IJCIEDIJCIED
INTERNATIONAL JOURNAL OF CONTEMPORARY ISLAMIC EDUCATIONINTERNATIONAL JOURNAL OF CONTEMPORARY ISLAMIC EDUCATIONBudaya belajar memberikan kontribusi signifikan dalam menyambut era milenium baru karena kemampuan yang dikembangkan melalui budaya belajar meliputi kemampuan fisik dan spiritual. Pengembangan kemampuan tersebut mencakup pengetahuan, keterampilan, keahlian, nilai hidup, sikap, dedikasi, dan disiplin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta analisis data melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pembentukan budaya belajar di SMA Negeri 4 Palu, kegiatan kurikuler yang menanamkan karakter religius dan disiplin meliputi aktivitas pendahuluan, inti, dan penutup, serta kebiasaan rutin seperti disiplin waktu, shalat dzuhur berjamaah, peningkatan rasa peduli dan kesopanan, serta kegiatan ekstrakurikuler. Budaya belajar menjadi kebiasaan yang terus dipraktikkan secara habitus, sehingga terserap dalam perilaku siswa baik pada proses belajar formal maupun non‑formal.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembentukan budaya belajar yang religius dan disiplin di SMA Negeri 4 Palu memerlukan strategi khusus dari guru Pendidikan Agama Islam, meliputi kegiatan kurikuler pada tahap pendahuluan, inti, dan penutup.Aktivitas tersebut menumbuhkan kebiasaan disiplin waktu, shalat berjamaah, rasa peduli, serta partisipasi dalam kegiatan ekstrakurikuler.Melalui proses habitus, budaya belajar tersebut menjadi kebiasaan yang terintegrasi dalam perilaku siswa baik dalam konteks pembelajaran maupun kehidupan sehari‑hari.
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana penggunaan teknologi digital, seperti platform e‑learning, memengaruhi pembentukan budaya belajar religius dan disiplin di sekolah menengah dengan konteks serupa, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memperkuat atau menghambat integrasi teknologi tersebut dalam praktik harian. Selain itu, studi longitudinal yang melacak perkembangan kebiasaan belajar siswa selama beberapa tahun dapat memberikan wawasan tentang dampak jangka panjang habitus budaya belajar terhadap prestasi akademik, nilai moral, dan sikap disiplin, sehingga memungkinkan evaluasi keberlanjutan strategi yang telah diterapkan. Selanjutnya, perbandingan efektivitas program pelatihan guru yang menekankan pembentukan kebiasaan budaya belajar dengan metode pelatihan tradisional dapat menilai sejauh mana pendekatan habitus meningkatkan kompetensi guru dalam menerapkan strategi pembelajaran yang religius dan disiplin, serta dampaknya terhadap motivasi dan partisipasi siswa dalam proses belajar.
| File size | 391.59 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
STAI IUSTAI IU Analisis data menggunakan statistik deksriptif dan infrensial. Profesionalisme guru Pendidikan Agama Islam kelas XI di SMAN 1 Cikarang Timur yang kategoriAnalisis data menggunakan statistik deksriptif dan infrensial. Profesionalisme guru Pendidikan Agama Islam kelas XI di SMAN 1 Cikarang Timur yang kategori
LLDIKTI12LLDIKTI12 Hasil penelitian ini berhasil menjawab rumusan masalah dan mendukung hipotesis yang diajukan. Temuan penelitian membuktikan bahwa komunikasi interpersonalHasil penelitian ini berhasil menjawab rumusan masalah dan mendukung hipotesis yang diajukan. Temuan penelitian membuktikan bahwa komunikasi interpersonal
LLDIKTI12LLDIKTI12 Reaksi publik menunjukkan bahwa pesantren memiliki modal simbolik yang kuat, yang memungkinkan mereka untuk melakukan perlawanan dan negosiasi di arenaReaksi publik menunjukkan bahwa pesantren memiliki modal simbolik yang kuat, yang memungkinkan mereka untuk melakukan perlawanan dan negosiasi di arena
IJCIEDIJCIED The findings indicate that ICT significantly enhances student engagement and understanding through digital platforms and multimedia presentations. WhileThe findings indicate that ICT significantly enhances student engagement and understanding through digital platforms and multimedia presentations. While
IJCIEDIJCIED Selain itu, nilai-nilai lain seperti Asy‑Syura, Al‑Muwatanah, La‑Unf, Itibar al‑Urf, dan At‑Taawun juga dibangun melalui partisipasi seluruhSelain itu, nilai-nilai lain seperti Asy‑Syura, Al‑Muwatanah, La‑Unf, Itibar al‑Urf, dan At‑Taawun juga dibangun melalui partisipasi seluruh
IJCIEDIJCIED Pendekatan ini menekankan stair student‑centered learning, dimana siswa secara mandiri mencari dan menemukan materi pembelajaran. Selain itu, CTL menciptakanPendekatan ini menekankan stair student‑centered learning, dimana siswa secara mandiri mencari dan menemukan materi pembelajaran. Selain itu, CTL menciptakan
STIUDQSTIUDQ Proses belajar pada saat ini mengalami banyak perubahan baik dari pengetahuan bahkan keterampilan. Maka dari itu untuk mengembangkan potensi pembelajaranProses belajar pada saat ini mengalami banyak perubahan baik dari pengetahuan bahkan keterampilan. Maka dari itu untuk mengembangkan potensi pembelajaran
IJCIEDIJCIED Penelitian ini membahas peran pesantren dalam pengembangan keterampilan interpersonal santri di Pondok Pesantren Ittihadul Ummah Gontor Poso. Metode penelitianPenelitian ini membahas peran pesantren dalam pengembangan keterampilan interpersonal santri di Pondok Pesantren Ittihadul Ummah Gontor Poso. Metode penelitian
Useful /
IJCIEDIJCIED Kemudian, juga terbukti bahwa nilai-nilai insaniyah, terutama nilai-nilai moral, menunjukkan hubungan yang baik dengan orang lain, berperilaku baik dalamKemudian, juga terbukti bahwa nilai-nilai insaniyah, terutama nilai-nilai moral, menunjukkan hubungan yang baik dengan orang lain, berperilaku baik dalam
IJCIEDIJCIED Qualitative findings from interviews support these results, showing that readiness to face puberty is a combination of religious understanding and emotionalQualitative findings from interviews support these results, showing that readiness to face puberty is a combination of religious understanding and emotional
UNCMUNCM Ibu dari generasi milenial lebih fleksibel dan membolehkan penggunaan bahasa tidak baku selama tetap menjaga kesantunan. Sementara itu, ibu dari generasiIbu dari generasi milenial lebih fleksibel dan membolehkan penggunaan bahasa tidak baku selama tetap menjaga kesantunan. Sementara itu, ibu dari generasi
UCYUCY Guru memiliki peran sentral dalam membentuk karakter peserta didik, dan idealnya guru tersebut harus memiliki karakter yang baik sebagai contoh. PembentukanGuru memiliki peran sentral dalam membentuk karakter peserta didik, dan idealnya guru tersebut harus memiliki karakter yang baik sebagai contoh. Pembentukan