PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN

Jurnal Siti RufaidahJurnal Siti Rufaidah

Continuity of Care (CoC) merupakan model pelayanan kebidanan yang memberikan asuhan secara berkesinambungan sejak masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir hingga pelayanan keluarga berencana. Pendekatan ini bertujuan untuk meningkatkan mutu pelayanan, mendeteksi dini komplikasi, serta memperbaiki hasil kesehatan ibu dan bayi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan asuhan kebidanan Continuity of Care pada Ny. D, usia 25 tahun, di PMB Siti Nur Azizah, Wonoayu, Sidoarjo, Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Hasil menunjukkan bahwa selama kehamilan kondisi ibu dan janin berada dalam batas fisiologis dengan pemantauan rutin dan edukasi yang adekuat. Persalinan berlangsung spontan dan normal dengan penerapan asuhan sayang ibu serta intervensi sesuai indikasi. Masa nifas berjalan normal dengan involusi uterus yang baik dan produksi ASI yang lancar. Bayi baru lahir menunjukkan adaptasi fisiologis yang optimal dan memperoleh perawatan neonatal esensial. Pada fase keluarga berencana, Ny. D memilih suntik KB 3 bulan yang sesuai dengan kondisi menyusui dan kebutuhan penjarangan kehamilan.

Penerapan asuhan kebidanan Continuity of Care pada Ny.D telah terlaksana secara komprehensif dan berkesinambungan sejak masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, hingga keluarga berencana.Selama kehamilan, kondisi ibu dan janin berada dalam batas fisiologis dengan pemantauan dan edukasi yang adekuat.Persalinan berlangsung normal dengan dukungan asuhan sayang ibu dan intervensi sesuai indikasi medis.Masa nifas menunjukkan proses involusi uterus dan penyembuhan luka yang baik serta produksi ASI yang lancar.Bayi baru lahir juga menunjukkan adaptasi fisiologis yang optimal dengan pemenuhan perawatan neonatal esensial dan imunisasi dasar.Dengan demikian, penerapan model CoC terbukti mampu meningkatkan kualitas pelayanan kebidanan dan mendukung kesehatan ibu dan bayi secara menyeluruh.

Berdasarkan studi kasus ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian kuantitatif untuk mengukur secara objektif dampak penerapan CoC terhadap penurunan angka komplikasi kehamilan dan persalinan di berbagai setting praktik kebidanan. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih dalam pengalaman dan persepsi ibu hamil, bersalin, nifas, dan keluarga berencana terhadap penerapan CoC, sehingga dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan dan keberhasilan program. Ketiga, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk memantau dampak jangka panjang penerapan CoC terhadap kesehatan ibu dan bayi, termasuk perkembangan anak dan kesehatan reproduksi di masa depan. Pengembangan penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti empiris yang lebih kuat tentang manfaat CoC dan menginformasikan kebijakan kesehatan yang lebih efektif dalam meningkatkan kualitas pelayanan kebidanan di Indonesia.

  1. Manajemen Asuhan Kebidanan Berkelanjutan (Continuity of Care) pada Ibu Hamil, Bersalin, Nifas, dan KB:... doi.org/10.57214/jasira.v3i4.292Manajemen Asuhan Kebidanan Berkelanjutan Continuity of Care pada Ibu Hamil Bersalin Nifas dan KB doi 10 57214 jasira v3i4 292
  2. Implementation and Evaluation of Postpartum Midwifery Care at Home at a Federally Qualified Health Center... journals.sagepub.com/doi/10.1177/24731242251382349Implementation and Evaluation of Postpartum Midwifery Care at Home at a Federally Qualified Health Center journals sagepub doi 10 1177 24731242251382349
Read online
File size458.61 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test