IJCIEDIJCIED

INTERNATIONAL JOURNAL OF CONTEMPORARY ISLAMIC EDUCATIONINTERNATIONAL JOURNAL OF CONTEMPORARY ISLAMIC EDUCATION

Internalisasi nilai-nilai Islami dalam pendidikan Islam, khususnya di perguruan tinggi negeri, belum berjalan secara optimal karena keterbatasan waktu belajar. Salah satu fakultas yang mengembangkan pembelajaran pendidikan Islam di luar kegiatan formal adalah Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) di Universitas Tadulako, Palu. Saat ini, terdapat fenomena kurangnya pemikiran moderat di kalangan mahasiswa. Oleh karena itu, peneliti bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis hasil internalisasi nilai-nilai Islami dalam kegiatan tarbiyah mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat di Universitas Tadulako, Palu. Penelitian ini menggunakan paradigma kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Wawancara mendalam dilakukan dengan sepuluh informan. Teknik analisis data menggunakan gaya matriks dan menguji validitasnya melalui metode triangulasi. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa bentuk internalisasi nilai-nilai Islami di fakultas tersebut mencakup studi tentang nilai-nilai ilahi dalam bentuk nilai aqidah, seperti akibat dari syahada, kemudian nilai syariah dengan materi ibadah praktis, mengenal ajaran Islam, dan lainnya. Selain itu, mengenai nilai insaniyah dengan topik studi membahas ukhuwah Islamiyah. Kegiatan ini dilakukan secara rutin satu hingga dua kali seminggu disertai dengan praktik langsung, seperti membaca tes Al-Quran, tahsin, studi tematik, dan studi preventif. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa mahasiswa menginternalisasi nilai-nilai Islami tidak hanya diucapkan atau professed di hati mereka, tetapi juga dibuktikan dengan mewujudkan nilai-nilai ilahi dan insaniyah dalam menyempurnakan keyakinan, syariah, dan moral mereka, seperti melaksanakan perintah agama, beribadah dengan benar, dan berperilaku baik dengan orang lain.

Bentuk internalisasi nilai-nilai Islami dalam kegiatan tarbiyah untuk mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat di Universitas Tadulako, Palu menggunakan metode habituasi dengan proses transformasi, transaksi, dan transinternalisasi nilai-nilai Islami dalam penyampaian materi secara rutin 1-2 kali seminggu.Materi studi terkait dengan nilai-nilai ilahi, yaitu materi tentang nilai-nilai aqidah, seperti akibat dari syahada, mengenal Allah dan Rasulullah, dan lainnya.Kemudian untuk nilai-nilai syariah, materi tentang ibadah praktis, mengenal ajaran Islam, Al-Quran al-Karim, dan lainnya.Sedangkan untuk nilai-nilai insaniyah, materi tarbiyah yang disajikan berkaitan dengan nilai-nilai moral, membahas ukhuwah Islamiyah.Selain itu, terdapat beberapa aktivitas atau praktik yang menginternalisasi nilai-nilai Islami, seperti Tes Potensi Membaca Al-Quran, Tahsin, Studi Tematik, dan Pertemuan Islami Intensif.Tujuan dari aktivitas ini adalah membentuk kepribadian Muslim ideal.Hasil yang dicapai oleh mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat adalah tahap akhir dari internalisasi nilai-nilai Islami, yaitu tahap transinternalisasi, di mana mahasiswa yang telah mengikuti kegiatan tarbiyah memiliki nilai-nilai ilahi, yaitu nilai-nilai aqidah yang tidak hanya diucapkan atau professed di hati mereka, tetapi juga dibuktikan dengan implementasi.Misalnya, menyempurnakan ibadah sholat dan cara berpakaian.Kemudian, juga terbukti bahwa nilai-nilai insaniyah, terutama nilai-nilai moral, menunjukkan hubungan yang baik dengan orang lain, berperilaku baik dalam berkomunikasi, peduli terhadap orang lain, dan sebagainya.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang efektivitas metode habituasi dalam internalisasi nilai-nilai Islami di kalangan mahasiswa. Penelitian ini dapat mengeksplorasi strategi-strategi spesifik yang dapat digunakan untuk meningkatkan efektivitas metode habituasi, seperti penggunaan teknologi atau media pembelajaran yang interaktif. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak jangka panjang dari kegiatan tarbiyah terhadap internalisasi nilai-nilai Islami di kalangan mahasiswa. Penelitian ini dapat menyelidiki apakah nilai-nilai yang diinternalisasi tetap bertahan dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari mahasiswa setelah mereka lulus dari universitas. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi peran dosen atau murobbiyah dalam proses internalisasi nilai-nilai Islami. Penelitian ini dapat menyelidiki strategi-strategi yang digunakan oleh dosen atau murobbiyah dalam mengajar dan menginspirasi mahasiswa untuk menginternalisasi nilai-nilai Islami dengan lebih baik.

  1. Islamic Education Teachers Strategy in Implementing Multiculturalism Based Education | INTERNATIONAL... ijcied.org/index.php/ijcied/article/view/40Islamic Education Teachers Strategy in Implementing Multiculturalism Based Education INTERNATIONAL ijcied index php ijcied article view 40
  2. Parents' motivation in Delivering their children to study at Madrasah Diniyah Awaliyah Alkhairaat... doi.org/10.24239/ijcied.vol3.iss1.33Parents motivation in Delivering their children to study at Madrasah Diniyah Awaliyah Alkhairaat doi 10 24239 ijcied vol3 iss1 33
Read online
File size2.93 MB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test