan juga menuntut adanya kreativitas pendidik dalam pembelajaran, yang salah satunya pada bidang media pembelajaran. Hal ini menjadi permasalahan pada mitra pengabdian masyarakat yaitu SMP Negeri 27 Bandar Lampung. Permasalahan pada mitra terkait kompetensi guru dalam membuat media pembelajaran berbasis kurikulum merdeka belajar guna mendukung implementasi kurikulum tersebut. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menambah kompetensi guru SMP Negeri 27 Bandar Lampung dalam membuat media pembelajaran berbasis kurikulum merdeka belajar secara kreatif dan inovatif. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dengan metode pelatihan. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa kegiatan ini mampu menambah kompetensi peserta kegiatan dalam membuat media pembelajaran berbasis kurikulum merdeka belajar yang sesuai dengan hakikatnya dalam mendukung implementasi kurikulum tersebut.
Pelatihan pembuatan media berbasis kurikulum merdeka belajar di SMP Negeri 27 Bandar Lampung terlaksana dengan baik dan meningkatkan kompetensi guru dalam menciptakan media yang mendukung implementasi kurikulum.Hasil pelatihan menunjukkan partisipasi penuh dan penguasaan materi oleh peserta, serta terciptanya media pembelajaran yang beragam.Pelatihan ini dapat menjadi model pelatihan berkelanjutan bagi peningkatan kompetensi guru di tingkat sekolah.
Penelitian berikutnya dapat menjelajahi efektivitas media digital yang dihasilkan guru dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada kurikulum merdeka belajar, sehingga dapat diketahui kontribusi konkret media terhadap pencapaian kompetensi. Penelitian longitudinal juga penting untuk menilai dampak pelatihan media pembelajaran terhadap perkembangan kompetensi guru secara berkelanjutan, termasuk perubahan persepsi dan praktik mengajar setelah pelatihan. Selain itu, penelitian perbandingan antara metode pelatihan tatap muka dan pembelajaran daring dapat memberikan wawasan tentang strategi_|pembelajaran yang paling efektif bagi guru dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis kurikulum merdeka. Dengan pendekatan yang terintegrasi, studi ini dapat memberikan rekomendasi praktis bagi pengembangan kurikulum, pelatihan guru, dan kebijakan pendidikan di_departemen_sekolah.
| File size | 233.77 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
STAIMNGLAWAKSTAIMNGLAWAK Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode eksperimen, dengan menggunakan bahan alam seperti buah naga dan nanas, dilaksanakan melalui tahapanHasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode eksperimen, dengan menggunakan bahan alam seperti buah naga dan nanas, dilaksanakan melalui tahapan
UNCMUNCM Kepala sekolah berperan sebagai leader yang memberikan dukungan, arahan, motivasi, pendampingan, dan pembimbingan secara berkelanjutan untuk meningkatkanKepala sekolah berperan sebagai leader yang memberikan dukungan, arahan, motivasi, pendampingan, dan pembimbingan secara berkelanjutan untuk meningkatkan
UNSUDAUNSUDA Kepala sekolah yang menerapkan kepemimpinan transformasional mampu menciptakan budaya kerja yang positif, kolaboratif, dan kompetitif, sehingga guru merasaKepala sekolah yang menerapkan kepemimpinan transformasional mampu menciptakan budaya kerja yang positif, kolaboratif, dan kompetitif, sehingga guru merasa
UNSUDAUNSUDA Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan tinjauan pustaka untuk memperoleh pemahaman mendalam tentang kepemimpinan situasional dalamPenelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan tinjauan pustaka untuk memperoleh pemahaman mendalam tentang kepemimpinan situasional dalam
SAINTISPUBSAINTISPUB Evaluasi pendidikan merupakan komponen penting dalam proses pembelajaran yang tidak hanya mengukur hasil akhir, tetapi juga mendukung perkembangan komprehensifEvaluasi pendidikan merupakan komponen penting dalam proses pembelajaran yang tidak hanya mengukur hasil akhir, tetapi juga mendukung perkembangan komprehensif
UNPARUNPAR Sasaran produk dalam penelitian adalah guru IPA kelas VII sebagai subjek. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu instrumen lembar penilaianSasaran produk dalam penelitian adalah guru IPA kelas VII sebagai subjek. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu instrumen lembar penilaian
UPG45NTTUPG45NTT Penelitian ini merupakan metode penelitian kualitatif. Metode ini bertujuan untuk mencari, menganalisis mengorganisasikan, dan memilih data. Metode kualitatifPenelitian ini merupakan metode penelitian kualitatif. Metode ini bertujuan untuk mencari, menganalisis mengorganisasikan, dan memilih data. Metode kualitatif
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Biomarker pemeriksaan laboratorium saat ini untuk mengetahui kondisi fungsi ginjal yang sering dilakukan di laboratorium antara lain pemeriksaan ureum,Biomarker pemeriksaan laboratorium saat ini untuk mengetahui kondisi fungsi ginjal yang sering dilakukan di laboratorium antara lain pemeriksaan ureum,
Useful /
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Selama kehamilan, kondisi ibu dan janin berada dalam batas fisiologis dengan pemantauan dan edukasi yang adekuat. Persalinan berlangsung normal denganSelama kehamilan, kondisi ibu dan janin berada dalam batas fisiologis dengan pemantauan dan edukasi yang adekuat. Persalinan berlangsung normal dengan
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan tingkat pengetahuan pasien yang signifikan setelah memperoleh pendidikan dengan menggunakan leaflet. SebelumHasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan tingkat pengetahuan pasien yang signifikan setelah memperoleh pendidikan dengan menggunakan leaflet. Sebelum
UNPARUNPAR Penelitian ini mengkaji intensi adopsi BBM ramah lingkungan berdasarkan model Unified Theory of Acceptance and Use of Technology 2 (UTAUT2). Sesuai denganPenelitian ini mengkaji intensi adopsi BBM ramah lingkungan berdasarkan model Unified Theory of Acceptance and Use of Technology 2 (UTAUT2). Sesuai dengan
UNSUDAUNSUDA Namun, masih terdapat tantangan dalam dokumentasi kualitas, keterbatasan dalam tindak lanjut hasil evaluasi, dan distribusi kepemimpinan yang tidak merata.Namun, masih terdapat tantangan dalam dokumentasi kualitas, keterbatasan dalam tindak lanjut hasil evaluasi, dan distribusi kepemimpinan yang tidak merata.