UNPARUNPAR

GAMAPROIONUKLEUSGAMAPROIONUKLEUS

Pengembangan lembar kerja peserta didik berbasis data pada materi suhu dan kalor diperlukan untuk menghasilkan bahan ajar yang dapat mempermudah guru dalam mengajar dan mendukung peserta didik dalam proses pembelajaran selama masa pembelajaran daring. Penelitian ini bertujuan: (1) mendeskripsikan hasil penilaian ahli lembar kerja peserta didik berbasis data pada materi suhu dan kalor, (2) mendeskripsikan penilaian guru terhadap lembar kerja peserta didik berbasis data pada materi suhu dan kalor. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Sasaran produk dalam penelitian adalah guru IPA kelas VII sebagai subjek. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu instrumen lembar penilaian ahli dan instrumen angket penilaian guru terhadap pengembangan lembar kerja peserta didik berbasis data pada materi suhu dan kalor. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh adalah (1) Hasil penilaian ahli lembar kerja peserta didik berbasis data pada materi suhu dan kalor hasilnya sangat layak, dengan persentase hasil penilaian rata-rata semua aspek adalah sebesar 81,93% (2) Hasil penilaian guru terhadap lembar kerja peserta didik berbasis data pada materi suhu dan kalor mendapat penilaian yang baik dengan persentase hasil penilaian guru rata-rata semua aspek adalah sebesar 77,91%.

Penilaian ahli terhadap pengembangan LKPD IPA berbasis data menggunakan model saintifik pada materi suhu dan kalor kelas VII semester I di SMP Negeri Kota Palangka Raya hasilnya sangat layak dengan persentase rata-rata semua aspek sebesar 81,93%.Penilaian guru terhadap pengembangan LKPD tersebut juga layak dengan persentase rata-rata semua aspek sebesar 77,91%.Berdasarkan hasil penilaian ahli dan guru, LKPD IPA berbasis data yang dikembangkan layak digunakan sebagai bahan ajar, meskipun belum diuji coba secara langsung pada peserta didik.

Pertama, perlu dilakukan penelitian untuk menguji efektivitas LKPD IPA berbasis data dalam meningkatkan pemahaman konsep suhu dan kalor melalui uji coba langsung pada peserta didik secara daring dan luring. Kedua, diperlukan penelitian yang mengevaluasi setiap kegiatan dalam LKPD secara spesifik, bukan hanya secara keseluruhan, untuk mengetahui bagian mana yang paling efektif dalam mendorong keterlibatan ilmiah siswa. Ketiga, perlu dikembangkan dan diuji secara empiris kevalidan dan kepraktisan versi LKPD yang telah dimodifikasi dengan penambahan tautan eksplorasi digital dan aktivitas reflektif yang lebih mendalam, agar dapat digunakan secara lebih luas di berbagai konteks sekolah dengan kondisi pembelajaran yang beragam.

Read online
File size474.92 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test